Korupsi Dan Buruknya Moral Elit

(Foto: Dok. Pribadi)

Salah satu masalah besar yang dihadapi bangsa Indonesia adalah korupsi. Korupsi adalah penyalahgunaan uang atau kekayaan negara untuk kepentingan pribadi ataupun kelompok tertentu. Sampai saat ini korupsi di Indonesia belum bisa diusut secara tuntas.

Menurut Kartono (1983) korupsi sebagai tingkah laku individu yang menggunakan wewenang dan jabatan guna mengeruk keuntungan pribadi, dan atau merugikan kepentingan umum dan negara. Menurut Nurdjana korupsi berarti perbuatan yang tidak baik, buruk, curang, dapat disuap, tidak bermoral, menyimpang dari kesucian, melanggaran norma-norma agama materil, mental dan hukum. 

Kebanyakan pelaku korupsi adalah mereka yang “berdasi”, kaum elit yang berpengaruh dalam kehidupan bernegara. Mereka tidak puas dengan kedudukan maupun kekayaan yang mereka miliki. Kepedulian terhadap penderitaan rakyat telah hilang dari pemikiran mereka. Mereka hanya memikirkan kepentingan dan kesejahteraan hidup mereka sendiri. 

Ada beberapa banyak faktor yang membuat para koruptor dengan bangga melakukan korupsi, di antaranya faktor internal dan faktor eksternal. 

Faktor internal penyebab korupsi adalah rasa tidak puas akan kekayaan yang dimiliki. Rasa tidak puas dalam diri membuat para koruptor terus “melahap” uang negara. Lalu, apa yang memotivasi mereka terus melakukan itu? Salah satu faktornya adalah “Gaya Hidup”. Gaya hidup para koruptor yang sangat mewah  membuat mereka tidak segan lagi “merampok” kekayan negara. Anehnya, mereka tidak merasa malu dengan kelakuan mereka. Tidak jarang mereka justru menebarkan senyum ketika kejahatan mereka diketahui publik. Mereka tidak malu lagi disebut sebagai koruptor. Para pelaku korupsi tidak lagi peduli dengan nasib rakyat yang sejatinya masih dalam lilitan kemiskinan. Jeritan rakyat tidak lagi berharga dalam pandangan mereka. Kenikmatan yang diperoleh dengan melakukan korupsi telah menjadikan mereka memiliki gaya hidup mewah. Mereka nyaman dengan hidup mewah, walaupun diperoleh dengan “merampok” kekayaan negara. 

Selain faktor internal, ada juga faktor eksternal yang menyebabkan terjadinya korupsi. Faktor eksternal yang dimaksud adalah lemahnya sistem hukum di Indonesia untuk menindak para koruptor. Hukum yang ada tidak memberikan efek jera bagi masyarakat untuk menghindari perilaku korup. Sistem kerja Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) masih belum memberikan efek signifikan untuk mengurangi korupsi. KPK belum bisa mencari “solusi yang tepat untuk memberantas korupsi. Bahkan, KPK seringkali tidak menindaklanjuti laporan dugaan adanya korupsi  yang dilakukan oleh pribadi ataupun kelompok tertentu. 

Berkaitan dengan persoalan di atas, muncul pertanyaan, Kapan Indonesia terbebas dari korupsi?. Menurut penulis, Indonesia terbebas dari korupsi saat hukum lebih ditegakkan lagi dan saat manusia tidak lagi rakus dengan kekayaan.  Kunci untuk menyelesaikan persoalan ini terletak pada hati nurani kita. Kita perlu memupuk “rasa puas” dengan apa yang merupakan hasil kerja sendiri, bukan dengan melakukan korupsi. Perlu ada kesadaran bahwa korupsi merupakan perbuatan yang tidak bisa dibenarkan dalam kehidupan bermasyarakat. 


Oleh: Atyk Suryatry, Mahasiswa USD Yogyakarta. 



Editor: VP/MN Yogyakarta. 

COMMENTS

PUISI$type=carousel$sn=0$cols=3$va=0$count=5

POJOK REDAKSI$type=grid$count=3$m=0$sn=0$rm=0

Name

Artikel,140,Bali,115,Bedah Buku,1,Ben Senang Galus,1,Bencana Alam,1,Berita,163,Bhineka,2,BNI,1,Bola,2,bom,1,Bom Bunuh Diri,4,Borong,3,BPJS,1,Budaya,41,Bung Karno,1,Bunuh Diri,3,Bupati Mabar,1,Camilian,1,Cerpen,180,Chelsea Islan,1,Chiristian Rotok,1,Daerah,567,Daerah. Riau,1,Dana Desa,1,Dari Kami,3,Demokrasi,22,Denpasar,18,Desa,2,Destinasi,1,Diaspora,2,Dilan,4,Donny Isman,1,DPR RI,4,E-KTP,4,Editorial,36,Ekonomi,5,Ekspresi,1,Ende,6,Entrepreneur,1,Feature,36,festival Komodo,2,Film,7,Filsafat,2,Fitur,1,Flobamora Cup,1,Flores,11,Focus Discussion,4,FPI,1,Gantung diri,2,Gaya,1,gaya hidup,8,Gedged,1,Gempa,6,Gereja,4,Gereja Katolik,4,Gerindra,1,GMKI,1,GMNI,7,Golkar,1,Gusti Dulla,1,HAM,1,Hand Phone,1,Hari Buruh,2,hari buruh internasional,1,Hari Perempuan Internasional,1,Hiburan,27,HMPCK,1,Hoax,2,hukum,61,Human Trafficking,4,IBT Expo,1,Idul Fitri,1,IJM,1,IKEMAS CUP,7,Imlek,1,Indonesia,1,Indonesian Idol,8,Inspirasi,15,Internasional,16,Internet,2,Investasi,1,Iriana Jokowi,1,Ivan Nestorman,1,IYC Jatim,1,Jabar,1,JAD,1,Jakarta,5,Jatim,3,Jawa Tengah,1,Jawa Timur,1,JK,1,Jogyakarta,2,Jokowi,18,JRUK Sumba,2,jurnal Terbaru,1,jurnalistik,3,Kalimantan,5,Kampanye,2,Kampus,3,Kapolri,1,Kar. Ilmiah,4,Karanganyar,1,Karya Sastra,277,KDRT,1,Keagamaan,7,kebakaran,4,Kebangsaan,1,kebudayaan,2,kecelakaan,2,Kecelakaan Lalu Lintas,2,Kediri,2,Kejadian. Jakarta,1,kejahatan,2,Kemahasiswaan,2,Kemanusiaan,62,kemenkominfo,1,Kemiskinan,2,kepala daerah,1,Kepemuaan,5,Kepemudaan,156,kepemudan,8,kerohanian,2,Kesehatan,8,Ketahanan Nasional,1,KNPI,2,Komodo,9,Komunikasi,1,Komunitas,5,Koperasi,1,Korban,1,Korupsi,60,KPK,12,KPU,1,Kreatif,1,Kriminal,51,Kritik Sastra,4,Kupang,24,Labuan Bajo,52,Lakalantas,9,Larantuka,1,Lembata,2,Lifestyle,6,Lingkungan Hidup,15,Literasi,14,lombok,1,LP Cipinang,1,Luar Negeri,5,Mahasiswa,42,Makanan Khas,1,Makasar,6,Makassar,4,Malang,3,Manggarai,117,Manggarai Barat,20,Manggarai Timur,24,Marianus Sae,1,Marion Jola,3,Masalah Rokok,1,Masyarakat,1,Mataram,2,Maumere,7,Media,2,Media Sosial,3,Medsos,2,Mendikbud,3,Menkominfo,1,Milenials,61,Motang Rua,1,Muda Petani,1,musik,1,Narkoba,8,Nasional,288,Natal,19,Ngada,7,Novanto,2,Novel,16,NTT,250,Nyepi,2,Olahraga,11,Opini,414,Orang Muda,15,Otomotif,1,OTT,2,Papua,15,Pariwisata,27,Partai Politik,25,Pasangan,19,Paskah,2,pelajar,2,Pembangunan,5,pemerkosaan,1,Pemilu,17,Pemuda,3,Pencurian,2,Pendidikan,89,Penerbangan,4,penyanyi,1,Peradi,1,Perdamaian,1,Perempuan,20,Perindo,1,Peristiwa,1123,Peritiwa,2,Pers,3,Perzinahan,1,Petani,1,Piala Dunia,1,Piala Oscar,1,pileg 2019,1,Pilgub,41,Pilkada,102,Pilpres 2019,23,PKRI,1,PKS,1,PMII,1,PMKRI,22,PMKRI Bogor,1,Pmkri Jogja,1,Poco Ranaka,1,Pojok Redaksi,36,Polisi,25,politik,90,Politikus,6,POLRI,5,PP PMKRI,1,Pristiwa,31,Prosa,1,PSK,1,Puisi,87,Puteri Indonesia,2,Radikalisme,1,Ratna Sarumpaet,4,Refleksi,15,reformasi,1,Regional,6,Religi,2,Remaja,1,Rensi Ambang,1,Riau,1,Ricuh,1,Rindu,1,Risma,1,Rizieq Shihab,7,Rote Ndao,1,Ruteng,26,RUU,1,Sabu,1,Sail Komodo,1,Sajak,9,Sam Aliano,1,Sastra,3,Sejarah,2,Sekilas Info,23,seleb,1,Selebritas,19,Sidoarjo,1,situs pornografi,1,Somasi,1,Sosial,3,Sosial Politik,1,Sosok,19,Sospol,39,Start Up,1,Suara Muda,64,Sumba,8,Surabaya,36,Tahun Baru,9,Tahun Baru. Remigius Nahal,1,Tarakan,1,Tata Kota,1,Teknologi,11,Tentang Mereka,46,Tenun Manggarai,1,Terorisme,16,Terorismes,4,TKI,4,TNI,1,TNK,1,Togar Situmorang,7,Tokoh,17,Tol Laut,1,Toleransi,2,Tour Jurnalistik,1,traveling,10,UNITRI-Malang,1,Unwira,1,UU MD3,7,Valentine,2,Viral,3,Wisata,5,Wisuda,1,WNA,1,
ltr
item
MARJINNEWS.COM: Korupsi Dan Buruknya Moral Elit
Korupsi Dan Buruknya Moral Elit
https://4.bp.blogspot.com/-pjJBxLn5NkI/W6Yo1w9g7tI/AAAAAAAAAQ0/DNkpksY2mGc6ceJx5aeWnCjgX7RzFEsNQCLcBGAs/s320/IMG-20180922-WA0024.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-pjJBxLn5NkI/W6Yo1w9g7tI/AAAAAAAAAQ0/DNkpksY2mGc6ceJx5aeWnCjgX7RzFEsNQCLcBGAs/s72-c/IMG-20180922-WA0024.jpg
MARJINNEWS.COM
http://www.marjinnews.com/2018/09/korupsi-dan-buruknya-moral-elit.html
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/2018/09/korupsi-dan-buruknya-moral-elit.html
true
971126874416220402
UTF-8
POSTINGAN LAIN Not found any posts LAINNYA Selengkapnya Reply Cancel reply Delete Oleh Home PAGES Kiriman Baca Semua Rekomendasi untuk Anda LABEL ARCHIVE CARI Semua Kiriman Tidak Ditemukan Apa yang Anda Cari Back Home Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 Jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Pengikut Ikuti THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy
close