Melakukan Penipuan Bisnis Material Bangunan, Kakek Anom Divonis Dua Tahun Penjara

Denpasar, Marjinnews.com -- Tidak didampingi Penasehat hukum, kakek Anom (73) terlihat pasrah ketika mejelis hakim yang diketuai oleh Ni ...


Denpasar, Marjinnews.com -- Tidak didampingi Penasehat hukum, kakek Anom (73) terlihat pasrah ketika mejelis hakim yang diketuai oleh Ni Made Purnami menjatuhkan hukuman 2 tahun penjara terhadapnya karena terbukti secara sah dan menyakinkan melakukan penipuan bisnis barang perlengkapan toko material bangunan pada sidang putusan di PN Denpasar Kamis (9/8) kemarin.

Vonis dua tahun ini masih terbilang ringan dari tuntutan JPU Kejari Denpasar yang menutut terdakwa kakek Anom 3 tahun penjara.

Dalam mengadili perkara kasus penipuan yang mengakibatkan saksi korban mengalami kerugian mencapai 10 miliar lebih yang dilakukan oleh kakek Anom itu mejelis hakim PN Denpasar sependapat dengan tuntutan JPU Kejari Denpasar Nyoman Bela Atmaja yang menyatakan terdakwa secara sah dan meyakinkan terbukti melanggar Pasal 379 (a) KUHP.

"Menyatakan perbuatan terdakwa secara sah dan menyakinkan bersalah  melakukan tindakan pidana yakni melakukan mata pencaharai dengan kebiasaan membeli barang-barang dengan maksud supaya tanpa pembayaran seluruhnya, memastikan penguasaan barang-barang itu untuk diri sendiri ataupun orang lain sebagaimana dalam surat dakwaan tunggal jaksa penuntut umum," tegas  mejelis hakim yang dipimpin Ni Made Purnami.

Hal yang memberatkan yaitu perbuatan terdakwa (Anom-red) telah merugikan saksi korban. Sementara yang meringankannya terdakwa belum pernah dihukum dan bersikap sopan selama persidangan dan menyesali serta berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatannya.

"Menjatuhkan hukuman penjara selama dua tahun dan dikurangi selama masa penahanan dengan printah terdakwa tetap dalam tahanan," tegas hakim dalam putusannya.

Mendengar putusan dari mejelis hakim tersebut Kakek Anom pasrah dan menyatakan menerima.

Untuk diketahui dalam putusan, akibat perbuatan terdakwa itu, korban yaitu PT Padi Mas Prima mengalami kerugian sebesar Rp 5.807.500.000, PT Catur Aditya Sentosa mengalami kerugian sebesar Rp 15.603.200, PT Catur Sentosa Adiprana Tbk. Cabang Denpasar mengalami kerugian Rp 696.679.433, dan PT Surticon Buana Perkasa mengalami kerugian Rp 5.807.500.000. (RN/MN)

COMMENTS

Name

1 Tahun Berkarya,1,Agama,3,Agraria,1,Ahmad Dhani,1,Ahok,25,Aktivis,3,Alam,3,Anak,8,Anak Muda,27,Anggaran,1,Antikorupsi,1,Aparatur Negara,1,Arjen Robben,1,Artikel,231,Asmat,4,Asusila,5,Badung,9,bahasa,1,Bali,100,Bali Utara,2,Bandara Bali Utara,2,banjir,1,Bantuan CSR,1,Batam,16,BBM,1,Bedah Buku,1,Ben Senang Galus,1,Bencana Alam,2,Berita,9,Bhineka,2,BNI,1,Bola,2,bom,1,Bom Bunuh Diri,4,Borong,1,BPJS,1,Budaya,45,Buku,1,BUMN,1,Bung Karno,1,Bunuh Diri,3,Bupati Mabar,1,Camilian,1,Cerpen,157,Chelsea Islan,1,Chiristian Rotok,1,Daerah,453,Daerah. Riau,1,Dana Desa,1,Demokrasi,23,Denpasar,11,Desa,2,Destinasi,1,Diaspora,2,Dilan,4,Dilan 1990,1,Donny Isman,1,DPR RI,2,DPRD,1,E-KTP,4,Editorial,41,Edukasi,1,Ekonomi,6,Emi Nomleni,1,Ende,5,Entrepreneur,1,Feature,39,festival Komodo,2,Film,7,Filsafat,2,Fitur,1,Flobamora Cup,1,Flores,13,Focus Discussion,6,FPI,1,Gantung diri,2,Gaya,1,Gedged,1,Gempa,5,Gereja,4,Gereja Katolik,4,Gerindra,1,Gizi Buruk,1,GMKI,1,GMNI,2,Golkar,1,Gusti Dulla,1,HAM,1,Hand Phone,1,Hari Buruh,2,hari buruh internasional,1,Hari Perempuan Internasional,2,Hiburan,24,HMPCK,1,Hoax,2,hukum,45,Human Trafficking,5,Idul Fitri,1,IJM,1,IKEMAS CUP,7,Imlek,2,Indonesia,2,Indonesian Idol,11,Inspirasi,4,Internasional,15,Internet,2,Investasi,1,Iriana Jokowi,1,Ivan Nestorman,1,IYC Jatim,1,Jabar,1,JAD,1,Jakarta,9,Jatim,3,Jawa Tengah,1,JK,1,Jodoh,1,Jogyakarta,3,Jokowi,16,Jomblo,2,JRUK Sumba,2,jurnal Terbaru,1,jurnalistik,3,Kalimantan,5,Kampanye,2,Kampus,3,Kapolri,1,Kar. Ilmiah,4,Karanganyar,1,Karya Sastra,259,KDRT,1,Keagamaan,7,kebakaran,4,Kebangsaan,1,kebudayaan,2,Kecelakaan Lalu Lintas,2,Kediri,2,Kejadian. Jakarta,1,kejahatan,2,Kemahasiswaan,2,Kemanusiaan,68,kemenkominfo,1,Kemiskinan,2,kepala daerah,1,Kepemuaan,6,Kepemudaan,151,kepemudan,11,Kepri,1,kerohanian,2,Kesehatan,15,Ketahanan Nasional,1,KNPI,2,Komodo,9,Komunikasi,1,Komunitas,5,Koperasi,1,Korban,1,Korupsi,59,KPK,13,KPU,1,Kreatif,1,Kriminal,56,Kritik Sastra,4,Kupang,23,Kuta,1,Labuan Bajo,42,Lakalantas,9,langka,1,Larantuka,1,Lebu Raya,1,Lembata,2,Lifestyle,8,Lingkungan Hidup,16,Literasi,15,lombok,1,LP Cipinang,1,Madiun,1,Mahasiswa,41,Makanan Khas,1,Makasar,7,Makassar,1,Malang,3,Manggarai,88,Manggarai Barat,8,Manggarai Timur,20,Marianus Sae,1,Marion Jola,10,Masalah Rokok,1,Masyarakat,1,Mataram,2,Maumere,6,Media,2,Media Sosial,4,Medsos,3,Mendikbud,3,Menkominfo,1,Motang Rua,1,Muda Petani,1,Munir,1,musik,1,Narkoba,7,Nasional,240,Natal,19,Ngada,5,Novanto,1,Novel,15,NTT,117,Nyepi,2,Olahraga,12,Opini,352,Orang Muda,16,Otomotif,1,OTT,2,pacaran,6,Papua,22,Pariwisata,25,Partai Politik,24,Paskah,4,pelajar,2,Pembangunan,5,pemerkosaan,1,Pemilu,17,Pemuda,1,PenaBiru,3,Pencurian,2,Pendidikan,89,penyanyi,1,Peradi,1,Perdamaian,1,Perempuan,23,Perindo,1,Peristiwa,864,Peritiwa,2,Perlindungan Anak,2,Pers,3,Perzinahan,1,Piala Dunia,1,Piala Oscar,1,pileg 2019,2,Pilgub,41,Pilkada,102,Pilpres 2019,22,PKRI,1,PKS,1,PMII,1,PMKRI,23,PMKRI Bogor,1,Pmkri Jogja,1,Poco Ranaka,1,Polisi,30,politik,81,Politikus,6,POLRI,6,PP PMKRI,1,Pristiwa,26,Prosa,1,PSK,1,Puisi,67,Puteri Indonesia,4,Radikalisme,1,Ratna Sarumpaet,1,Refleksi,16,reformasi,1,Regional,6,Religi,5,Remaja,2,Rensi Ambang,1,Riau,1,Ricuh,1,Rindu,1,Risma,1,Rizieq Shihab,7,Rote Ndao,1,Ruteng,10,RUU,1,Sabu,1,Sail Komodo,1,Sajak,26,Sajam,1,Sam Aliano,1,Sastra,3,Sejarah,2,Sejarah Manggarai,1,Serial Story,1,situs pornografi,1,Somasi,1,Sosial,3,Sosial Politik,1,Sosok,3,Sospol,42,Start Up,1,Sumba,12,Surabaya,32,Tahun Baru,9,Tahun Baru. Remigius Nahal,1,Tarakan,1,Tata Kota,1,Teknologi,10,Tenun Manggarai,2,Terorisme,16,Terorismes,4,TKI,4,TNI,1,TNK,1,Tokoh,17,Tol Laut,1,Toleransi,2,Tour Jurnalistik,3,traveling,7,traveller,1,UNITRI-Malang,1,Unwira,1,UU MD3,7,Valentine,4,Viral,1,Wisuda,1,WNA,1,Yogyakarta,4,
ltr
item
Muda Membaca Dunia: Melakukan Penipuan Bisnis Material Bangunan, Kakek Anom Divonis Dua Tahun Penjara
Melakukan Penipuan Bisnis Material Bangunan, Kakek Anom Divonis Dua Tahun Penjara
https://4.bp.blogspot.com/-XcsdfBSFSAg/W20kjCaa6BI/AAAAAAAAByo/XD4j6cakfYwVe7qCRINO4S1EFEGSL8KmQCLcBGAs/s320/20180810_133345.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-XcsdfBSFSAg/W20kjCaa6BI/AAAAAAAAByo/XD4j6cakfYwVe7qCRINO4S1EFEGSL8KmQCLcBGAs/s72-c/20180810_133345.jpg
Muda Membaca Dunia
http://www.marjinnews.com/2018/08/melakukan-penipuan-bisnis-material.html
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/2018/08/melakukan-penipuan-bisnis-material.html
true
971126874416220402
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy
close