Namanya Disebut Dalam Peristiwa Dua Pengunjung Tewas Tenggelam di Pantai Pede, Berikut Klarifikasi Pengelola Water Park Komodo

Menu Atas

Cari Berita

Advertisement

Namanya Disebut Dalam Peristiwa Dua Pengunjung Tewas Tenggelam di Pantai Pede, Berikut Klarifikasi Pengelola Water Park Komodo

MARJIN NEWS
24 August 2018


Labuan Bajo, Marjinnews.com -- Dua pemuda asal Manggarai Tengah (Kabupaten Manggarai-red) menjadi korban tenggelam saat berekreasi di Pantai Pede, Desa Gorontalo, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat pada Kamis (23/8) Sore.

Mereka ialah Aris (19) asal Cancar, Kecamatan Ruteng, Manggarai, dan Steny (19) asal Lolang, Kecamatan Satar Mese, Manggarai.

Keduanya tak terselamatkan setelah berenang di jarak 75 meter dari bibir pantai dan diduga berada di kedalaman 2 Meter.

Namun beredar di Media, bahwa pengelola Water Park Komodo yang terletak di Pantai Pede akan diperiksa untuk dimintai keterangannya terkait peristiwa tenggelamnya dua korban tersebut.

Kepada MarjinNews, Florianus Surion, pengelola Water Park Komodo itu mengklarifikasi terkait penyebutan namanya itu. Dan berikut adalah Klarifikasi Pengelolah Waterpark Pantai Pede, Labuan Bajo.

Tentang kejadian dimaksud. bahwa saya Florianus Surion bukan selaku pengelola Pantai pede tapi penyedia/pengelola jasa komodo Waterpark yg ada di sebagian pantai Pede.

Bahwa setiap warga yang ingin menggunakan jasa permainan Komodo water Park diawajibkan membeli tiket dan kepada pengguna wajib kenakan Life jeket, gelang tanda waktu dan dijaga oleh Petugas safetygoard selama berlansungnya permainan dengan batasan waktu yang sudah ditentukan oleh penyedia jasa.

Komodo waterPark dibuka dari jam 8 pagi, close pukul 5 sore.

Kejadian kecelakaan bukan peserta pengguna Jasa Water park.

Kecelakaan terjadi, jaraknya kurang lebih 100 meter dari posisi Jasa WaterPark di ujung pantai Pede berdekatan dengan tembok batas lahan pantai pede dan lahan Hotel New Bajo.

Saat kejadian para petugas Safetygoad WaterPark sudah pulang tinggal dua wanita bagian administrasi dan 1 org Security yang ketiganya  berada di pos/loket Komodo waterPark yang jarak pandang dari pos loket dengan tempat kejadian begitu jauh.

Tegas kami katakan Kecelakaan di luar tangungjawab manjemen pengelola jasa Komodo WaterPark.

Pantai pede adalah pantai pede yg aksesnya terbuka untuk publik tanpa kecuali.

Manajemen WaterPark hanya bertangungjwb penuh soal kebersihan sepanjang pantai pede dengan mekanisme kerja yang kami tetapkan.

Tugas  manajemen selalu menghimbau setiap pengunjung utk tidak; membawa, membiarkan dan membuang sampah di sembarangan tempat di kawasan pantai pede.

Dan melarang pengunjung membawa minuman beralkohol atau bermabukan di sepadan pantai Pede.

hal tersebut sifatnya himbau agar semua pihak merasa memiliki pantai pede sebagai tempat rekreasi publik/ keluarga yg wajib dijamin kebersihanya secara bersama-sama

Siapapun pengunjung ke pantai pede todak ada yang dibatasi atau dikenakan pungutan karcis masuk atau membayar karcis untukk mandi di pantai pede, kecuali jika pengunjung menggunakan Jasa Komodo waterpark dan mentaati seluruh aturan Komodo Water Park.

Sekalai lagi Kecelakaan bukan dalam tanggujwb Manajemen Jasa Komodo Water Park.

Trimaksih.
FLORIANUS SURION.


Editor: Remigius Nahal