Bejat, Lantaran Istri Capek, Pria Di Kupang Ini Nekad Lempias Nafsu di Anak Tiri

Menu Atas

Cari Berita

Advertisement

Bejat, Lantaran Istri Capek, Pria Di Kupang Ini Nekad Lempias Nafsu di Anak Tiri

MARJIN NEWS
23 August 2018

Perbuatan bejat oleh pria yang berprofesi sebagai tukang ojek ini baru terbongkar setelah anak tirinya jatuh pingsan di sekolahnya. (Foto: Ilistrasi)
Kupang, Marjinnews.com -- Jangan meniru bapa tiri ini. Ia sungguh sadis,  tega menyetubuhi anak tirinya hanya  karena isterinya sering  mengeluh capek.

Kini, korban (anak tiri-red) yang masih duduk di bangku SMP tersebut sudah hamil delapan bulan lebih.

Perbuatan bejat oleh pria yang berprofesi sebagai tukang ojek ini baru terbongkar setelah anak tirinya jatuh pingsan di sekolahnya.

Kapolsek Alak, Kota Kupang, siswi SMP ini rela disetubuhi ayah tirinya hanya karena takut ibunya diceraikan.

Mengingat ibunya sudah gagal mempertahankan rumah tangga dengan ayah kandungnya dan kini menikah dengan suami kedua yang lebih muda.

Bahwa peristiwa memalukan ini baru terbongkar setelah pada Kamis (22/8/2018) saat R terjatuh dan pingsan di sekolahnya.

Saat itu para guru mencium adanya hal yang tidak beres pada tubuh dan kesehatan R.

Para guru kemudian menyadari kalau saat itu R tengah hamil.

Mama kandungnya, UA (39) mengaku tidak mengetahui perbuatan bejat yang dilakukan suami keduanya pada anak perempuan bungsunya itu.

Bahkan perempuan yang berprofesi sebagi penjual pakaian bekas itu mengaku tidak mengetahui kalau R tengah hamil dan mengandung darah daging dari suami keduanya itu.

R mengaku dilema. Ia memutuskan untuk tidak memberitahukan perbuatan bejat ayah tirinya itu kepada mamanya karena takut mamanya kembali dikorbankan dan diceraikan oleh ayah tirinya itu.

"Anak ini kasihan mamanya, katanya biar be (saya, red) tanggung sendiri daripada be pu mama dikorbankan, daripada be pu mama diceraikan lagi," ungkap I Gede.

UA sendiri bimbang. Ia mengaku antara percaya dan tidak percaya saat mendengar peristiwa itu dari pengakuan anaknya.

UA yang dicerai talak oleh suami pertamanya bimbang untuk mengambil sikap terhadap peristiwa yang terjadi pada anak perempuan dan suaminya itu.

Sementara kepada penyidik, pelaku RA mengakui semua perbuatannya terhadap anak tirinya yang baru beranjak remaja itu.

Ia pun mengaku bingung dan tidak dapat menjelaskannya.

Menurut RA, ia jarang berhubungan intim dengan isterinya yang enam tahun lebih tua darinya itu karena isterinya lebih sering mengeluh capek saat tiba di rumah pada malam hari.

Rahasia ayah-anak tiri yang tersimpan rapi ini tidak dapat dicium oleh mama, tetangga, serta para gurunya karena R dikenal sebagai anak yang tidak terlalu dekat dengan tetangga. (*)