Pengacara Muda Asal NTT yang Siap Go Internasional

Foto: Dok.MarjinNews


Nama Yulius Benyamin Seran, S.H memang belum masuk dalam urutan pengacara senior di Bali. Namun, sederetan kasus heboh yang melibatkan orang asing sudah dilahapnya dan tuntas.

Benyamin mengawali karirnya sebagai seorang in-house counsul pada sebuah perusahaan milik orang Italy di kawasan Seminyak, Kuta sejak masih kuliah semester akhir hingga hari ini setelah Benyamin disumpah dan dilantik menjadi Advokat pun Benyamin masih dipercaya untuk menjadi konsultan hukum tetap pada perusahaan tempat ia belajar menjadi pribadi yang kuat tersebut.

Berbekal pengalaman sebagai inhouse counsul itu Benyamin kemudian pernah dipercaya memegang jabatan tertinggi di sebuah Perusahaan Modal Asing (PT. PMA) di Ubud, Gianyar, Bali.

Pria kelahiran Atambua, NTT ini memilih berkiprah sebagai corporate lawyer, yang lebih banyak menangani permasalahan hukum perusahaan milik warna negara asing (WNA) di pulau Dewata, Bali.

Pimpinan Kantor Hukum Tarik Law Firm di Renon, Denpasar ini memiliki tekad dan semangat yang besar untuk menjadi seorang pengacara semenjak duduk di bangku SMA. Menurut penuturannya, ia tertarik dan terobsesi dengan dunia hukum ketika sering melihat pengacara Ruhut Sitompul di televisi. Hingga dirinya waktu duduk di bangku kuliah dipanggil Ruhut Situmpul oleh teman-temannya karena mengikuti gaya pengacara dengan julukan si raja minyak asal Batak itu yakni memiliki kuncir rambut.

Kiprah Benyamin Seran di dunia praktek hukum ternyata sudah digelutinya semenjak semester akhir di bangku kuliah. Sejak saat itu dirinya beberapa kali bergabung bersama tim hukum dari kantor advokat Erwin Siregar S.H,. M.H, bergabung bersama pengacara papan atas di Pulau Bali yang sukses membela Corby “The Queen Of Mariyuana” menambah kepercayaan diri Benyamin untuk melangkah pasti menjadi seorang pengacara hari ini.

Salah satu nasihat dari Bang Erwin Siregar yang selalu diingatnya adalah “ingat Ben, tangani masalah hukum itu harus total, tidak boleh setengah setengah karena nasib klien ada di tangan kita,” tutur Benyamin Seran meniru ucapan Bang Erwin Siregar.

Rupanya, nasihat itu dicatat dengan baik dan ketika dirinya telah memimpin kantor Advokat di kawasan Renon, nasihat ini selalu ditanamkan dalam hati dan pikirannya dengan tidak membeda bedakan klien ataupun bayaran. Menangani kasus secara probono pun harus “total”.
Benyamin Seran bersama Pengacara Senior Erwin Siregar S.H,. M.H.
Perjalanan karir dari pengacara muda asal NTT ini amat berliku. Sejak kuliah semester awal ia sudah bekerja serabutan di sebuah Artshop di kawasan pariwisata Seminyak, melihat kemampuan berkomunikasi yang baik serta kepribadian Benyamin yang jujur sang pemilik artshop pun mengalihkan posisi Benyamin dari pekerja serabutan ke bagian marketing.

Berselang beberapa bulan Benyamin diminta oleh Bosnya untuk memeriksa semua pembukuan dalam satu tahun terakhir yang berisi laporan penjualan dan laporan keuangan. Meski Benyamin masih awam mengenai akuntansi namun sungguh diluar dugaan sang Majikan, ternyata hasil audit yang dilakukan oleh Benyamin persis bersesuaian dengan dugaan atau kecurigaan sang Majikan tentang apa yang terjadi selama ini.

Perlahan tapi pasti, Benyamin pun semakin dipercaya oleh sang Majikan menjadi Manager Personalia di tempat ia bekerja. Benyamin tidak menyangka kejujuran yang ia tanamkan sejak awal bekerja telah mengantarkan menjadi pengacara sekaligus konsultan hukum tetap bagi sang Majikan yang sudah seperti keluarga sendiri sampai dengan hari ini.

Menamatkan pendidikan hukum pada Fakultas Hukum UNMAS Denpasar (2009), sempat pulang kampung karena diminta oleh orang tuanya untuk ikut tes Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD)di Kabupaten Belu, NTT tempat kelahirannya.

Namun nasib untuk menjadi Apratur Sipil Negara (ASN) nampaknya tidak berpihak kepada Benyamin Seran, awal Januari 2010 pengumuman tes seleksi CPNSD Benyamin dinyatakan tidak lulus.

Tidak butuh waktu lama bagi Benyamin Seran untuk menghadapi kenyataan itu, pada saat itu juga dirinya langsung memutuskan untuk merantau kembali ke Pulau Bali yang telah memberikanya gelar sarjana hukum. Berbekal tekad dan mimpi besar, Benyamin membawa satu tas berisi pakaian dan makanan ringan buatan Ibunya untuk dimakan dalam pejalanan serta uang saku seadanya merantau ke Bali dengan menumpang bus dari Atambua ke Kupang. Setibanya di Kupang, cuaca dilaporkan tidak baik bagi pelayaran sehingga jadwal keberangkatan ditunda sampai cuaca dinyataka aman untuk berlayar. Dua hari bermalam di Kupang tanpa kepastian akhirnya Benyamin bersama teman seperjuangannya “Rudi Parman” melanjutkan menumpang Kapal Laut (AWU) dari pelabuhan Teno Kupang menuju pelabuhan Benoa, Bali dengan cuaca yang kurang bersahabat.

Sesampai di Bali dirinya langsung bergabung bersama kantor hukum SNA milik Doktor Simon Nahak, SH.MH. Di kantor hukum SNA inilah jalan untuk menjadi pengacara mulai terbuka. Salah satu kebaikan dari seniornya Doktor Simon Nahak adalah ketika Sang Doktor mendaftarkan Benyamin untuk mengikuti Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) yang diselenggarakan oleh PERADI pimpinan Dr. Otto Hasibuan yang pada waktu itu bekerja sama dengan Universitas Warmadewa Denpasar, waktu itu yang bayar uang pendaftaran PKPA adalah Doktor Simon Nahak, kenang Benyamin Seran.

Jika di awal tahun 2010 ia gagal masuk PNS di Belu, ternyata di akhir tahun yang sama Benyamin Seran lulus ujian advokat PERADI pada keikutsertaan Ujian Profesi Advokat (UPA) yang pertama, saat itu dirinya baru menginjak usia 26 tahun.
Yulius Benyamin Seran saat Bersama Mr.Mario dan Mr.Gleen, Pendiri Karma Project. (Client)
Berkat kerja keras dan kejujurannya, kemudian dia dipercaya menduduki jabatan tertinggi di sebuah Perusahaan Modal Asing (PMA) di Ubud. Menjadi  direktur di perusahan Benyamin bertanggungjawab langsung kepada pemegang saham (pemilik) perusahaan.

Nampaknya, menjadi direktur di perusahaan tersebut relasi Benyamin Seran untuk berkenalan dengan orang asing semakin hari bertambah. Alhasil mayoritas kliennya saat ini ialah warga negara asing.

Menjadi pengacara orang asing menurutnya sangat menantang. Disamping harus menguasai bahasa asing, juga harus bisa memberi pemahaman yang baik dan tepat sebab mereka datang dari negara yang sistem hukumnya berbeda. Menurutnya, lebih banyak mempelajari istilah hukum akan menjadi mudah.

Salah satu kesan positif yang didapat ketika menjadi pengacara orang asing kata Benyamin Seran ialah ketika perkaranya berhasil, orang asing tersebut akan ngomong kemana-mana. Dan teman-teman atau relasinya mereka akan merekomendasikan pengacara yang sudah sukses membela kasus mereka.
Tidak heran sebagian besar kliennya adalah warga negara asing.

Di antara sederet klien WNA yang pernah dibelanya ada nama Heather Lois Mack,
terpidana wanita di Lapas Kerobokan Bali yang menjadi primadona di lingkungan narapidana wanita.
Benyamin Seran saat mendampingi Heather Lois Mack, terpidana asal USA yang terkenal dengan kasus “The Suitcase Murder”  di Hotel St. Regis Nusa Dua, Bali pada 2014 silam.
Kasus Heather Lois Mack bagi Benyamin Seran adalah kasus yang amat sukar karena mempertahankan hak asuh anaknya.

Menurutnya, kasus tersebut dikatakan langkah karena perkaranya disidangkan di pengadilan di Chicago Amerika Serikat tentang hak asuh anak. Akhirnya, anak dari terpidana itupun berhasil dipertahankan dan kini masih berada di Indonesia.

Benyamin Seran saat mendampingi Mr. Otty ayah biologis baby J asal Austria di Polda Bali pada awal 2018.

Direktur Tarik Law Firm ini selalu tampil elegan, cara penyampaian komunikasi yang santun dengan suara yang lantang sudah menjadi ciri khasnya.
Benyamin Seran saat mendampingi ayah biologis baby J dari Austria di Polda Bali pada awal 2018.
Direktur Tarik Law Firm ini selalu tampil elegan, cara penyampaian komunikasi yang santun dengan suara yang lantang sudah menjadi ciri khasnya.

Menurutnya, seorang Advokat itu harus memiliki relasi yang kuat. Oleh karenanya, kemampuan membangun komunikasi yg baik adalah keharusan. Dengan komunikasi yang baik sebuah relasi akan terjalin. Tidak sampai disitu saja, relasi yang sudah terjalin tersebut pun harus di pertahankan.
Dirinya juga menuturkan, kantor hukum yang dipimpinnya sudah memiliki MoU kerja sama dengan advokat senior yang sudah cukup makan garam di dunia praktik peradilan di Indonesia yakni Petrus Balapatyona, S.H,. M.H,. CLA di Jakarta.

Petrus Balapatyona sendiri adalah pengacara papan atas Indonesia yang sangat dikenal luas oleh masyakarat. Salah satu kasus menarik yang pernah ditangani adalah ketika Petrus Balapatyona membela Ratna Sari Dewi Soekarno atau dikenal dengan nama Dewi Soekarno, istri Presiden pertama Republik Indonesia kelahiran Tokyo, 6 Februari 1940.
Bersama Orang tua Gek Candra, balita asal Sidemen Karangasem, yang kasusnya masih misterius hingga kini
Bagi Benyamin Seran, sukses itu bukan soal materi belaka, tapi soal spirit untuk menjadi lebih baik. Sukses bukan soal hari esok harus lebih baik, tapi soal hari ini harus berbuat baik.

Sukses bukan hanya soal puas akan pencapaian hari ini, tapi soal hingga akhir hayat nanti karya nyata apa yang sudah dibuat.

Penulis: Remigius Nahal

COMMENTS

Name

Artikel,140,Bali,111,Bedah Buku,1,Ben Senang Galus,1,Bencana Alam,1,Berita,146,Bhineka,2,BNI,1,Bola,2,bom,1,Bom Bunuh Diri,4,Borong,3,BPJS,1,Budaya,41,Bung Karno,1,Bunuh Diri,3,Bupati Mabar,1,Camilian,1,Cerpen,175,Chelsea Islan,1,Chiristian Rotok,1,Daerah,532,Daerah. Riau,1,Dana Desa,1,Dari Kami,2,Demokrasi,22,Denpasar,18,Desa,2,Destinasi,1,Diaspora,2,Dilan,4,Donny Isman,1,DPR RI,4,E-KTP,4,Editorial,34,Ekonomi,5,Ekspresi,1,Ende,6,Entrepreneur,1,Feature,36,festival Komodo,2,Film,7,Filsafat,2,Fitur,1,Flobamora Cup,1,Flores,11,Focus Discussion,4,FPI,1,Gantung diri,2,Gaya,1,gaya hidup,4,Gedged,1,Gempa,7,Gereja,3,Gereja Katolik,3,Gerindra,1,GMKI,1,GMNI,3,Golkar,1,Gusti Dulla,1,HAM,1,Hand Phone,1,Hari Buruh,2,hari buruh internasional,1,Hari Perempuan Internasional,1,Hiburan,25,HMPCK,1,Hoax,2,hukum,62,Human Trafficking,4,IBT Expo,1,Idul Fitri,1,IJM,1,IKEMAS CUP,7,Imlek,1,Indonesia,1,Indonesian Idol,8,Inspirasi,13,Internasional,16,Internet,2,Investasi,1,Iriana Jokowi,1,Ivan Nestorman,1,IYC Jatim,1,Jabar,1,JAD,1,Jakarta,5,Jatim,3,Jawa Tengah,1,Jawa Timur,1,JK,1,Jogyakarta,2,Jokowi,18,JRUK Sumba,2,jurnal Terbaru,1,jurnalistik,3,Kalimantan,5,Kampanye,2,Kampus,3,Kapolri,1,Kar. Ilmiah,4,Karanganyar,1,Karya Sastra,273,KDRT,1,Keagamaan,7,kebakaran,4,Kebangsaan,1,kebudayaan,2,kecelakaan,2,Kecelakaan Lalu Lintas,2,Kediri,2,Kejadian. Jakarta,1,kejahatan,2,Kemahasiswaan,2,Kemanusiaan,62,kemenkominfo,1,Kemiskinan,2,kepala daerah,1,Kepemuaan,5,Kepemudaan,154,kepemudan,8,kerohanian,2,Kesehatan,8,Ketahanan Nasional,1,KNPI,2,Komodo,9,Komunikasi,1,Komunitas,5,Koperasi,1,Korban,1,Korupsi,60,KPK,12,KPU,1,Kreatif,1,Kriminal,51,Kritik Sastra,4,Kupang,24,Labuan Bajo,51,Lakalantas,9,Larantuka,1,Lembata,2,Lifestyle,6,Lingkungan Hidup,15,Literasi,14,lombok,1,LP Cipinang,1,Luar Negeri,4,Mahasiswa,41,Makanan Khas,1,Makasar,6,Makassar,4,Malang,3,Manggarai,112,Manggarai Barat,20,Manggarai Timur,24,Marianus Sae,1,Marion Jola,3,Masalah Rokok,1,Masyarakat,1,Mataram,2,Maumere,7,Media,2,Media Sosial,3,Medsos,2,Mendikbud,3,Menkominfo,1,Milenials,52,Motang Rua,1,Muda Petani,1,musik,1,Narkoba,8,Nasional,275,Natal,19,Ngada,7,Novanto,2,Novel,16,NTT,199,Nyepi,2,Olahraga,11,Opini,400,Orang Muda,15,Otomotif,1,OTT,2,Papua,15,Pariwisata,26,Partai Politik,25,Pasangan,16,Paskah,2,pelajar,2,Pembangunan,5,pemerkosaan,1,Pemilu,17,Pemuda,3,Pencurian,2,Pendidikan,89,Penerbangan,4,penyanyi,1,Peradi,1,Perdamaian,1,Perempuan,20,Perindo,1,Peristiwa,1026,Peritiwa,2,Pers,3,Perzinahan,1,Petani,1,Piala Dunia,1,Piala Oscar,1,pileg 2019,1,Pilgub,41,Pilkada,102,Pilpres 2019,23,PKRI,1,PKS,1,PMII,1,PMKRI,22,PMKRI Bogor,1,Pmkri Jogja,1,Poco Ranaka,1,Pojok Redaksi,34,Polisi,25,politik,90,Politikus,6,POLRI,5,PP PMKRI,1,Pristiwa,31,Prosa,1,PSK,1,Puisi,84,Puteri Indonesia,2,Radikalisme,1,Ratna Sarumpaet,4,Refleksi,15,reformasi,1,Regional,6,Religi,2,Remaja,1,Rensi Ambang,1,Riau,1,Ricuh,1,Rindu,1,Risma,1,Rizieq Shihab,7,Rote Ndao,1,Ruteng,26,RUU,1,Sabu,1,Sail Komodo,1,Sajak,9,Sam Aliano,1,Sastra,3,Sejarah,2,Sekilas Info,23,seleb,1,Selebritas,18,Sidoarjo,1,situs pornografi,1,Somasi,1,Sosial,3,Sosial Politik,1,Sosok,18,Sospol,39,Start Up,1,Suara Muda,44,Sumba,8,Surabaya,36,Tahun Baru,9,Tahun Baru. Remigius Nahal,1,Tarakan,1,Tata Kota,1,Teknologi,11,Tentang Mereka,43,Tenun Manggarai,1,Terorisme,16,Terorismes,4,TKI,4,TNI,1,TNK,1,Togar Situmorang,7,Tokoh,17,Tol Laut,1,Toleransi,2,Tour Jurnalistik,1,traveling,9,UNITRI-Malang,1,Unwira,1,UU MD3,7,Valentine,2,Viral,4,Wisata,4,Wisuda,1,WNA,1,
ltr
item
Muda Membaca Dunia: Pengacara Muda Asal NTT yang Siap Go Internasional
Pengacara Muda Asal NTT yang Siap Go Internasional
https://1.bp.blogspot.com/-XFwbLCafbzc/W0nMyKdwEUI/AAAAAAAABoU/IFaDpJukcCEZTzpsz-m1I8ZHKen2mHyHgCLcBGAs/s320/IMG-20180714-WA0006.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-XFwbLCafbzc/W0nMyKdwEUI/AAAAAAAABoU/IFaDpJukcCEZTzpsz-m1I8ZHKen2mHyHgCLcBGAs/s72-c/IMG-20180714-WA0006.jpg
Muda Membaca Dunia
http://www.marjinnews.com/2018/07/pengacara-muda-asal-ntt-yang-siap-go.html
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/2018/07/pengacara-muda-asal-ntt-yang-siap-go.html
true
971126874416220402
UTF-8
POSTINGAN LAIN Not found any posts LAINNYA Selengkapnya Reply Cancel reply Delete Oleh Home PAGES Kiriman Baca Semua Rekomendasi untuk Anda LABEL ARCHIVE CARI Semua Kiriman Tidak Ditemukan Apa yang Anda Cari Back Home Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 Jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Pengikut Ikuti THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy