Pemimpin Anti Kritik

Foto: Dok.Pribadi
Terdapat banyak definisi mengenai pemimpin. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, pemimpin memiliki kata dasar “pimpin” yang sering disebut sebagai pemuka, pelopor, pembina, panutan, pembimbing, penggerak, ketua, kepala, penuntun, raja atau tua-tua yang dalam konteks perannya berkaitan dengan kemampuannya mempengaruhi orang lain dengan berbagai cara dalam sistem tertentu.

Menurut Kartono (1994), pemimpin adalah seorang yang memimpin dengan jalan memprakarsai tingkah laku sosial dengan mengorganisir, mengarahkan usaha atau upaya orang lain sehingga mampu mempengaruhi orang lain untuk bersama-sama melakukan aktivitas-aktivitas tertentu, demi pencapaian satu atau beberapa tujuan.

Dari definisi diatas, dapat disimpulkan bahwa pemimpin adalah seseorang yang menjadi panutan dalam memberikan arahan kepada masyarakat atau individu, bertindak memimpin dengan cara memprakarsai tingkah laku sosial dan bersama-sama melakukan aktivitas-aktivitas tertentu untuk pencapaian satu atau beberapa tujuan bersama.
Pemimpin juga identik dengan jabatan. Itu sebabnya banyak orang yang ingin menjadi pemimpin.

Namun, tahukah bahwa menjadi seorang pemimpin bukanlah pekerjaan mudah. Pemimpin tidak hanya sekadar memimpin, tetapi juga harus berani menanggung semua risiko yang mungkin menimpa komunitas atau rakyat yang dipimpinnya. Inilah yang biasanya tak bisa dilakukan oleh semua pemimpin.

Namun demikian, pemimpin adalah juga manusia biasa. Pasti ada salah dan khilafnya. Hanya saja ada orang yang melakukan kesalahan tapi tidak merasa bersalah. Sebab ia merasa selalu benar. Karenanya, saat ia diingatkan, dikritik atas kesalahannya, ia tak terima dan marah.

Padahal dalam demokrasi, kritik sejatinya merupakan inti dari demokrasi. Kritik adalah bentuk keseimbangan. Kritik adalah cara yang baik untuk mengetahui kekurangan. Oleh karenanya, keberadaan pihak yang mengkritik harusnya disyukuri bukan malah dimusuhi.

Sepahit apa pun kritik, ia tetaplah obat, yang tidak saja berjasa menunjukkan kekeliruan, tetapi sekaligus menuntun untuk menemukan arah yang benar. Maka, pahamilah kritik secara benar.

Seorang pemimpin yang anti kritik, adalah pemimpin yang anti terhadap perubahan. Ia tidak mau belajar dan berkembang. Apa yang menurutnya benar harus diikuti dan tidak boleh ada orang yang membantahnya. Padahal, persoalan terus berkembang. Ilmu pun terus berkembang. Sangat mungkin persoalan yang dianggap benar dibeberapa tahun kemarin, bisa jadi menjadi salah untuk saat ini. Dikarenakan dinamika dan pendekatan keilmuan yang terus berkembang.

Seorang pemimpin yang anti kritik, adalah pemimpin yang merasa jadi manusia sempurna. Merasa menjadi manusia setengah dewa, begitu kata Iwan Fals dalam syair lagunya. Padahal kalau ia sadar, manusia tetaplah manusia. Tempatnya salah dan keliru.

Seorang pemimpin yang anti kritik, adalah pemimpin yang egois. Pemimpin yang mementingkan diri dan kelompoknya. Rakyat, baginya nomor kesekian. Karena egois, maka hasrat dan nafsu akan selalu menjadi pemandu dalam pengambilan kebijakan. Dan muaranya, keresahan, kegundahan dan kerusakan bagi keberlangsungan sistem.

Seorang pemimpin yang anti kritik, adalah pemimpin yang sombong. Pemimpin yang sombong adalah pemimpin yang tidak mampu memerankan diri jadi pemimpin. Bila Anda ingin naik. Mulailah dengan turun. Bila Anda ingin membangun menara tinggi menjulang. Mulailah dengan menanam fondasinya, yaitu kerendahan hati.

Seorang pemimpin yang anti kritik, adalah pemimpin yang anti demokrasi. Ciri utama demokrasi adalah memberikan kebebasan untuk berbicara, berserikat dan berkumpul. Dan karenanya, bila seorang pemimpin anti kritik sejatinya ia adalah anti demokrasi. Anti kebebasan berbicara.

Seorang pemimpin yang anti kritik, adalah pemimpin yang anti kontrol.
Kontrol terhadap kekuasaan adalah keniscayaan. Sebab kontrol akan menghalangi kekuasaan dari perbuatan semena-mena. Bukankah kekuasaan itu cenderung korup?

Jelas dan terang, apa itu kritik dan bagaimana seorang pemimpin yang anti kritik itu. Sebagai pemegang kekuasaan, semestinya tak boleh alergi terhadap kontrol atau kritik agar tetap dianggap sebagai pemerintahan demokratis.

Semoga bangsa ini dianugerahi pemimpin-pemimpin yang gentle dan tidak anti kritik.

Oleh: Mario Rosyandi Sara
Anggota Muda PMKRI Cabang Kupang

COMMENTS

Name

Artikel,140,Bali,113,Batam,1,Bedah Buku,1,Ben Senang Galus,1,Bencana Alam,1,Berita,151,Bhineka,2,BNI,1,Bola,2,bom,1,Bom Bunuh Diri,4,Borong,3,BPJS,1,Budaya,41,Bung Karno,1,Bunuh Diri,3,Bupati Mabar,1,Camilian,1,Cerpen,176,Chelsea Islan,1,Chiristian Rotok,1,Daerah,545,Daerah. Riau,1,Dana Desa,1,Dari Kami,3,Demokrasi,22,Denpasar,18,Desa,2,Destinasi,1,Diaspora,2,Dilan,4,Donny Isman,1,DPR RI,4,E-KTP,4,Editorial,35,Ekonomi,5,Ekspresi,1,Ende,6,Entrepreneur,1,Feature,36,festival Komodo,2,Film,7,Filsafat,2,Fitur,1,Flobamora Cup,1,Flores,11,Focus Discussion,4,FPI,1,Gantung diri,2,Gaya,1,gaya hidup,4,Gedged,1,Gempa,6,Gereja,3,Gereja Katolik,3,Gerindra,1,GMKI,1,GMNI,4,Golkar,1,Gusti Dulla,1,HAM,1,Hand Phone,1,Hari Buruh,2,hari buruh internasional,1,Hari Perempuan Internasional,1,Hiburan,26,HMPCK,1,Hoax,2,hukum,60,Human Trafficking,4,IBT Expo,1,Idul Fitri,1,IJM,1,IKEMAS CUP,7,Imlek,1,Indonesia,1,Indonesian Idol,8,Inspirasi,13,Internasional,16,Internet,2,Investasi,1,Iriana Jokowi,1,Ivan Nestorman,1,IYC Jatim,1,Jabar,1,JAD,1,Jakarta,5,Jatim,3,Jawa Tengah,1,Jawa Timur,1,JK,1,Jogyakarta,2,Jokowi,18,JRUK Sumba,2,jurnal Terbaru,1,jurnalistik,3,Kalimantan,5,Kampanye,2,Kampus,3,Kapolri,1,Kar. Ilmiah,4,Karanganyar,1,Karya Sastra,273,KDRT,1,Keagamaan,7,kebakaran,4,Kebangsaan,1,kebudayaan,2,kecelakaan,2,Kecelakaan Lalu Lintas,2,Kediri,2,Kejadian. Jakarta,1,kejahatan,2,Kemahasiswaan,2,Kemanusiaan,62,kemenkominfo,1,Kemiskinan,2,kepala daerah,1,Kepemuaan,5,Kepemudaan,155,kepemudan,8,kerohanian,2,Kesehatan,8,Ketahanan Nasional,1,KNPI,2,Komodo,9,Komunikasi,1,Komunitas,5,Koperasi,1,Korban,1,Korupsi,60,KPK,12,KPU,1,Kreatif,1,Kriminal,51,Kritik Sastra,4,Kupang,24,Labuan Bajo,51,Lakalantas,9,Larantuka,1,Lembata,2,Lifestyle,6,Lingkungan Hidup,15,Literasi,14,lombok,1,LP Cipinang,1,Luar Negeri,4,Mahasiswa,42,Makanan Khas,1,Makasar,6,Makassar,4,Malang,3,Manggarai,113,Manggarai Barat,20,Manggarai Timur,24,Marianus Sae,1,Marion Jola,3,Masalah Rokok,1,Masyarakat,1,Mataram,2,Maumere,7,Media,2,Media Sosial,3,Medsos,2,Mendikbud,3,Menkominfo,1,Milenials,52,Motang Rua,1,Muda Petani,1,musik,1,Narkoba,8,Nasional,276,Natal,19,Ngada,7,Novanto,2,Novel,16,NTT,204,Nyepi,2,Olahraga,11,Opini,403,Orang Muda,15,Otomotif,1,OTT,2,Papua,15,Pariwisata,26,Partai Politik,25,Pasangan,16,Paskah,2,pelajar,2,Pembangunan,5,pemerkosaan,1,Pemilu,17,Pemuda,3,Pencurian,2,Pendidikan,89,Penerbangan,4,penyanyi,1,Peradi,1,Perdamaian,1,Perempuan,20,Perindo,1,Peristiwa,1040,Peritiwa,2,Pers,3,Perzinahan,1,Petani,1,Piala Dunia,1,Piala Oscar,1,pileg 2019,1,Pilgub,41,Pilkada,102,Pilpres 2019,23,PKRI,1,PKS,1,PMII,1,PMKRI,22,PMKRI Bogor,1,Pmkri Jogja,1,Poco Ranaka,1,Pojok Redaksi,35,Polisi,25,politik,90,Politikus,6,POLRI,5,PP PMKRI,1,Pristiwa,31,Prosa,1,PSK,1,Puisi,85,Puteri Indonesia,2,Radikalisme,1,Ratna Sarumpaet,4,Refleksi,15,reformasi,1,Regional,6,Religi,2,Remaja,1,Rensi Ambang,1,Riau,1,Ricuh,1,Rindu,1,Risma,1,Rizieq Shihab,7,Rote Ndao,1,Ruteng,27,RUU,1,Sabu,1,Sail Komodo,1,Sajak,9,Sam Aliano,1,Sastra,3,Sejarah,2,Sekilas Info,23,seleb,1,Selebritas,18,Sidoarjo,1,situs pornografi,1,Somasi,1,Sosial,3,Sosial Politik,1,Sosok,19,Sospol,39,Start Up,1,Suara Muda,49,Sumba,8,Surabaya,36,Tahun Baru,9,Tahun Baru. Remigius Nahal,1,Tarakan,1,Tata Kota,1,Teknologi,11,Tentang Mereka,44,Tenun Manggarai,1,Terorisme,16,Terorismes,4,TKI,4,TNI,1,TNK,1,Togar Situmorang,7,Tokoh,17,Tol Laut,1,Toleransi,2,Tour Jurnalistik,1,traveling,9,UNITRI-Malang,1,Unwira,1,UU MD3,7,Valentine,2,Viral,3,Wisata,4,Wisuda,1,WNA,1,
ltr
item
Muda Membaca Dunia: Pemimpin Anti Kritik
Pemimpin Anti Kritik
https://3.bp.blogspot.com/-D2TitQOvqi0/W6FGndL9U6I/AAAAAAAACmk/tTlcnKDp3tI3mZyXZvB62gYzIsNkS8jtgCLcBGAs/s320/IMG-20180919-WA0007.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-D2TitQOvqi0/W6FGndL9U6I/AAAAAAAACmk/tTlcnKDp3tI3mZyXZvB62gYzIsNkS8jtgCLcBGAs/s72-c/IMG-20180919-WA0007.jpg
Muda Membaca Dunia
http://www.marjinnews.com/2018/09/pemimpin-anti-kritik.html
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/2018/09/pemimpin-anti-kritik.html
true
971126874416220402
UTF-8
POSTINGAN LAIN Not found any posts LAINNYA Selengkapnya Reply Cancel reply Delete Oleh Home PAGES Kiriman Baca Semua Rekomendasi untuk Anda LABEL ARCHIVE CARI Semua Kiriman Tidak Ditemukan Apa yang Anda Cari Back Home Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 Jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Pengikut Ikuti THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy