$type=carousel$cols=3

Mama, Antologi Puisi Melita Encik

Sepimu suci Sunyimu syahdu Marahmu adalah berkat. (Foto: Dok.Pribadi) Kokok jantan di petang itu membuat kecemasan didadamu kian me...


Sepimu suci
Sunyimu syahdu
Marahmu adalah berkat. (Foto: Dok.Pribadi)
Kokok jantan di petang itu membuat kecemasan didadamu kian membelukar
Sambil menepis peluh disamping hidungmu yang berguyur bak musim hujan dibulan januari

Basah, lebat dan tak henti bergelayut diambang kantung mata
Sepanjang matahari meredam tenggelam
Doa-doa keselamatan tak henti kau rapal

Pecah amarah membuncah dalam dada
Sebab anak-anakmu yang nakal tak jemu jahitkan hatimu sembilu

Sepimu suci
Sunyimu syahdu
Marahmu adalah berkat

Sebab cara mencintai seorang ibu kepada penghuni detak jantungnya seperti pelangi
Untukmu, nafas hidupku.

Yang Kupanggil Masa Lalu

Kau pernah menjumpaiku disebuah ruang yang terjauh dari matamu

Dalamnya tak ada bunga juga aroma tubuh yang menyengat

Sebab tak pernah kau jelajahi berandanya sekalipun itu milikmu .

Seperti Pagi

Seperti pagi, memecahkan bibir-bibir bisu suarakan syukur

Barangkali waktu semalam tidur, mimpi mendahului hasrat doa

Merebut kuasa hati pimpinkan pelupuk pada bantal yang empuk
Seperti pagi, selalu ada dan akan selalu ada

Dan mencintaimu aku seperti pagi yang dihadiahkan olehNya

Seperti pagi yang selalu datang tepat waktu meski tak pernah berjanji untuk menunggumu disini

Lelaki yang selalu kusanding dalam puisi namun tak pernah kumainkan dengan bibir

Barangkali Diantara Kabut

Tercipta sebuah perjumpaan
Yang telah dikekalkan oleh semesta,
Pesona gereja tua dan semarak lilin bernyala
Terpendarlah kau diantara cahaya-cahaya
Matamu kau buka, suaramu kau gaungkan.

Rupamu tak kulihat

Namun darimanakah hatiku berkata matamu kau buka dan memandangku?
Tanyaku tak kau jawab,
Kabut itu kau jubahi pandanganku,
Ya, dalamnya ada kau dan rupaku .
Bibirku yang kusut kau tarik jadikan sebutir senyum suci pada pintu yang terbuka dua.

(Lembor, 07 Agustus 2018)

Oleh: Melita Encik 
Mahasiswa Semester III Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undana, Kupang

Komentar

loading...
Name

1 Tahun Berkarya,1,Agama,3,Ahmad Dhani,1,Ahok,25,Aktivis,2,Alam,3,Anak,8,Anak Muda,27,Anggaran,1,Antikorupsi,1,Aparatur Negara,1,Arjen Robben,1,Artikel,227,Asmat,4,Asusila,5,Badung,9,bahasa,1,Bali,100,Bali Utara,2,Bandara Bali Utara,2,banjir,1,Bantuan CSR,1,Batam,16,BBM,1,Bedah Buku,1,Bencana Alam,2,Berita,3,Bhineka,2,BNI,1,Bola,2,bom,1,Bom Bunuh Diri,4,Borong,1,BPJS,1,Budaya,42,Buku,1,BUMN,1,Bung Karno,1,Bunuh Diri,3,Bupati Mabar,1,Camilian,1,Cerpen,141,Chelsea Islan,1,Chiristian Rotok,1,Daerah,453,Daerah. Riau,1,Dana Desa,1,Demokrasi,22,Denpasar,11,Desa,2,Destinasi,1,Diaspora,2,Dilan,4,Dilan 1990,1,Donny Isman,1,DPR RI,2,DPRD,1,E-KTP,4,Editorial,41,Edukasi,1,Ekonomi,5,Emi Nomleni,1,Ende,5,Entrepreneur,1,Feature,39,festival Komodo,2,Film,7,Filsafat,2,Fitur,1,Flobamora Cup,1,Flores,13,Focus Discussion,6,FPI,1,Gantung diri,2,Gaya,1,Gedged,1,Gempa,5,Gereja,4,Gereja Katolik,4,Gerindra,1,Gizi Buruk,1,GMKI,1,GMNI,1,Golkar,1,Gusti Dulla,1,HAM,1,Hand Phone,1,Hari Buruh,2,hari buruh internasional,1,Hari Perempuan Internasional,2,Hiburan,24,HMPCK,1,Hoax,2,hukum,44,Human Trafficking,5,Idul Fitri,1,IJM,1,IKEMAS CUP,7,Imlek,2,Indonesia,2,Indonesian Idol,11,Inspirasi,3,Internasional,15,Internet,2,Investasi,1,Iriana Jokowi,1,Ivan Nestorman,1,IYC Jatim,1,Jabar,1,JAD,1,Jakarta,9,Jatim,3,Jawa Tengah,1,JK,1,Jodoh,1,Jogyakarta,3,Jokowi,16,Jomblo,2,JRUK Sumba,2,jurnal Terbaru,1,jurnalistik,3,Kalimantan,5,Kampanye,2,Kampus,3,Kapolri,1,Kar. Ilmiah,4,Karanganyar,1,Karya Sastra,241,KDRT,1,Keagamaan,7,kebakaran,2,Kebangsaan,1,kebudayaan,2,Kecelakaan Lalu Lintas,2,Kediri,2,Kejadian. Jakarta,1,kejahatan,2,Kemanusiaan,68,kemenkominfo,1,Kemiskinan,2,kepala daerah,1,Kepemuaan,5,Kepemudaan,139,kepemudan,11,Kepri,1,kerohanian,2,Kesehatan,15,KNPI,2,Komodo,9,Komunikasi,1,Komunitas,5,Koperasi,1,Korban,1,Korupsi,58,KPK,13,KPU,1,Kreatif,1,Kriminal,55,Kritik Sastra,4,Kupang,23,Kuta,1,Labuan Bajo,41,Lakalantas,9,langka,1,Larantuka,1,Lebu Raya,1,Lembata,2,Lifestyle,8,Lingkungan Hidup,16,Literasi,15,lombok,1,LP Cipinang,1,Madiun,1,Mahasiswa,36,Makanan Khas,1,Makasar,6,Makassar,1,Malang,3,Manggarai,86,Manggarai Barat,8,Manggarai Timur,20,Marianus Sae,1,Marion Jola,10,Masalah Rokok,1,Masyarakat,1,Mataram,2,Maumere,6,Media,2,Media Sosial,4,Medsos,3,Mendikbud,3,Menkominfo,1,Motang Rua,1,Muda Petani,1,Munir,1,musik,1,Narkoba,6,Nasional,238,Natal,19,Ngada,4,Novanto,1,Novel,15,NTT,116,Nyepi,2,Olahraga,12,Opini,341,Orang Muda,16,Otomotif,1,OTT,2,pacaran,6,Papua,21,Pariwisata,24,Partai Politik,23,Paskah,4,pelajar,2,Pembangunan,5,pemerkosaan,1,Pemilu,17,Pemuda,1,Pencurian,2,Pendidikan,87,penyanyi,1,Peradi,1,Perdamaian,1,Perempuan,23,Perindo,1,Peristiwa,859,Peritiwa,1,Perlindungan Anak,2,Pers,3,Perzinahan,1,Piala Dunia,1,Piala Oscar,1,pileg 2019,1,Pilgub,41,Pilkada,101,Pilpres 2019,21,PKRI,1,PKS,1,PMII,1,PMKRI,23,PMKRI Bogor,1,Pmkri Jogja,1,Poco Ranaka,1,Polisi,30,politik,80,Politikus,6,POLRI,6,Pristiwa,25,Prosa,1,PSK,1,Puisi,63,Puteri Indonesia,4,Radikalisme,1,Refleksi,16,reformasi,1,Regional,6,Religi,5,Remaja,2,Rensi Ambang,1,Riau,1,Ricuh,1,Risma,1,Rizieq Shihab,7,Rote Ndao,1,Ruteng,9,RUU,1,Sabu,1,Sail Komodo,1,Sajak,23,Sajam,1,Sam Aliano,1,Sastra,2,Sejarah,2,Sejarah Manggarai,1,Serial Story,1,situs pornografi,1,Somasi,1,Sosial,3,Sosok,3,Sospol,42,Start Up,1,Sumba,12,Surabaya,32,Tahun Baru,9,Tahun Baru. Remigius Nahal,1,Tarakan,1,Tata Kota,1,Teknologi,10,Tenun Manggarai,2,Terorisme,16,Terorismes,4,TKI,4,TNI,1,TNK,1,Tokoh,15,Tol Laut,1,Toleransi,2,Tour Jurnalistik,3,traveling,4,traveller,1,UNITRI-Malang,1,Unwira,1,UU MD3,7,Valentine,4,Viral,1,Wisuda,1,WNA,1,Yogyakarta,4,
ltr
item
Muda Membaca Dunia: Mama, Antologi Puisi Melita Encik
Mama, Antologi Puisi Melita Encik
https://2.bp.blogspot.com/-q4L1VFzLlko/W3B8Rp-88WI/AAAAAAAAB2Q/sORxLnCwo3MBL2ISNP6ZMfcVpSejBw_YwCLcBGAs/s320/IMG-20180813-WA0003.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-q4L1VFzLlko/W3B8Rp-88WI/AAAAAAAAB2Q/sORxLnCwo3MBL2ISNP6ZMfcVpSejBw_YwCLcBGAs/s72-c/IMG-20180813-WA0003.jpg
Muda Membaca Dunia
http://www.marjinnews.com/2018/08/mama-antologi-puisi-melita-encik.html
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/2018/08/mama-antologi-puisi-melita-encik.html
true
971126874416220402
UTF-8
Tampilkan Semua Artikel Belum Ada Tulisan Lihat Semua Selengkapnya Balas Batal Balas Hapus Penulis Home Halaman Tulisan Lihat Semua Rekomendasi LABEL Arsip CARI Semua Tulisan Tidak Ditemukan Back Home Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Mgu Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Okt Nov Des just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy