Sebelum Bakar Dirinya Sendiri, Wanita di Ruteng Ini Membakar Pakaian Suami
Cari Berita

Sebelum Bakar Dirinya Sendiri, Wanita di Ruteng Ini Membakar Pakaian Suami

MARJIN NEWS
24 August 2018

Foto: Screenshot Video
Ruteng, Marjinnews.com -- Tindakan (E) yang menyedot perhatian publik hari ini Jumat (24/8) karena aksinya melakukan percobaan bunuh diri dengan cara membakar diri sendiri, ternyata sebelumnya ia terlebih dahulu membakar semua pakaian milik mereka yang ada di dalam kamar dengan menggunakan minyak tanah dan korek gas.

Menurut sang suami, awal kejadian bermula ketika dirinya sedang mencukur rambut di halaman depan rumah kontrakan mereka di Cunca Lawar, Kelurahan Satar Tacik, Langke Rembong, Manggarai pada Jumat (24/8) sore tadi sekitar pukul 17.00 Wita.

"Pada saat itu korban langsung siram menggunakan minyak tanah dan menghidupkan pemantik gas kearah pakaian saya dan pakaiannya," terang suami korban.

Pada saat kejadian adik sepupu dari suami korban juga ada di lokasi kejadian.

"Saya kaget mendengar teriak kakak ipar saya dari dalam kamar kalau istrinya terbakar. Saya panik dan berusaha memberi pertolongan dengan cara menggendong korban keluar rumah," ujar adik ipar korban.

Api yang begitu cepat menyala dari arah spon, sempat menyulitkan suami korban untuk menyelamatkan istrinya.

Melihat api menyala di sekujur tubuh istrinya, seketika itu juga ia langsung mengangkat istrinya itu keluar rumah. Dan korban langsung dibawa ke RSUD dr. Ben Mboy Ruteng untuk ditolong oleh perawatan medis.

"Lukanya cukup parah karena mengenai seluruh tubuh korban," ungkap suami korban.

Suami korban juga menjelaskan, ia dan istrinnya itu sering bertengkar akan tetapi tidak lama juga langsung baik lagi.

"Sebelum kejadian membakar dirinya juga tadi kami dua, sempat marah-marah, jelas sang suami.

Untuk diketahui, pihak Kepolisian Resort Manggarai masih mendalami motif percobaan membakar diri ini.

Pihak Polres belum bisa meminta keterangan suami korban dengan alasan suami korban dalam kondisi bau alkohol. Namun saksi lainnya sudah dipanggil untuk dimintai keterangan. (*)

Editor: Remigius Nahal