Dugaan Mahar Politik, Nasib Sandiaga Uno di Ujung Tanduk

Hal itu bisa terjadi, jika saja lontaran yang disampaikan oleh wakil Sekjen Demokrat terbukti di pengadilan yang menyebut ada dugaan aliran dana sebesar Rp 500 miliar dari Sandiaga Uno ke Partai Keadilan Sejahtera (PKS). (Foto: Ist)
Jakarta, Marjinnews.com - - Dugaan mahar politik yang dilakukan Sandiaga Uno Calon Wakil Presiden Prabowo diujung tanduk. 

Hal itu bisa terjadi, jika saja lontaran yang disampaikan oleh wakil Sekjen Demokrat terbukti di pengadilan yang menyebut ada dugaan aliran dana sebesar Rp 500 miliar dari Sandiaga Uno ke Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Menurut Andi Arief, uang itu demi memuluskan langkah Sandi duduk sebagai calon wakil presiden mendampingi Prabowo Subianto di Pilpres 2019.

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) angkat bicara terkait cuitan Wakil Sekjen Partai Demokrat (PD) Andi Arief.

Anggota Bawaslu Fritz Edward Siregar mengatakan, Pasal 228 Undang-Undang Nomor 7/2017 tentang Pemilu melarang seseorang memberikan uang atau imbalan kepada parpol untuk dapat menjadi calon presiden atau calon wakil presiden.

"Apabila setelah putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap terbukti seseorang tersebut menyerahkan imbalan ke partai politik untuk menjadi calon presiden, maka pencalonan dapat dibatalkan," ujar Fritz di Jakarta, Kamis (9/8).

Selain sanksi bagi pemberi, Fritz mengatakan, undang-undang juga mengatur sanksi bagi partai politik penerima imbalan.

"Partai politik yang menerima dana tidak dapat mencalonkan lagi calon presiden untuk pemilihan berikutnya. Itu yang kami dapatkan terkait ketentuan di Pasal 228," ucapnya.

Fritz menyatakan, pihaknya akan menelusuri kebenaran cuitan Andi Arief. Menurutnya, dibutuhkan klarifikasi untuk membuktikannya dari pihak-pihak terkait.

"Ini membutuhkan proses klarifikasi dan apabila terindikasi maka membutuhkan putusan pengadilan untuk membatalkan pencalonan. Tapi tidak menghilangkan hukuman terhadap pemberian uang tersebut," pungkas Fritz.

Sebelumnya, politikus PD Andi Arief menulis sejumlah kicauan di Twitter mengkritik Prabowo, terkait sikap mantan Danjen Kopassus tersebut jelang pendaftaran capres-cawapres di Pilpres 2019.

“Operasi pertama adalah Jokowi calon tunggal. Jika tidak berhasil maka operasi selanjutnya menunjuk wakil Prabowo yang lemah dengan memanfaatkan kesulitan logistik Prabowo. Kalau sepak bola namanya pengaturan skor,” ujar Andi.

Mantan staf khusus kepresidenan di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu juga menyatakan, sejak dulu ragu apakah gelegar suara Prabowo sama dengan mentalnya.

"Dia bukan strong leader, dia chicken. Jenderal kardus punya kualitas buruk, kemarin sore bertemu Ketum Demokrat dengan janji manis perjuangan. Belum dua puluh empat jam mentalnya jatuh ditubruk uang Sandi Uno untuk mengentertain PAN dan PKS,” sambung Andi. (*)

COMMENTS

Name

Artikel,140,Bali,111,Bedah Buku,1,Ben Senang Galus,1,Bencana Alam,1,Berita,146,Bhineka,2,BNI,1,Bola,2,bom,1,Bom Bunuh Diri,4,Borong,3,BPJS,1,Budaya,41,Bung Karno,1,Bunuh Diri,3,Bupati Mabar,1,Camilian,1,Cerpen,175,Chelsea Islan,1,Chiristian Rotok,1,Daerah,532,Daerah. Riau,1,Dana Desa,1,Dari Kami,2,Demokrasi,22,Denpasar,18,Desa,2,Destinasi,1,Diaspora,2,Dilan,4,Donny Isman,1,DPR RI,4,E-KTP,4,Editorial,34,Ekonomi,5,Ekspresi,1,Ende,6,Entrepreneur,1,Feature,36,festival Komodo,2,Film,7,Filsafat,2,Fitur,1,Flobamora Cup,1,Flores,11,Focus Discussion,4,FPI,1,Gantung diri,2,Gaya,1,gaya hidup,4,Gedged,1,Gempa,7,Gereja,3,Gereja Katolik,3,Gerindra,1,GMKI,1,GMNI,3,Golkar,1,Gusti Dulla,1,HAM,1,Hand Phone,1,Hari Buruh,2,hari buruh internasional,1,Hari Perempuan Internasional,1,Hiburan,25,HMPCK,1,Hoax,2,hukum,62,Human Trafficking,4,IBT Expo,1,Idul Fitri,1,IJM,1,IKEMAS CUP,7,Imlek,1,Indonesia,1,Indonesian Idol,8,Inspirasi,13,Internasional,16,Internet,2,Investasi,1,Iriana Jokowi,1,Ivan Nestorman,1,IYC Jatim,1,Jabar,1,JAD,1,Jakarta,5,Jatim,3,Jawa Tengah,1,Jawa Timur,1,JK,1,Jogyakarta,2,Jokowi,18,JRUK Sumba,2,jurnal Terbaru,1,jurnalistik,3,Kalimantan,5,Kampanye,2,Kampus,3,Kapolri,1,Kar. Ilmiah,4,Karanganyar,1,Karya Sastra,273,KDRT,1,Keagamaan,7,kebakaran,4,Kebangsaan,1,kebudayaan,2,kecelakaan,2,Kecelakaan Lalu Lintas,2,Kediri,2,Kejadian. Jakarta,1,kejahatan,2,Kemahasiswaan,2,Kemanusiaan,62,kemenkominfo,1,Kemiskinan,2,kepala daerah,1,Kepemuaan,5,Kepemudaan,154,kepemudan,8,kerohanian,2,Kesehatan,8,Ketahanan Nasional,1,KNPI,2,Komodo,9,Komunikasi,1,Komunitas,5,Koperasi,1,Korban,1,Korupsi,60,KPK,12,KPU,1,Kreatif,1,Kriminal,51,Kritik Sastra,4,Kupang,24,Labuan Bajo,51,Lakalantas,9,Larantuka,1,Lembata,2,Lifestyle,6,Lingkungan Hidup,15,Literasi,14,lombok,1,LP Cipinang,1,Luar Negeri,4,Mahasiswa,41,Makanan Khas,1,Makasar,6,Makassar,4,Malang,3,Manggarai,112,Manggarai Barat,20,Manggarai Timur,24,Marianus Sae,1,Marion Jola,3,Masalah Rokok,1,Masyarakat,1,Mataram,2,Maumere,7,Media,2,Media Sosial,3,Medsos,2,Mendikbud,3,Menkominfo,1,Milenials,52,Motang Rua,1,Muda Petani,1,musik,1,Narkoba,8,Nasional,275,Natal,19,Ngada,7,Novanto,2,Novel,16,NTT,199,Nyepi,2,Olahraga,11,Opini,400,Orang Muda,15,Otomotif,1,OTT,2,Papua,15,Pariwisata,26,Partai Politik,25,Pasangan,16,Paskah,2,pelajar,2,Pembangunan,5,pemerkosaan,1,Pemilu,17,Pemuda,3,Pencurian,2,Pendidikan,89,Penerbangan,4,penyanyi,1,Peradi,1,Perdamaian,1,Perempuan,20,Perindo,1,Peristiwa,1026,Peritiwa,2,Pers,3,Perzinahan,1,Petani,1,Piala Dunia,1,Piala Oscar,1,pileg 2019,1,Pilgub,41,Pilkada,102,Pilpres 2019,23,PKRI,1,PKS,1,PMII,1,PMKRI,22,PMKRI Bogor,1,Pmkri Jogja,1,Poco Ranaka,1,Pojok Redaksi,34,Polisi,25,politik,90,Politikus,6,POLRI,5,PP PMKRI,1,Pristiwa,31,Prosa,1,PSK,1,Puisi,84,Puteri Indonesia,2,Radikalisme,1,Ratna Sarumpaet,4,Refleksi,15,reformasi,1,Regional,6,Religi,2,Remaja,1,Rensi Ambang,1,Riau,1,Ricuh,1,Rindu,1,Risma,1,Rizieq Shihab,7,Rote Ndao,1,Ruteng,26,RUU,1,Sabu,1,Sail Komodo,1,Sajak,9,Sam Aliano,1,Sastra,3,Sejarah,2,Sekilas Info,23,seleb,1,Selebritas,18,Sidoarjo,1,situs pornografi,1,Somasi,1,Sosial,3,Sosial Politik,1,Sosok,18,Sospol,39,Start Up,1,Suara Muda,44,Sumba,8,Surabaya,36,Tahun Baru,9,Tahun Baru. Remigius Nahal,1,Tarakan,1,Tata Kota,1,Teknologi,11,Tentang Mereka,43,Tenun Manggarai,1,Terorisme,16,Terorismes,4,TKI,4,TNI,1,TNK,1,Togar Situmorang,7,Tokoh,17,Tol Laut,1,Toleransi,2,Tour Jurnalistik,1,traveling,9,UNITRI-Malang,1,Unwira,1,UU MD3,7,Valentine,2,Viral,4,Wisata,4,Wisuda,1,WNA,1,
ltr
item
Muda Membaca Dunia: Dugaan Mahar Politik, Nasib Sandiaga Uno di Ujung Tanduk
Dugaan Mahar Politik, Nasib Sandiaga Uno di Ujung Tanduk
https://4.bp.blogspot.com/-wuZQNXRGyM0/W3HmtdxrKCI/AAAAAAAAB3k/fokcNiR4J3krE8ELugz4ZsdQsGLjv6vOwCLcBGAs/s320/20180814_041419.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-wuZQNXRGyM0/W3HmtdxrKCI/AAAAAAAAB3k/fokcNiR4J3krE8ELugz4ZsdQsGLjv6vOwCLcBGAs/s72-c/20180814_041419.jpg
Muda Membaca Dunia
http://www.marjinnews.com/2018/08/dugaan-mahar-politik-nasib-sandiaga-uno.html
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/2018/08/dugaan-mahar-politik-nasib-sandiaga-uno.html
true
971126874416220402
UTF-8
POSTINGAN LAIN Not found any posts LAINNYA Selengkapnya Reply Cancel reply Delete Oleh Home PAGES Kiriman Baca Semua Rekomendasi untuk Anda LABEL ARCHIVE CARI Semua Kiriman Tidak Ditemukan Apa yang Anda Cari Back Home Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 Jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Pengikut Ikuti THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy