Ungkapan Hati, Puisi Remigius Nahal

Menu Atas

Cari Berita

Advertisement

Ungkapan Hati, Puisi Remigius Nahal

MARJIN NEWS
23 August 2018

Cantikmu bagai purnama
Yang menyinari senja walau hanya sementara. (Foto: OCPJ)

Tetaplah di situ sayang

Terangi hatiku yang lagi gelap

Tetaplah menjadi purnama yang menyinari jiwaku

Kehadiranmu bagai embun yang menyejukan

suasana pagi

Begitulah kau, hadirmu menyejukan suasana hati ini yang lagi hampa

Bila sang mentari hadir menyinari bumi

Tentu kaulah yang selalu hadir
Menyinari hati ini

Kau bagaikan udara

Jika kau tiada mungkin semua rasapun

Akan binasa

Cantikmu bagai purnama

Yang menyinari senja walau hanya sementara

Dan aku akan tetap menjadi sang pujangga

Menjaga cinta agar terus tumbuh bersahaja

Kaulah bidadariku

Indah rupawan penuh pesona

Berwajah jelita, berakhlak mulia

Sungguh..

Kaulah permata dunia

Ku bahagia bila kau menatapku

Ku rindu bila semalam tak bertemu

Senyummu bagai rembulan

Bersinar terang di bulan ramadhan

Wahai kekasihku

Tetaplah bersamaku

Karena ku akan selalu menemanimu

Menantimu di malam bulan penuh rindu

Kutatap kau sedari kubisa

Kupandang kau karna ku suka

Kucoba meyakinkan langkahku

Seketika ku ragu, ku ragu tak bisa menggenggam mu

Ku takut untuk memikirkanmu

Kupelankan langkah, kupejamkan mata

Terasa, terasa sakit, meski itu tak terluka

Kubayangkan diriku berjalan mundur

Perlahan-lahan menjauhimu

Ingin rasanya tangan ini menggapaimu

Merasakan hangatnya tanganmu

Merasakan detak jantungmu

Namun ku tak bisa

Anganku berbisik, hatiku berkata, indahnya memeluk bayangmu