Warga Manggarai Raya di Bali Kembali Berduka, Satu Pemuda dari Mabar Meninggal Karena Lakalantas
Cari Berita

Warga Manggarai Raya di Bali Kembali Berduka, Satu Pemuda dari Mabar Meninggal Karena Lakalantas

MARJIN NEWS
12 August 2018

Kecelakaan maut yang merenggut nyawa Anjelino, ini berawal saat korban mengendarai sepeda motor Supra X Bernomor polisi DK 7445 DQ melaju dari arah Timur ke Barat di Jalan By Pass Ngurah Rai, Pedungan, Denpasar. (Foto: Ilustrasi)
Denpasar, Marjinnews.com -- Untuk kesekian kalinya, lakalantas masih saja menjadi momok dibalik meninggalnya para perantau asal Bumi Congka Sae di tanah Dewata.

Kali ini, nasip tergais menimpa Anjelino Trino, pemuda asal Hento,  Manggarai Barat, Flores, NTT,  Jumat sore (10/8).

Kejadian ini tentu saja membuat warga Manggarai Raya di Bali kembali berduka.

Pemuda yang bekerja sebagai Scurity di salah satu club malam di Jimbaran, tewas mengenaskan setelah motor yang dikendarainya terpental di Jalan Raya Bay Pass Ngurah Ray, Sanur Denpasar tepatnya sebelah barat kantor Indonesian Power, Pedungan, Denpasar Selatan.

Kronologis Kejadian Berdasarkan Laporan Polisi

Kecelakaan maut yang merenggut nyawa Anjelino, ini berawal saat korban mengendarai sepeda motor Supra X Bernomor polisi DK 7445 DQ melaju dari arah Timur ke Barat di Jalan By Pass Ngurah Rai, Pedungan, Denpasar.

Di saat yang bersamaan juga melaju sebuah truk Hino bernomor polisi DK 9577 SH dari arah yang sama di posisi sebelah kanan.

Setibanya di TKP, tiba-tiba sebuah sepeda motor yang datang dari arah selatan dari jalan kecil hendak menuju jalan utama, langsung menabrak sepeda motor korban dari samping kiri.

Anjelo terpental ke kanan dan secara bersamaan langsung ditabrak oleh truk Hino DK 9577 SH yang dikendarai oleh Komang Alit Swidana.

Akibatnya, usai tertabrak truk. tubuh korban sempat terseret truk hingga beberapa meter ke depan. Sementara pengendara sepeda motor yang menabraknya dari kiri langsung kabur meninggalkan TKP.

Usai kejadian tersebut, korban sempat ditolong warga untuk mendapat pertolongan ke RS Bali Mandara. Namun, akibat luka parah yang dialami, korban meninggal dunia.

Hasil pemeriksaan luar terhadap jasad korban, selain terlihat luka robek pada dagu, korban juga mengalami luka terbuka pada bagian dada, tangan kanan luka robek, luka lecet pada lutut kaki kanan dan kiri, serta luka pada bagian perut.

Jenasah korban disemayamkan di Rumah Duka RSUD Udayana Denpasar, dan sudah diterbangkan ke kampung halamannya di Hento, Mabar, NTT pada Minggu (12/08) pagi.

Dari pantauan MarjinNews pada Sabtu (11/08) Malam, para keluarga, kerabat dan handaitaulan korban sudah berdatangan untuk melayat jenasah korban. (RN/MN)