Mengenal Dellie Threesyadinda, Pemanah Darah Surabaya yang Siap Berlaga di Asian Games 2018
Cari Berita

Mengenal Dellie Threesyadinda, Pemanah Darah Surabaya yang Siap Berlaga di Asian Games 2018

MARJIN NEWS
22 July 2018

Dellie Threesyadinda ketika diajak berswafoto oleh tamu udangan pelantikan pengurus DPD KNPI Jawa Timur pada Sabtu (21/7/2018) sore. (Foto: AA/MN)
Feature, marjinnews.com - Di tengah riuh rendah para tamu undangan dalam acara pelantikan DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Jawa Timur pada Sabtu (21/7/2018) yang berebut untuk berswafoto bersama Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi yang turut hadir dalam acara Count Down Asian Games 2018 itu ada sesosok tidak asing bagi kami awak media. Yah.. dia adalah Dellie Threesyadinda salah atlet penahan asal Surabaya yang akan mewakili Jawa Timur dalam ajang bergensi empat tahunan itu.

Sekilas Dellie tampak biasa-biasa saja. Berkostum bercorak merah putih dengan beberapa anak panah menggantung di pinggang, ia berlari kecil memenuhi panggilan pemandu acara untuk naik ke atas panggung menemani Menpora yang baru saja menyampaikan sambutan dalam acara tersebut. Semua orang bertepuk tangan, ribuan pasang mata tertuju kepada perempuan berusia 28 tahun itu. Menemaninya berlari beberapa orang dengan gesit memasang posisi terbaik untuk memotret sang bintang.

Usai mendapat panah dari Menpora, aksi Dellie ternyata tidak hanya sampai di situ. Ia kemudian diminta menunjukkan kemampuannya untuk membidik maskot Asian Games yang berada di puncak tiang jauh panggung dengan jarak sekitar 100 meter lebih. Diringi musik yang menghentak dia berhasil dengan mudah membidik keduanya tanpa melakukan kesalahan sedikitpun. Menurut informasi yang didapat marjinnews.com, Dellie adalah favorit peraih medali emas di bidangnya.

Siapa Dellie sebenarnya?
Usai menunjukkan aksinya di hadapan Menpora dan semua tamu undangan, kami pun mendapat kesempatan untuk mewawancarai Dellie sebelum beranjak dari Jatim Expo Convetion tempat kegiatan itu.

Kepada marjinnews.com Dellie menjelaskan bahwa dia sudah mulai berlatih panahan sejak dirinya berusia sekitar 5 tahun. Hal tersebut tidak lepas dari peran ibu yang memperkenalkanya kepada busur sejak dini. Wanita kelahiran 12 Mei 1990 itu merupakan anak dari Lilies Handayani, atlet panahan Indonesia paling berprestasi di tahun 1980-an. Bersama Nurfitriyana Saiman dan Kusuma Wardhani, ibunya pernah sukses mempersembahkan medali perak di Olimpiade Seoul 1988 dari nomor beregu putri. Hal ini membuat Dellie begitu sangat termotivasi hingga berhasil meraih tiga medali emas dalam kejuaraan parajunior ketika usianya masih berusia tujuh tahun.

Dellie Threesyadinda saat ini tengah menduduki peringkat ke 63 dunia sebagai atlet panahan. Dia sudah meraih medali perak di Kejuaraan Dunia Panahan 2007 dan perunggu di Kejuaraan Dunia Panahan 2016. Mahasiswi fakultas hukum itu juga sukses meraih emas di Asian Grand Prix 2013 dan perunggu Asian Grand Prix 2011.

Untuk diketahui Asian Games 2018 atau ajang olimpiade olahraga terbesar se-Asia ini akan diselenggarakan di Indonesia pada tanggal 18 Agustus - 2 September mendatang. Rencananya pertandingan akan digelar di dua kota yaitu Jakarta dan Palembang, serta beberapa tempat sebagai pendukung yang tersebar di provinsi Jawa Barat dan Banten. Sebanyak 40 cabang, terdiri dari 32 cabang olahraga olimpiade dan 8 cabang olahraga non olimpiade akan dipertandingkan. (AA/MN)