Anggota DPRD Asal Poco Ranaka Pernah Lakukan Praktik Titip Guru THL di SMAN 6 Poco Ranaka

Menu Atas

Cari Berita

Advertisement

Anggota DPRD Asal Poco Ranaka Pernah Lakukan Praktik Titip Guru THL di SMAN 6 Poco Ranaka

MARJIN NEWS
7 September 2018

Ilustrasi
Borong, Marjinnews.com -– Praktik Nepotisme terhadap tenaga guru THL yang dilakukan oleh anggota DPRD Manggarai Timur dibenarkan Kepala sekolah SMPN 6 Poco Ranaka, Ferdinandus Jamarus,S.Pd.

Pengakuan mengejutkan Kepala Sekolah negeri itu kembali membuka mata publik bahwa virus praktik nepotisme perekrutan THL di kabupaten Manggarai Timur sudah sangat kronis.

Ferdinandus menjelaskan bahwa belum lama ini dirinya pernah didesak oleh salah satu anggota DPRD kabupaten Manggarai Timur untuk menerima satu orang guru THL agar bisa mengabdi disekolah tersebut.

“Saya ditelepon agar bisa menerima THL yang ditunjuk untuk mengabdi disekolah ini,” tandas Ferdinandus Jamarus, Kamis (06/09), seperti dilansir FloresEditorial.com

Meski demikian, Ferdinandus tidak merespon permintaan anggota DPRD yang dikabarkan berasal dari dapil Poco Ranaka dan Poco Ranaka Timur itu.

“Saya menjelaskan bahwa, saya tidak punya wewenang untuk menerima THL, kalau ada SK dinas, silahkan datang karena itu kewenangan dinas PK,” tutur Ferdinandus.

Menurut Ferdinandus, dirinya cuma akan taat pada atasanya yaitu Kepala dinas pendidikan pemuda dan olah raga yang menurutnya punya kewenangan untuk mengatur penempatan guru-guru di Manggarai Timur.

“Waktu itu saya sampaikan ke itu anggota DRPD bahwa silahkan hubungi ibu kadis saja, karena saya tidak punya kewenangan untuk hal itu,” jelas kepsek SMPN 6 Poco Ranaka itu.

Meski demikian dirinya enggan untuk berkomentar lebih jauh saat ditanya siapa oknum DPRD dimaksud.

“Silahkan hubungi ibu kadis saja, karena saya sudah sampaikan ke beliau,” tukasnya.

Dikonfirmasi terpisah, kepala dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten Manggarai Timur, Frederika Soch membenarkan bahwa dirinya sudah menerima laporan dari kepala sekolah SMPN 6 Poco Ranaka terkait desakan salah satu anggota DPRD kabupaten Manggarai Timur agar menerima THL untuk mengabdi di SMPN 6 Poco Ranaka.

“Saya sudah arahkan agar kepala sekolah tetap profesional dalam menerima setiap tenaga guru yang ingin mengabadi disekolah tersebut, abaikan saja yang menelepon itu,” tutur Frederika, Jumat (07/09).

Menurut Frederika, secara tehnik, DPRD tidak mempunyai kewenangan untuk mengatur tempat bertugas para guru baik ASN, THL ataupun guru honorer lainnya.

“Masa DPRD yang atur penempatannya, kan itu kewenangan dinas karena SK-nya dinas yang terbitkan,” tutup Frederika.

Sebelumnya kepala dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten Manggarai Timur membeberkan sejumlah dugaan nepotisme yang dilakukan oleh beberapa anggota DPRD Kabupaten Manggarai Timur atas Perekrutan THL di kabupaten Manggarai Timur. (*)