Ketua Dewan Kota Batam Belum Mampu Menepatin Janji Memanggil Zainal Abidin

Menu Atas

Cari Berita

Advertisement

Ketua Dewan Kota Batam Belum Mampu Menepatin Janji Memanggil Zainal Abidin

MARJIN NEWS
23 August 2018

Janji demi janji telah diucapkan oleh Nuryanto selaku ketua DPRD Kota Batam untuk mengungkap kasus dugaan asusila di ruang kerja DPRD Zainal Abidin saat konfrensi Pers (7 Augustus 2018). (Foto: MarjinNews Batam)
Batam, Marjinnews.com -- Kasus dugaan asusila di gedung DPRD Kota Batam sudah sebulan berlalu namun kasus tersebut belum ada titik terang dari pengungkapannya.

Dugaan asusila di ruang kerja Zainal Abidin selaku wakil ketua 1 DPRD Kota Batam masih menyisahkan tanda tanya yang mendalam bagi masyarakat di Kota Batam karena terkesan ditutup-tutupi oleh DPRD Kota Batam.

Janji demi janji telah diucapkan oleh Nuryanto selaku ketua DPRD Kota Batam untuk mengungkap kasus dugaan asusila di ruang kerja DPRD Zainal Abidin saat konfrensi Pers (7 Augustus 2018).

Nuryanto berjanji akan memanggil Zainal Abidin, Budi, Badan Kehormatan Dewan untuk mengungkap semua kasus dugaan asusila tersebut sebab telah mencoreng nama lembaga DPRD Kota Batam.

Nuryanto berjanji akan memanggil secepatnya semua pihak terkait namun sampai pada sekarang janji tersebut tidak kunjung ditepatin sementara sudah 2 pekan berlalu.

Dengan belum terealisasinya ucapan Nuryanto sebagai ketua DPRD Kota Batam membuat masyarakat Kota Batam gerah dan berang Sebab terkesan ada hal yang ditutup-tutupi dalam kasus dugaan asusila di ruang kerja Zainal Abidin pada tanggal 23 Augustus 2018 silam.

Berharap DPRD Kota Batam tidak membohongi masyarakat dan harus berani menunjukan kepada masyarakat bahwa DPRD Kota Batam merupakan lembaga perwakilan rakyat yang jujur dalam ucapan serta bersih dari tindakan tidak bermoral, sebut Joni Pandiangan selaku ketua Mahasiswa Peduli Batam.

Masyarakat Kota Batam menginginkan pengungkapan kasus dugaan asusila secara terang benderang bukan ada yang ditutupin, papar Joni Pandiangan.

Dengan terbuka kasus dugaan asusila di ruang kerja Zainal Abidin membutuhkan DPRD Kota Batam layak disebutkan lembaga Perwakilan Rakyat, tutup Joni Pandiangan.

Masyarakat jangan dilukain dengan janji ketua DPRD Kota Batam yang akan memanggil pihak-pihak terkait namun sampai sekarang janji tersebut tidak terbukti, ucap Aldi Braga selaku ketua Garda Indonesia.

Masyarakat meminta harus segera dipanggil semua pihak terkait sehingga tidak ada yang merasa dipermainkan dan bahkan dirugikan dengan adanya dugaan asusila tersebut, papar Aldi Braga.

Jika Nuryanto selaku ketua DPRD Kota Batam tidak memanggil pihak-pihak terkait maka akan dipastikan masyarakat turun melakukan aksi di depan gedung DPRD Kota Batam, tutup Aldi Braga. (JP/MN)