Ketua DPRD Batam Bingung Menangani Kasus Dugaan Asusila di Gedung DPRD Batam
Cari Berita

Ketua DPRD Batam Bingung Menangani Kasus Dugaan Asusila di Gedung DPRD Batam

MARJIN NEWS
9 August 2018

Kekecewaan masyarakat Kota Batam terhadap tindakan asusila merupakan sebuah catatan buruk sejarah Gedung DPRD Kota Batam. (Foto: MarjinNews)

Batam, Marjinnews.com -- Mencuatnya kasus dugaan asusila di Gedung wakil rakyat Kota Batam membuat masyarakat Kota Batam gerah dan kecewa berat dengan DPRD Kota Batam.

Gedung DPRD Kota Batam yang seharusnya menjujung tinggi marwah dan martabat selaku wakil rakyat.

Kekecewaan masyarakat Kota Batam terhadap tindakan asusila merupakan sebuah catatan buruk sejarah Gedung DPRD Kota Batam.

Nuryanto selaku Ketua DPRD Kota Batam angkat bicara atas kejadian dugaan asusila di ruang Kerja Pimpinan DPRD Kota Batam menuding berita tersebut adalah hoax karena kebenarannya tidak bisa dibuktikan.

Nuryanto mengatakan ada oknum-oknum membangun is yang tidak benar untuk mencoreng nama baik DPRD Kota Batam di bawah kepemimpinannya.

"Kasus tersebut sangat membingungkan karena tidak ada bukti Kuat untuk memperjelas kasus dugaan tindakan asusila," papar Nuryanto.

Dalam waktu dekat  Zainal Abidin, Bd selaku cleaning services, By dan Badan Kehormatan Dewan ucap Ketua DPRD Kota Batam akan dipanggil.

"Supaya bisa diurai kasus dugaan tindakan asusila dengan terang-benderang maka mereka harus kita pertemukan nantinya sehingga bisa menjelaskan keselurahan," tegas ketua DPRD Kota Batam.

Nuryanto membenarkan bahwa Jd dan AM merupakan staff honorer yang dirumahkan karena kasus dugaan tindakan asusila di ruang Kerja Pimpinan DPRD Kota Batam.

"Jika kasus dugaan tindakan asusila sudah terungkap dan tidak terbukti bersalah maka akan dipanggil kerja kembalikan kedua staff honorer tersebut," papar Nuryanto.

Ia menambahkan, "namun apabila terbukti bersalah maka akan diserahkan ke pihak berwenang supaya ditindak tegas berdasarkan hukum yang ada nantinya," tutup Nuryanto. (JP/MN)