Dianggap Palsu, Nota Keuangan Bupati Manggarai Ditolak oleh Anggota Dewan
Cari Berita

Dianggap Palsu, Nota Keuangan Bupati Manggarai Ditolak oleh Anggota Dewan

MARJIN NEWS
22 September 2018

Foto: Istimewa
Ruteng, Marjinnews.com-- Sidang paripurna DPRD Manggarai dengan agenda pengantar nota keuangan perubahan anggaran pendapatan belanja daerah Kabupaten Manggarai tahun 2018 malam ini Sabtu (22/9) oleh Bupati Manggarai tidak berjalan mulus.

Sidang paripurna terpaksa harus diskors selama 30 menit karena, salah satu anggota Dewan yang berasal dari Fraksi PKS  menolak Bupati Manggarai Deno Kamelus membaca pengantar nota keuangan tahun anggaran 2018.

Ditolaknya pengantar nota keuangan dari Bupati Deno, menurt Ahang,  pengantar tersebut palsu dan omong kosong bekerja demi masyarakat Manggarai.

Kepada MarjinNews, Ahang kembali menegaskan," alasan saya menolak karena nota keuangan tersebut hanya memuat KDP (Konstruksi Dalam Pengerjaan) yang defisit anggaran sebesar Rp. 35.266.710.834 yang merupakan utang daerah," tegas Ahang.

Ahang melanjutkan, "yang mana pengerjaan proyek yang tidak dianggarkan dananya sehingga timbul utang," terang Politisi PKS ini.

Adapun anggota DPRD yang mendukung Bupati Deno untuk harus membacakan nota keuangan tersebut adalah Bonifasius Burhanus, Yohanes Tahun Baru, Kasmir Sagur Jarung, Florianus Kampul, dan David Sudah.

Kepada Anggota Dewan yang mendukung ini Ahang merasa kesal.

"Saya sangat menyesal beberapa teman anggota Dewan yang mendukung membaca nota keuangan tersebut. Dan juga salah satu pimpinan dewan yakni Simprosa Gandut yang mendukung bupati," ujarnya.

Sebab menurut Ahang, pengantar nota keuangan bupati deno tidak ada nilai tambah untuk pembangunan di Kabupaten Manggarai karena nota keuangan yang dia sampaikan hanya menutupi utang daerah senilai tiga lima miliar lebih.

"Tidak ada dampak untuk kesejahteraan masyarakat Manggarai dalam nota keuangan tersebut. Sehingga saya menilai sarat dengan kepalsuan," tutupnya. (*)