Dikabarkan Memukul Aktivis, Ini Klarifikasi Kades Rengkam Manggarai Timur

Menu Atas

Cari Berita

Advertisement

Dikabarkan Memukul Aktivis, Ini Klarifikasi Kades Rengkam Manggarai Timur

MARJIN NEWS
13 August 2018

Kabar yang mengatakan bahwa Kades Rengkam juga melakukan aksi pemukulan terhadap Teodorus Usman ternyata tidaklah benar. (Foto: Ist)
Borong, Marjinnews.com -- Tidak ada asap, kalau tidak ada api. Mungkin ungkapan inilah yang bisa melukiskan pristiwa dibalik pemukulan Theodorus Usman Wanto warga Ntorang, Dusun Wejang Nggerang, Desa Rengkam, Poco Ranaka Timur yang diduga dilakukan oleh kepala Desanya sendiri pada Minggu (12/08) malam.

Kepada MarjinNews, Kepala Desa Rengkam Fransiskus Yunsun mengklarifikasi hal tersebut.

"Perlu kami klarifikasi bahwa saudara Teodorus Usman Wanto dijemput oleh Satlinmas Desa Rengkam di rumahnya di Ntorang, Dusun Wejang Nggerang, Desa Rengkam karena dia telah berencana dan memprovokasi orang lain ntuk membakar kantor desa Rengkam," tegas Kades Rengkam.

Menurut Kades Rengkam itu, sebagai Kepala Desa yang bertanggungg jawab terhadap seluruh aset negara (termasuk kantor desa) yang ada di desa Rengkam, dirinya juga berhak untuk bertindak sebelum kejadian terjadi.

"Sebagai kepala desa saya punya hak dan tanggung jawab terhadap aset negara dalam hal ini kantor desa. Biar tidak dibakar, maka saya memutuskan untuk  bertindak cepat," ujarnya.

Kabar yang mengatakan bahwa Kades Rengkam juga melakukan aksi pemukulan terhadap Teodorus Usman ternyata tidaklah benar.

"Kalau saya disebut memukul saudara Theo. Itu tidak benar. Memang ada pemukulan dalam bentuk tempeleng yang dilakukan oleh Hansip (Linmas-red)," ujar Kades Rengkam.

Ia menerangkan, Linmas terpaksa mengambil langkah dengan cara menempeleng, lantaran Theo mengancam dirinya.

"Saya juga perlu menegaskan, Itu bukan pemukulan tetapi bentuk pembinaan karena Theo, mau ancam saya," ujarnya.

Untuk diketahui, awal mula terjadi kekisruhan ini bermula ketika Theodorus Usman Wanto menanyakan dana desa kepada kades Rengkam.

Saat menanyakan itu, Theodorus dimintai identitasnya oleh kades Rengkam. Lantaran ditanya identitasnya itu, Theodorus berdiri dan mengancam  kepala desa.

Teodorus Usman Wanto  juga telah  mengakui perbuatannya dengan menandatangani surat pernyataan yang ditulisnya sendiri.

Dan berikut adalah isi lengkap surat pernyataan yang dibuat Teodorus Usman Wanto.

Surat Pernyataan

Yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama: Teodorus Usman Wanto

TTL : Ntorang, 07 Februari 1992

Alamat: Ntorang,Dusun wejanggerang, Desa Rengkam

Agama: Katolik

Pendidikan: SMK(Sekolah Menengah Kejuruan)

Dengan ini saya menyatakan dan berjanji untuk tidak melakukan inisiasi berupa:

1.Pembakaran aset negara(kantor desa Rengkam)atau fasilitas negara lainnya yang ada di desa Rengkam.

2.Tidak melakukan postingan di media sosial yg mengandung unsur fitnah ataupun kebencian terhadap jajaran pemerintah desa Rengkam atau terhadap masyarakat desa rengkam secara umum.

3.Tidak menghasut atau mempengaruhi masyarakat desa rengkam untuk melakukan tindakan yang dapat merugikan jajaran pemerintah desa Rengkam, seperti pengaruh untuk membakar kantor desa Rengkam dan pengaruh untuk menyebarkan informasi yg mengandung unsur fitnah ataupun kebencian di media sosial.

Dengan ini saya menyatakan dan berjanji untuk siap mengikuti segala proses hukum yang ada di Indonesia atas segala tindakan yang saya sebutkan di atas jika di kemudian hari saya melakukan hal yang sama.

Dengan ini saya mohon maaf yang sebesar-besarnya atas semua tindakan yang saya lakukan dan tidak akan melakukan hal yang sama dikemudian hari.

Demikian surat pernyataan ini saya buat atas kesadaran sendiri dan tanpa ada paksaan dari siapapun, atas perhatian Bapak saya ucapkan Terimakasih.

Dibuat di Nengkal, 12 Agustus 2018

Hormat saya

TEODORUS USMAN WANTO

SAKSI-SAKSI:
1.Orang tua     : Ignasius Sensi

2.Keluarga       : Robertus Vebrion

3.Dusun wejanggerang: Yosep Dinus

4.Toko masyarakat: Belasius Ndawas

5.Linmas  :Yosep Evendi

Masalah ini juga sudah sampai di Camat Poco Ranaka Timur. Rencananya, besok Selasa (14/8) Kades Rengkam bersma pihak Theodorus Usman Wanto akan menghadap Camat Poco Ranaka Timur untuk menyelsaikan masalah ini. (RN/Moses/MN)