Demokrasi Berkoperasi

Koperasi dibentuk orang-orang yang berkomitmen untuk saling percaya. Kepercayaan (Trust) berarti tidak ada keragu-raguan karena relasi yang sudah dibangun sangat kuat dan erat.  (Foto: Dok. Pribadi)
Demokrasi lahir di antena bukan di jombang tentunya. Masyarakat Yunani awal merupakan manusia-manusia merdeka. Mereka berkumpul untuk membahas hal-hal yang terkait dengan kepentingan bersama dalam sebuah pertemuan tahunan dan membentuk panitia u tuk melaksanakan kerja-kerja kenegaraan.

Kehidupan yang demokratis tidak bertahan di Yunani, muncul para penguasa tiran yang membuat keputusan secara sepihak dan lebih mementingkan kekuasaan daripada kolektivisme dan partisipasi bebas warga negara. Peranan rakyat berkurang, ruang publik didominasi oleh para politisi yang lahir dari kaum bangsawan dan tuan tanah. Masyarakat dibagi ke dalam kasta sesuai dengan apa ia miliki. Hal ini oleh para filsuf dianggap sebagai sebuah kemunduran besar.

Ada beberapa penyebab mundurnya demokrasi Yunani. Pertama, perang berkepanjangan antara polis, terutama antara polis Sparta dan Athena. Dalam sejarah, Yunani pernah diserang oleh kerajaan  Persia, sebuah kerajaan yang paling disegani pada saat itu. Namun serangan ini gagal karena orang -orang Yunani mau bersatu dan mempertahankan kemerdekaannya. Setelah kemenangan negara-negara kota yang membentuk Yunani saling berperang dan mengorbankan banyak sumber daya.

Kedua, bangkitnya kembali kaum aristokrasi lama mengambil alih kekuasaan dewan negara di Athena sehingga meskipun Dewan ini ada, tidak lebih dari  rekayasa kaum aristokrasi saja.

Ketiga, hilangnya semangat kebersamaan diantara Polis-polis sehingga mengendurkan rasa saling percaya.

Terbentuknya demokrasi Yunani dilatarbelakangi oleh visi yang sama dalam setiap benak masyarakatnya yaitu kemerdekaan, kesetaraan, dan persatuan. Tiga nilai ini juga sejatinya menjadi semangat dasar organisasi koperasi sekaligus menjadi landasan ideologisnya. Dalam perkembangannya, ada tiga komponen utama yang terkait dengan hidup matinya koperasi.

Pertama, People. Koperasi dibentuk orang-orang yang berkomitmen untuk saling percaya. Kepercayaan (Trust) berarti tidak ada keragu-raguan karena relasi yang sudah dibangun sangat kuat dan erat.  Sebuah penelitian yang dilakukan di beberapa negara membuktikan ada tiga komponen utama untuk membangun  trust antara para anggota koperasi. yaitu pertemuan yang intens, sharing pengalaman, dan bekerja bersama. Singkatnya, interaksi positif yang terjadi terus menerus antara sesama anggota berpengaruh pada terbentuknya rasa saling percaya.

Kedua, vission atau visi. Secara harafiah, visi berarti tujuan. Tentu kita semua punya tujuan secara pribadi, setidak-tidaknya segala tindakan kita di gerakan oleh visi atau maksud tertentu. Begitu pun halnya dengan koperasi. Organisasi ini pasti didirikan oleh orang-orang yang punya visi yang sama, punya keprihatinan yang sama terhadap situasi tertentu, kemiskinan misalnya.

Visi menjadi perangkat nilai yang memandu perilaku organisasi koperasi. Atau bisa juga disebut sebagai gagasan acuan atau motif. Dalam istilah ekonomi, kata visi sendiri kurang begitu familier kata yang sering digunakan adalah motif ekonomi.

Motif ekonomi terdiri dari dua bentuk, motif yang datang dari dalam diri individu dan motif yang datang dari luar individu. Motif internal asumsi dasarnya ialah individu memiliki kecenderungan untuk mengambil tindakan yang tidak merugikan dirinya sendiri. Sementara motif eksternal, individu dipengaruhi lingkungan dari luar dirinya untuk mengambil suatu tindakan hal ini termasuk motif sosial.

Tepatnya di sinilah peran koperasi sebagai jembatan antara kehendak ekonomi individu dan tujuan ekonomi komunitas. Artinya, koperasi tidak mengorbankan nilai dasar pribadi anggotanya yang tidak mau rugi hanya karena kepentingan komunitas, dan sebaliknya  individu tidak mengurangi keuntungan komunitas lantaran kepentingannya sendiri. Relasi yang terjalin dalam koperasi bersifat mutualisme (saling bergantung satu sama lain). 

John Rawls dalam bukunya A Theory of Justice menerjemahkan situasi saling menguntungkan ini merupakan bentuk Keadilan sebagai fairness. “Sebuah masyarakat yang memenuhi prinsip-prinsip keadilan sebagai fairness menjadi dekat dengan sebuah masyarakat skema sukarela, sebab ia memenuhi prinsip-prinsip di mana orang-orang yang bebas dan setara bisa setuju dalam situasi yang fair. Dalam pengertian ini, para anggotanya adalah otonom dan kewajibannya mereka anggap sukarela.” (John Rawls)

Faktor penentu ketiga ialah modal. Koperasi merupakan sebuah organisasi  terlembaga atau bisa juga disebut sebagai rumah tangga produsen dengan produk berupa jasa layanan. Terkait dengan posisinya sebagai badan usaha maka ada tiga komponen modal yang diperlukan sebagai motor gerakan. Pertama, tenaga kerja (lebour).

Selain profesionalitas, yang diperlukan oleh tenaga kerja koperasi ialah kesadaran (awernes). Inilah bedanya seorang karyawan koperasi dengan tenaga kerja usaha lainnya. Ia tidak hanya bekerja untuk memenuhi target segelintir pemodal, ia juga harus memastikan bahwa hasil dari kerja-kerja koperasi meningkatkan kesejahteraan semua anggota secara fairness (adil).

Jadi seorang karyawan koperasi adalah katalisator kesejahteraan antara anggota. Dengan kata lain, karyawan koperasi ialah orang yang bekerja secara sukarela (tidak dalam arti tidak digaji) untuk mendistribusikan kesejahteraan dan juga mengembangkan kesadaran anggota. Tantangan yang dihadapi oleh gerakan koperasi saat ini ialah minat masyarakat yang kurang pada gerakan koperasi dan logika instrumental pembangunan yang menempatkan koperasi sebagai sektor yang terpinggirkan. Orang bergabung dengan koperasi karena mudah mendapatkan dana yang murah.

Bentuk modal yang kedua  ialah uang atau cash flow . Aspek Financial dalam menjalankan lembaga koperasi berpengaruh pada tingkat kepercayaan anggota. Dalam hal ini liquiditas sangat penting, hal ini bukan soal untung rugi tetapi bagaimana ketersediaan dana bisa selalu dimiliki oleh koperasi.

Ketiga ialah instrumen modal teknologi. Perkembangan teknologi yang begitu pesat dan cepat merupakan ciri yang melekat pada abad 21. Perubahan yang diakibatkan oleh revolusi teknologi membawa dampak yang positif jika koperasi mampu menyesuaikan diri dengan peradaban yang penuh dengan perubahan ini.

Perlu dicatat bahwa pergeseran model transaksi keuangan dan jasa pelayanan lewat dunia maya menjadi gambaran pasar masa depan bagi koperasi. Pada sisi lain, koperasi perlu mengembangkan model pelayanan yang lebih menyentuh rasa kemanusiaan para anggotanya.

Sinergisitas antara tiga komponen utama (people, vision, dan capital) sangat penting dalam mendukung terbentuknya koperasi yang demokratis. Selama ini hampir semua koperasi terjebak dan asyik dengan gaya transaksional. Beberapa koperasi bahkan bisa melakukan ekspansi ke tempat lain karena terjadi penumpukan modal. Kondisi ini mungkin optimal dari sisi bisnis tapi bisa saja minim substansi.

Akibatnya lembaga dan karyawan semakin sejahtera sementara para anggotanya tidak pernah mencapai kesadaran politis sebagai manusia yang terdidik karena berkoperasi. Sudah saatnya berbenah, mulai merubah cara pandang, ingat koperasi tidak untuk berkompetisi tetapi untuk berkooperatif.

Oleh: Stenly Jemparut
Aktivis Koperasi CU Tirta Dana, Surabaya

COMMENTS

PUISI$type=carousel$sn=0$cols=3$va=0$count=5

POJOK REDAKSI$type=grid$count=3$m=0$sn=0$rm=0

Name

Artikel,140,Bali,115,Bedah Buku,1,Ben Senang Galus,1,Bencana Alam,1,Berita,154,Bhineka,2,BNI,1,Bola,2,bom,1,Bom Bunuh Diri,4,Borong,3,BPJS,1,Budaya,41,Bung Karno,1,Bunuh Diri,3,Bupati Mabar,1,Camilian,1,Cerpen,180,Chelsea Islan,1,Chiristian Rotok,1,Daerah,567,Daerah. Riau,1,Dana Desa,1,Dari Kami,3,Demokrasi,22,Denpasar,18,Desa,2,Destinasi,1,Diaspora,2,Dilan,4,Donny Isman,1,DPR RI,4,E-KTP,4,Editorial,36,Ekonomi,5,Ekspresi,1,Ende,6,Entrepreneur,1,Feature,36,festival Komodo,2,Film,7,Filsafat,2,Fitur,1,Flobamora Cup,1,Flores,11,Focus Discussion,4,FPI,1,Gantung diri,2,Gaya,1,gaya hidup,8,Gedged,1,Gempa,6,Gereja,3,Gereja Katolik,3,Gerindra,1,GMKI,1,GMNI,3,Golkar,1,Gusti Dulla,1,HAM,1,Hand Phone,1,Hari Buruh,2,hari buruh internasional,1,Hari Perempuan Internasional,1,Hiburan,26,HMPCK,1,Hoax,2,hukum,59,Human Trafficking,4,IBT Expo,1,Idul Fitri,1,IJM,1,IKEMAS CUP,7,Imlek,1,Indonesia,1,Indonesian Idol,8,Inspirasi,15,Internasional,16,Internet,2,Investasi,1,Iriana Jokowi,1,Ivan Nestorman,1,IYC Jatim,1,Jabar,1,JAD,1,Jakarta,5,Jatim,3,Jawa Tengah,1,Jawa Timur,1,JK,1,Jogyakarta,2,Jokowi,18,JRUK Sumba,2,jurnal Terbaru,1,jurnalistik,3,Kalimantan,5,Kampanye,2,Kampus,3,Kapolri,1,Kar. Ilmiah,4,Karanganyar,1,Karya Sastra,276,KDRT,1,Keagamaan,7,kebakaran,4,Kebangsaan,1,kebudayaan,2,kecelakaan,2,Kecelakaan Lalu Lintas,2,Kediri,2,Kejadian. Jakarta,1,kejahatan,2,Kemahasiswaan,2,Kemanusiaan,62,kemenkominfo,1,Kemiskinan,2,kepala daerah,1,Kepemuaan,5,Kepemudaan,156,kepemudan,8,kerohanian,2,Kesehatan,8,Ketahanan Nasional,1,KNPI,2,Komodo,9,Komunikasi,1,Komunitas,5,Koperasi,1,Korban,1,Korupsi,60,KPK,12,KPU,1,Kreatif,1,Kriminal,51,Kritik Sastra,4,Kupang,24,Labuan Bajo,51,Lakalantas,9,Larantuka,1,Lembata,2,Lifestyle,6,Lingkungan Hidup,15,Literasi,14,lombok,1,LP Cipinang,1,Luar Negeri,5,Mahasiswa,42,Makanan Khas,1,Makasar,6,Makassar,4,Malang,3,Manggarai,112,Manggarai Barat,20,Manggarai Timur,24,Marianus Sae,1,Marion Jola,3,Masalah Rokok,1,Masyarakat,1,Mataram,2,Maumere,7,Media,2,Media Sosial,3,Medsos,2,Mendikbud,3,Menkominfo,1,Milenials,60,Motang Rua,1,Muda Petani,1,musik,1,Narkoba,8,Nasional,287,Natal,19,Ngada,7,Novanto,2,Novel,16,NTT,239,Nyepi,2,Olahraga,11,Opini,414,Orang Muda,15,Otomotif,1,OTT,2,Papua,15,Pariwisata,26,Partai Politik,25,Pasangan,19,Paskah,2,pelajar,2,Pembangunan,5,pemerkosaan,1,Pemilu,17,Pemuda,3,Pencurian,2,Pendidikan,89,Penerbangan,4,penyanyi,1,Peradi,1,Perdamaian,1,Perempuan,20,Perindo,1,Peristiwa,1113,Peritiwa,2,Pers,3,Perzinahan,1,Petani,1,Piala Dunia,1,Piala Oscar,1,pileg 2019,1,Pilgub,41,Pilkada,102,Pilpres 2019,23,PKRI,1,PKS,1,PMII,1,PMKRI,22,PMKRI Bogor,1,Pmkri Jogja,1,Poco Ranaka,1,Pojok Redaksi,36,Polisi,25,politik,90,Politikus,6,POLRI,5,PP PMKRI,1,Pristiwa,31,Prosa,1,PSK,1,Puisi,87,Puteri Indonesia,2,Radikalisme,1,Ratna Sarumpaet,4,Refleksi,15,reformasi,1,Regional,6,Religi,2,Remaja,1,Rensi Ambang,1,Riau,1,Ricuh,1,Rindu,1,Risma,1,Rizieq Shihab,7,Rote Ndao,1,Ruteng,26,RUU,1,Sabu,1,Sail Komodo,1,Sajak,9,Sam Aliano,1,Sastra,3,Sejarah,2,Sekilas Info,23,seleb,1,Selebritas,19,Sidoarjo,1,situs pornografi,1,Somasi,1,Sosial,3,Sosial Politik,1,Sosok,19,Sospol,39,Start Up,1,Suara Muda,64,Sumba,8,Surabaya,36,Tahun Baru,9,Tahun Baru. Remigius Nahal,1,Tarakan,1,Tata Kota,1,Teknologi,11,Tentang Mereka,46,Tenun Manggarai,1,Terorisme,16,Terorismes,4,TKI,4,TNI,1,TNK,1,Togar Situmorang,7,Tokoh,17,Tol Laut,1,Toleransi,2,Tour Jurnalistik,1,traveling,10,UNITRI-Malang,1,Unwira,1,UU MD3,7,Valentine,2,Viral,3,Wisata,5,Wisuda,1,WNA,1,
ltr
item
MARJINNEWS.COM: Demokrasi Berkoperasi
Demokrasi Berkoperasi
Koperasi dibentuk orang-orang yang berkomitmen untuk saling percaya. Kepercayaan (Trust) berarti tidak ada keragu-raguan karena relasi yang sudah dibangun sangat kuat dan erat.
https://4.bp.blogspot.com/-8sab4WlYMqc/W0sD-QAuWUI/AAAAAAAABsU/w1ySh2cPMfskdCgfoaNnHGTKinu6J6O6wCLcBGAs/s320/20180411_081924.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-8sab4WlYMqc/W0sD-QAuWUI/AAAAAAAABsU/w1ySh2cPMfskdCgfoaNnHGTKinu6J6O6wCLcBGAs/s72-c/20180411_081924.jpg
MARJINNEWS.COM
http://www.marjinnews.com/2018/07/demokrasi-berkoperasi.html
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/2018/07/demokrasi-berkoperasi.html
true
971126874416220402
UTF-8
POSTINGAN LAIN Not found any posts LAINNYA Selengkapnya Reply Cancel reply Delete Oleh Home PAGES Kiriman Baca Semua Rekomendasi untuk Anda LABEL ARCHIVE CARI Semua Kiriman Tidak Ditemukan Apa yang Anda Cari Back Home Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 Jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Pengikut Ikuti THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy
close