Tim Jatanras Polres Badung Tembak Pelaku Jambret
Cari Berita

Tim Jatanras Polres Badung Tembak Pelaku Jambret

MARJIN NEWS
8 August 2018

Dari keterangan pelaku, mereka sudah 30 kali melakukan aksinya semenjak dua bulan lalu dan menyasar wisatawan. (Foto: Ist)
Badung, Marjinnews.com-- Tim Jatanras Polres Badung di bawah Komando IPDA Perlanda Oktora, S.Tr.K berhasil meringkus pelaku jambret yang beraksi di 30 TKP.

I Ketut Agus Arnawa alias Gampil (19) dan I Wayan Putu alias Charles (21) terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas dibagain kaki kirinya lantaran pada saat ditangkap berusaha melarikan diri dan melakukan perlawanan dengan melempari petugas dengan batu.

“Kami terpaksa melumpuhkan kedua pelaku, karena pelaku pada saat ditangkap oleh anggota melempari dengan batu dan berusaha melarikan diri,” ungkap Kasat Reskrim AKP Made Pramasetia,S.H,S.I.K saat ditemui diruangannya, Rabu (08/08).

“Dari keterangan pelaku, mereka sudah 30 kali melakukan aksinya semenjak dua bulan lalu dan menyasar wisatawan,” imbuhnya

Sebelumnya, Senin (16/07) Polres Badung menerima laporan dari masyarakat bahwa adanya tindak kriminalitas penjambretan di jalan Raya Semer, Kuta Utara, Badung. 

Berbekal laporan tersebut kemudian jajaran sat Reskrim Polres Badung langsung bertindak melakukan penyelidikan dan berhasil mengendus pelaku  penjambretan tersebut.

Dari informasi dan hasil penyelidikan kemudian petugas  menangkap kedua pelaku di kos kosannya Jalan Griya Anyar Gang Dewi Tunggal 10 x Kuta Tengah, Badung, dan pada saat di tangkap pelaku berusaha melakukan perlawan dan petugas dengan terpaksa menghadiahi kedua pelaku dengan timah panas petugas mengenai kaki sebalah kirinya,Senin (06/08).


Hasil pemeriksaan petugas kedua pelaku mengakui semua perbuatannya, melakukan penjambretan menyasar wisatawan asing yang berboncengan, memegang handphone dan pelaku langsung menjambret handphone korbannya serta melarikannya.

Mereka mengaku telah menjual hasil Jambretnya itu sedangkan uang hasil penjualannya mereka gunakan untuk berfoya foya.

Kini Kedua pelaku harus mendekam di jeruji besi Mapolres Badung untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

“Kami menjerat kedua pelaku dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara,” beber AKP Pramasetia. (RN/MN)