Bantah Tidak ada Proyek Fiktif, Pernyataan Sekda Manggarai Dinilai Tidak Masuk Akal

Sekda Manggarai, Manseltus Mitak. Foto: Floresa
Ruteng, Marjinnews.com -- Bupati Deno telah dilaporkan secara resmi ke KPK oleh Anggota DPRD Manggarai, Marsel Ahang.

Deno dilaporkan atas dugaan adanya proyek fiktif yang terjadi di daerah itu.

Menanggapi laporan Ahang tersebut, jajaran Pemkab Manggarai langsung memberikan tanggapan.

Dipimpin oleh Sekretaris Daerah Manggarai, Manseltus Mitak, menggelar konfrensi Pers yang dilakukan pada Jumat kemarin (28/9).

Dalam konpres yang dilaksanakan di Ruang Nuca Lale Kantor Bupati Manggarai,  Sekda Mitak menampik laporan Ahang tersebut.

Dengan tegas, Sekda Manggarai itu mengatakan tidak ada proyek fiktif.

Mitak menjelaskan, selaku Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Mitak meluruskan klaim Ahang supaya masyarakat mendapat penjelasan yang utuh.

“APBD kita ini ditetapkan melalui peraturan daerah. Jadi ini sebuah produk hukum daerah. Jadi tidak ada proyek fiktif di dalam Peraturan Daerah terkait APBD dan itu tidak mungkin terjadi karena seluruh kegiatan atau proyek dianggarakan melalui peraturan daerah otomatis prosesnya mengikuti mekanisme Perda APBD,” kata Mitak didampingi sejumlah Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah.

Khusus terkait APBD, ia menjelaskan, proses APBD dimulai dari tim anggaran yang salah satu tugasnya menyusun  Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA- PPAS). Kemudian, lanjut Mitak, KUA-PPAs diajukan  pemerintah daerah ke DPRD.

“Di DPRD, KUA-PPS ini dibahas oleh yang namanya Badan Anggaran DPRD. Berdasarkan hasil pembahasan di DPRD baik itu yang melalui fraksi atau yang melalui komisi akan diparipurnakan melalui penandatanganan Nota Kesepakatan antara pemerintah dan DPRD,”

“Dari Nota Kesepakatan akan mengahasilkan yang namanya APBD, berdasarkan APBD ia akan dijabarkan lagi dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) masing-masing OPD sehinga tidak ada satu paket proyek yang tidak ada dalam DPA,” urai Sekda Mitak.

Berkaitan dengan berita yang dimuat di laman marjinnews.com, menurutnya itu sebagai bentuk penyesatan dan perlu diluruskan.

“Karena terkait anggaran maka saya selaku Ketua TAPD saya clearkan ini, supaya masyarakat bisa dicerahkan. Bahwa memang tak ada satupun proyek di daerah ini yang tidak termuat pada dokumen APBD,mulai dari KUA-PPAS sampai pada penetapan APBD yang terakhir diterjemahkan pada DPA ," kata Mitak.

Mitak juga menanggapi proyek KDP.
Sebagai informasi, sisa anggaran yang harus dibayarkan ke kontraktor yang telah menyelesaikan proyek terkategori KDP hanya sebesar Rp 6.867.004.974 rupiah, bukan Rp35 miliar rupiah seperti yang dilaporkan Marsel Ahang ke KPK.

“Uang untuk pembayaran proyek-proyek KDP dibayarkan setelah penetapan APBD Perubahan Tahun 2018,” kata Sekda Mitak menambahkan.

Sekda Mitak menegaskan, proyek-proyek bestatus KDP tidak perlu dipermasalahkan lagi sebab seluruh proyek-proyek yang teken kontrak di atas bulan Agustus tahun 2017 itu semuanya telah rampung dikerjakan diawal tahun 2018 bahkan telah diaudit oleh BPK.

Atas bantahan Sekda Mitak, Marsel Ahang langsung merespons.

Kepada MarjinNews, Politisi PKS itu mengatakan, bahwa pernyataan Sekda Manggarai sangatlah naif.

"Masa, ada proyek yang menyuruh kontraktor kerja duluan proyek tanpa dianggarkan dananya. Berarti benar ini, suda diseting. Karena pengertian KDP bisa terjadi karena keadaan politik dan lain lain," tegas Ahang.

Ahang mempertanyakan kepada Sekda Manggarai, Manseltus Mitak terkait volume proyek tersebut.

"Pertanyaan, apakah volume kerja yg disepakati antara Pokja dan PPK bersama kontraktor, bahwa bisa mengerjakan proyek tersebut lebih dari volume yang ditentukan?"

Ahang memaparkan, secara logika, Bupati Deno dan Sekda Manggarai tidak memahami Perpres No.16 Tahun 2018 Tentang pengadaan barang dan jasa.

"Ini sudah tergolong fiktif, karena Bupati Deno dan Sekda selaku ketua tim anggaran pemerintah sudah tidak bijak dalam mengambil sebuah keputusan tanpa mempertimbangkan dampak terhadap masyarakat Manggarai yang hanya mengutamakan kepentingan penguasa," tandasnya.

Ahang menambahkan, KDP terjadi kecuali kontraktor melalaikan pengerjaanya.

"Hal tersebut bukan karena kelalaian kontraktor tetapi karena ingin supaya modus biar jatah tahun depan tidak dibagi kita kerja tambah saja volume. Urusan tidak dianggarkannya proyek yang dikerja itu urusan Bupati Deno dan Sekda selaku ketua tim anggaran pemerintah. Itu logikanya," papar Ahang.

Pada kesempatan tersebut, Ahang juga menanggapi bantahan dari pimpinan DPRD Manggarai.

Sebab, sebelumnya Pimpinan DPRD Manggarai juga telah memberi tanggapan terkait  proyek fiktif seperti yang dilaporkan Ahang ke KPK.

Dalam tanggapannya, Wakil Ketua II DPRD Manggarai, Simprosa Rianasari Gandut tersebut dengan tegas menyatakan tidak ada proyek fiktif,

Menurut dia, APBD dihasilkan atas pembahasan bersama antara eksekutif dan legislatif. Marsel Ahang sendiri, kata Osi Gandut, ada di dalam legislatif.

“Saya sepakat seperti apa yang disampaikan pa wakil (Wakil Ketua I DPRD Manggarai Paulus Peos-red) bahwa kalau bisa ditanya balik ke pa Marsel Ahang, tolong dia sajikan data-data yang menurut beliu itu fiktif yang mana?” tegas politisi Golkar itu.

Ia kembali menegaskan, tidak ada proyek fiktif pada di APBD tahun 2018, sebagaimana telah disampaikan Marsel Ahang di beberapa media online.

Senada dengan Osi, Wakil Ketua I DPRD Manggarai Paulus Peos mengatakan, ada suara-suara minor bahwa ada pembahasan fiktif  di dewan dan tidak berpihak dengan kepada kepentingan masyarakat.

Merespon hal tersebut, Peos menyatakan, seluruh pembahasan APBD mengarah pada pencapaian rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Manggarai.

“Sehingga seluruh pembahasan, baik program kegiatan dan juga satuan biayanya mengikuti aturan Undang-undang yang ada,” ujar politisi PDIP tersebut.

Sebab itu, Peos menegaskan tidak ada pembahasan fiktif di DPRD Manggarai.

Ia menambahkan, tak hanya bahas di DPRD Manggarai, dokumen-dokumen APBD juga nantinya akan dievaluasi di tingkat provinsi NTT.

Atas pernyataan Pimpinan DPRD itu, Ahang kembali membalas, katanya, "Sebenarnya kalau pimpinan DPRD lincah dan lihai, begitu Bupati Deno selesai mempresentasi KUA PPAS TA.2018, bahwa ada Defisit anggaran senilai 35 miliar lebih sehingga terjadi KDP, seharusnya naluri berpikir harus bekerja dong. Misalkan, kita buat croscek, riset atau pansus untuk bisa membuktikan benar tidak kejadian tersebut," ujar Ahang.

Lanjut Ahang, laporan KDP dari Bupati Deno yabg sekian paket proyek di dinas PUPR dan di Dinkes, hanya memaparkan jumlah proyek KDP.

"Lalu kami tidak tau dimana lokasi proyek tersebut dan apa nama proyeknya dan siapa kontraktor yang bekerja. Inikan hanya ibarat memegang asap rokok tidak terwujud bendanya," terang Ahang.

Ahang meyakini Pimpinan DPRD Manggarai tidak tahu dan bingung terkait lokasi proyek tersebut.

"Saya yakin pimpinan DPRD Manggarai tidak tahu juga dan bingung. Dimana lokasi proyek yang KDP. Pimpinan DPRD hanya mendengardi presentasi KUA PPAS Bupati Deno saja," ujar Ahang lagi.

Tambah Ahang, "wajar sekali saya bertanya. Jangankan saya sebagai anggota Dewan yang bertanya, masyarakatpun juga berhak menanya."

"Karena republik ini sudah mengatur tentang KIP (Keterbukaan Informasi Publik) UU No 14 Tahun 2008, ya harus transparan dong," pungkasnya.(*)

Editor: Remigius Nahal

COMMENTS

PUISI$type=carousel$sn=0$cols=3$va=0$count=5

POJOK REDAKSI$type=grid$count=3$m=0$sn=0$rm=0

Name

Artikel,140,Bali,116,Bedah Buku,1,Ben Senang Galus,1,Bencana Alam,1,Berita,157,Bhineka,2,BNI,1,Bola,2,bom,1,Bom Bunuh Diri,4,Borong,3,BPJS,1,Budaya,41,Bung Karno,1,Bunuh Diri,3,Bupati Mabar,1,Camilian,1,Cerpen,180,Chelsea Islan,1,Chiristian Rotok,1,Daerah,568,Daerah. Riau,1,Dana Desa,1,Dari Kami,3,Demokrasi,22,Denpasar,18,Desa,2,Destinasi,1,Diaspora,2,Dilan,4,Donny Isman,1,DPR RI,4,E-KTP,4,Editorial,36,Ekonomi,6,Ekspresi,1,Ende,6,Entrepreneur,1,Feature,36,festival Komodo,2,Film,7,Filsafat,2,Fitur,1,Flobamora Cup,1,Flores,11,Focus Discussion,4,FPI,1,Gantung diri,2,Gaya,1,gaya hidup,8,Gedged,1,Gempa,6,Gereja,3,Gereja Katolik,3,Gerindra,1,GMKI,1,GMNI,3,Golkar,1,Gusti Dulla,1,HAM,1,Hand Phone,1,Hari Buruh,2,hari buruh internasional,1,Hari Perempuan Internasional,1,Hiburan,26,HMPCK,1,Hoax,2,hukum,60,Human Trafficking,4,IBT Expo,1,Idul Fitri,1,IJM,1,IKEMAS CUP,7,Imlek,1,Indonesia,1,Indonesian Idol,8,Inspirasi,15,Internasional,16,Internet,2,Investasi,1,Iriana Jokowi,1,Ivan Nestorman,1,IYC Jatim,1,Jabar,1,JAD,1,Jakarta,5,Jatim,3,Jawa Tengah,1,Jawa Timur,1,JK,1,Jogyakarta,2,Jokowi,18,JRUK Sumba,2,jurnal Terbaru,1,jurnalistik,3,Kalimantan,5,Kampanye,2,Kampus,3,Kapolri,1,Kar. Ilmiah,4,Karanganyar,1,Karya Sastra,274,KDRT,1,Keagamaan,7,kebakaran,4,Kebangsaan,1,kebudayaan,2,kecelakaan,2,Kecelakaan Lalu Lintas,2,Kediri,2,Kejadian. Jakarta,1,kejahatan,2,Kemahasiswaan,2,Kemanusiaan,62,kemenkominfo,1,Kemiskinan,2,kepala daerah,1,Kepemuaan,5,Kepemudaan,156,kepemudan,8,kerohanian,2,Kesehatan,8,Ketahanan Nasional,1,KNPI,2,Komodo,9,Komunikasi,1,Komunitas,5,Koperasi,1,Korban,1,Korupsi,61,KPK,12,KPU,1,Kreatif,1,Kriminal,51,Kritik Sastra,4,Kupang,24,Labuan Bajo,51,Lakalantas,9,Larantuka,1,Lembata,2,Lifestyle,6,Lingkungan Hidup,15,Literasi,14,lombok,1,LP Cipinang,1,Luar Negeri,5,Mahasiswa,42,Makanan Khas,1,Makasar,6,Makassar,4,Malang,3,Manggarai,112,Manggarai Barat,20,Manggarai Timur,24,Marianus Sae,1,Marion Jola,3,Masalah Rokok,1,Masyarakat,1,Mataram,2,Maumere,7,Media,2,Media Sosial,3,Medsos,2,Mendikbud,3,Menkominfo,1,Milenials,59,Motang Rua,1,Muda Petani,1,musik,1,Narkoba,8,Nasional,286,Natal,19,Ngada,7,Novanto,2,Novel,16,NTT,233,Nyepi,2,Olahraga,11,Opini,411,Orang Muda,15,Otomotif,1,OTT,2,Papua,15,Pariwisata,26,Partai Politik,25,Pasangan,18,Paskah,2,pelajar,2,Pembangunan,5,pemerkosaan,1,Pemilu,17,Pemuda,3,Pencurian,2,Pendidikan,89,Penerbangan,4,penyanyi,1,Peradi,1,peradilan,1,Perdamaian,1,Perempuan,20,Perindo,1,Peristiwa,1105,Peritiwa,2,Pers,3,Perzinahan,1,Petani,1,Piala Dunia,1,Piala Oscar,1,pileg 2019,1,Pilgub,41,Pilkada,102,Pilpres 2019,23,PKRI,1,PKS,1,PMII,1,PMKRI,22,PMKRI Bogor,1,Pmkri Jogja,1,Poco Ranaka,1,Pojok Redaksi,36,Polisi,25,politik,90,Politikus,7,POLRI,5,PP PMKRI,1,Pristiwa,31,Prosa,1,PSK,1,Puisi,86,Puteri Indonesia,2,Radikalisme,1,Ratna Sarumpaet,4,Refleksi,15,reformasi,1,Regional,6,Religi,2,Remaja,1,Rensi Ambang,1,Riau,1,Ricuh,1,Rindu,1,Risma,1,Rizieq Shihab,7,Rote Ndao,1,Ruteng,26,RUU,1,Sabu,1,Sail Komodo,1,Sajak,9,Sam Aliano,1,Sastra,3,Sejarah,2,Sekilas Info,23,seleb,1,Selebritas,18,Sidoarjo,1,situs pornografi,1,Somasi,1,Sosial,3,Sosial Politik,1,Sosok,20,Sospol,40,Start Up,1,Suara Muda,61,Sumba,8,Surabaya,36,Tahun Baru,9,Tahun Baru. Remigius Nahal,1,Tarakan,1,Tata Kota,1,Teknologi,11,Tentang Mereka,45,Tenun Manggarai,1,Terorisme,16,Terorismes,4,TKI,4,TNI,1,TNK,1,Togar Situmorang,7,Tokoh,18,Tol Laut,1,Toleransi,2,Tour Jurnalistik,1,traveling,10,UNITRI-Malang,1,Unwira,1,UU MD3,7,Valentine,2,Viral,3,Wisata,5,Wisuda,1,WNA,1,Yulius Benyamin Seran,1,
ltr
item
MARJINNEWS.COM: Bantah Tidak ada Proyek Fiktif, Pernyataan Sekda Manggarai Dinilai Tidak Masuk Akal
Bantah Tidak ada Proyek Fiktif, Pernyataan Sekda Manggarai Dinilai Tidak Masuk Akal
https://2.bp.blogspot.com/-PfKDl3T7hTs/W69hpRIBgJI/AAAAAAAACzk/a_k91uCYuKcM5KiO5528VyoE3WSvgc7QgCLcBGAs/s320/Sekertaris-Daerah-Manggarai-Mansetus-Mitak-653x420.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-PfKDl3T7hTs/W69hpRIBgJI/AAAAAAAACzk/a_k91uCYuKcM5KiO5528VyoE3WSvgc7QgCLcBGAs/s72-c/Sekertaris-Daerah-Manggarai-Mansetus-Mitak-653x420.jpg
MARJINNEWS.COM
http://www.marjinnews.com/2018/09/bantah-tidak-ada-proyek-fiktif.html
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/2018/09/bantah-tidak-ada-proyek-fiktif.html
true
971126874416220402
UTF-8
POSTINGAN LAIN Not found any posts LAINNYA Selengkapnya Reply Cancel reply Delete Oleh Home PAGES Kiriman Baca Semua Rekomendasi untuk Anda LABEL ARCHIVE CARI Semua Kiriman Tidak Ditemukan Apa yang Anda Cari Back Home Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 Jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Pengikut Ikuti THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy
close