Aku dan Hari Ini

Aku tidak pernah ingin mati. Aku ingin terus hidup untuk mendapatkan hasil dari semua kesabaranku selama ini (Foto: Instagram/Ditha.ph) ...

Aku tidak pernah ingin mati. Aku ingin terus hidup untuk mendapatkan hasil dari semua kesabaranku selama ini (Foto: Instagram/Ditha.ph)
Aku menulis hari ini untuk menceritakan segala keluh kesahku. Ketika aku tidak dapat berkata apa pun, setidaknya aku masih bisa menulis. Mereka yang melihatku tertawa tidak pernah tau lukaku. Ah, setiap orang pun seperti itu. Bersembunyi di balik topeng kebahagiaan. Atau bersembunyi dari orang-orang sekali pun jika tak sanggup untuk berdusta.

Umurku 19 tahun dan aku benar-benar sudah mengalami banyak hal. Aku tertawa, aku tersenyum, menangis, menyayangi dan membenci. Tidak, lebih dari semua itu. Aku sampai pada titik dimana aku akan benar-benar memegang kendali terhadap seluruh perasaanku.

Hidup selalu bilang untuk tegar dan tidak menyerah. Manusia berusaha sekuat tenaga mereka untuk ,mencari sumber kekuatan agar tetap memiliki alasan untuk hidup. Termasuk kita. Termasuk aku.

Aku tidak pernah ingin mati. Aku ingin terus hidup untuk mendapatkan hasil dari semua kesabaranku selama ini.

Namun dalam setiap kehidupan, tidak pernah ada kata selesai.

Happy Ending yang ada di novel-novel itu hanyalah sebagian kecil dari perjalanan hidup seseorang. Ketika kita sudah sampai di satu titik, maka titik-titik yang lain menunggu. Untuk itulah ada sebuah kalimat yang mengatakan, “Akhir adalah sebuah permulaan.” atau, “The End is the true beginning”. Bahkan ketika kita mati nanti, maka kehidupan di alam baka menjadi permulaan kita.

Harusnya aku berbada di tahap kehidupan yang membahagiakan. Segala kekhawatiranku di masa lalu sudah berlalu. Tapi manusia tidak pernah mengatakan kata cukup. Aku bersyukur, aku tahu inilah nikmat kehidupan yang aku inginkan kemarin. Tapi tetap saja ada yang kurang. Ada sesuatu yang berlubang dan ada bagian yang belum terisi. Memang benar tidak ada yang sempurna. Jikalau Tuhan memberikan tawa dan senyuman menghiasi wajahku setiap hari. Maka dia jika menghadirkan luka dan tangisan dalam kesepianku.

Aku cukup bersyukur untuk segala yang kurasakan hari ini. Walaupun itu menyakitiku, setidaknya aku tidak pernah memilih untuk menyerah.

Ketika aku terluka, aku akan menghibur diriku sendiri dan bilang, “Gwaenchana.” “Semua baik-baik saja.” “Nggak papa.”. Orang-orang yang menulis kata-kata bijak kemudian disebarkan kepada semua orang. Apakah mereka sedang menghiburmu? Tidak, bodoh. Mereka sedang menghibur diri mereka sendiri. Mereka ingin semua orang tahu bahwa mereka baik-baik saja. Aku pun juga begitu.

Walaupun aku sedang terluka, aku tidak akan menyayat ulu nadiku dengan silet. Tidak akan menggantung diriku dengan tali. Atau terjun dari jembatan. Walaupun aku sedang terluka hari ini, aku yakin besok aku akan bahagia.

Semua orang harus merasakan luka jika ingin merasakan kebahagiaan yang sesungguhnya. Itu yang aku percayai.

Aku menghabiskan hidupku dengan berpikir dan membuat keputusan sendiri. Tentang terluka, melukai. Tentang dendam dan memaafkan.

Mungkin mereka yang tidak kuat akan memilih untuk lari atau pun menyerah. Tapi aku tidak. Aku akan tetap disini dan menghadapi semuanya. Ini bukan yang pertama kali, bukan juga yang terburuk.

Manusia dewasa tidak pernah tau bagaimana luka yang manusia muda rasakan. Bagi mereka sepele. Tapi untuk ukuran manusia muda bukan hal sepele. Begitu pun manusia muda. Mereka tidak pernah menyadari dan memahami luka semacam apa yang manusia dewasa rasakan. Taraf kehidupan berbeda. Seharusnya bisa saling menghargai kan?

Tapi jangan minta dikasihani. Jangan juga mau untuk dikasihani.

Kita bisa bangun dengan tenaga kita sendiri. Bukan karena kita tidak menghargai bantuan orang-orang yang mencintai kita. Tapi kita tidak harus lemah, kan? Kita tidak pernah tahu kapan kita akan sendirian lagi.

Sama seperti apa yang kita rasakan hari ini.

Jika hari ini kita bisa tertawa, nikmatilah sepuasmu. Kita tidak pernah tahu apakah besok kita akan tertawa lagi, atau kita akan menangis.

Jika hari ini kita terluka, maka tegarlah. Besok pasti Tuhan akan membuat kita tersenyum.

Manusia hidup untuk hari esok. Oleh karena itu mereka tidak pernah bahagia.

Alangkah bagusnya jika kita selalu menikmati hari ini. Esok biarlah menjadi rahasia Tuhan. Besok artinya bukan hari ini. Jangan sibuk untuk memikirkan bagaimana hari esok akan berlalu. Mari kita menikmati hari ini, untuk esok yang lebih baik. Kurasa itu cara bersyukur yang tepat.

Oleh: Bernadetha Putrinda
Penulis muda marjinnews.com, tinggal di Jember

*) Untuk mendapat tulisan-tulisan dari mahasiswi Universitas Negeri Jember ini sobat muda juga bisa mengunjungi blog pribadinya di keepinwords.wordpress.com

COMMENTS

Name

1 Tahun Berkarya,1,Agama,3,Agraria,1,Ahmad Dhani,1,Ahok,25,Aktivis,3,Alam,3,Anak,8,Anak Muda,27,Anggaran,1,Antikorupsi,1,Aparatur Negara,1,Arjen Robben,1,Artikel,230,Asmat,4,Asusila,5,Badung,9,bahasa,1,Bali,100,Bali Utara,2,Bandara Bali Utara,2,banjir,1,Bantuan CSR,1,Batam,16,BBM,1,Bedah Buku,1,Bencana Alam,2,Berita,5,Bhineka,2,BNI,1,Bola,2,bom,1,Bom Bunuh Diri,4,Borong,1,BPJS,1,Budaya,43,Buku,1,BUMN,1,Bung Karno,1,Bunuh Diri,3,Bupati Mabar,1,Camilian,1,Cerpen,144,Chelsea Islan,1,Chiristian Rotok,1,Daerah,453,Daerah. Riau,1,Dana Desa,1,Demokrasi,23,Denpasar,11,Desa,2,Destinasi,1,Diaspora,2,Dilan,4,Dilan 1990,1,Donny Isman,1,DPR RI,2,DPRD,1,E-KTP,4,Editorial,41,Edukasi,1,Ekonomi,6,Emi Nomleni,1,Ende,5,Entrepreneur,1,Feature,39,festival Komodo,2,Film,7,Filsafat,2,Fitur,1,Flobamora Cup,1,Flores,13,Focus Discussion,6,FPI,1,Gantung diri,2,Gaya,1,Gedged,1,Gempa,5,Gereja,4,Gereja Katolik,4,Gerindra,1,Gizi Buruk,1,GMKI,1,GMNI,1,Golkar,1,Gusti Dulla,1,HAM,1,Hand Phone,1,Hari Buruh,2,hari buruh internasional,1,Hari Perempuan Internasional,2,Hiburan,24,HMPCK,1,Hoax,2,hukum,45,Human Trafficking,5,Idul Fitri,1,IJM,1,IKEMAS CUP,7,Imlek,2,Indonesia,2,Indonesian Idol,11,Inspirasi,4,Internasional,15,Internet,2,Investasi,1,Iriana Jokowi,1,Ivan Nestorman,1,IYC Jatim,1,Jabar,1,JAD,1,Jakarta,9,Jatim,3,Jawa Tengah,1,JK,1,Jodoh,1,Jogyakarta,3,Jokowi,16,Jomblo,2,JRUK Sumba,2,jurnal Terbaru,1,jurnalistik,3,Kalimantan,5,Kampanye,2,Kampus,3,Kapolri,1,Kar. Ilmiah,4,Karanganyar,1,Karya Sastra,244,KDRT,1,Keagamaan,7,kebakaran,4,Kebangsaan,1,kebudayaan,2,Kecelakaan Lalu Lintas,2,Kediri,2,Kejadian. Jakarta,1,kejahatan,2,Kemahasiswaan,1,Kemanusiaan,68,kemenkominfo,1,Kemiskinan,2,kepala daerah,1,Kepemuaan,5,Kepemudaan,143,kepemudan,11,Kepri,1,kerohanian,2,Kesehatan,15,Ketahanan Nasional,1,KNPI,2,Komodo,9,Komunikasi,1,Komunitas,5,Koperasi,1,Korban,1,Korupsi,58,KPK,13,KPU,1,Kreatif,1,Kriminal,56,Kritik Sastra,4,Kupang,23,Kuta,1,Labuan Bajo,42,Lakalantas,9,langka,1,Larantuka,1,Lebu Raya,1,Lembata,2,Lifestyle,8,Lingkungan Hidup,16,Literasi,15,lombok,1,LP Cipinang,1,Madiun,1,Mahasiswa,39,Makanan Khas,1,Makasar,6,Makassar,1,Malang,3,Manggarai,86,Manggarai Barat,8,Manggarai Timur,20,Marianus Sae,1,Marion Jola,10,Masalah Rokok,1,Masyarakat,1,Mataram,2,Maumere,6,Media,2,Media Sosial,4,Medsos,3,Mendikbud,3,Menkominfo,1,Motang Rua,1,Muda Petani,1,Munir,1,musik,1,Narkoba,7,Nasional,240,Natal,19,Ngada,5,Novanto,1,Novel,15,NTT,117,Nyepi,2,Olahraga,12,Opini,344,Orang Muda,16,Otomotif,1,OTT,2,pacaran,6,Papua,21,Pariwisata,24,Partai Politik,24,Paskah,4,pelajar,2,Pembangunan,5,pemerkosaan,1,Pemilu,17,Pemuda,1,Pencurian,2,Pendidikan,88,penyanyi,1,Peradi,1,Perdamaian,1,Perempuan,23,Perindo,1,Peristiwa,864,Peritiwa,2,Perlindungan Anak,2,Pers,3,Perzinahan,1,Piala Dunia,1,Piala Oscar,1,pileg 2019,2,Pilgub,41,Pilkada,102,Pilpres 2019,22,PKRI,1,PKS,1,PMII,1,PMKRI,23,PMKRI Bogor,1,Pmkri Jogja,1,Poco Ranaka,1,Polisi,30,politik,81,Politikus,6,POLRI,6,PP PMKRI,1,Pristiwa,26,Prosa,1,PSK,1,Puisi,65,Puteri Indonesia,4,Radikalisme,1,Ratna Sarumpaet,1,Refleksi,16,reformasi,1,Regional,6,Religi,5,Remaja,2,Rensi Ambang,1,Riau,1,Ricuh,1,Risma,1,Rizieq Shihab,7,Rote Ndao,1,Ruteng,10,RUU,1,Sabu,1,Sail Komodo,1,Sajak,23,Sajam,1,Sam Aliano,1,Sastra,3,Sejarah,2,Sejarah Manggarai,1,Serial Story,1,situs pornografi,1,Somasi,1,Sosial,3,Sosial Politik,1,Sosok,3,Sospol,42,Start Up,1,Sumba,12,Surabaya,32,Tahun Baru,9,Tahun Baru. Remigius Nahal,1,Tarakan,1,Tata Kota,1,Teknologi,10,Tenun Manggarai,2,Terorisme,16,Terorismes,4,TKI,4,TNI,1,TNK,1,Tokoh,16,Tol Laut,1,Toleransi,2,Tour Jurnalistik,3,traveling,6,traveller,1,UNITRI-Malang,1,Unwira,1,UU MD3,7,Valentine,4,Viral,1,Wisuda,1,WNA,1,Yogyakarta,4,
ltr
item
Muda Membaca Dunia: Aku dan Hari Ini
Aku dan Hari Ini
https://1.bp.blogspot.com/-PWLEj51BSBk/W0RFNvnx2CI/AAAAAAAABpQ/l6PEdRe_bJwzrxFd8XLGQmDPgnwC7seFgCLcBGAs/s320/ditha%2Bputrinda%2Bmarjinnews.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-PWLEj51BSBk/W0RFNvnx2CI/AAAAAAAABpQ/l6PEdRe_bJwzrxFd8XLGQmDPgnwC7seFgCLcBGAs/s72-c/ditha%2Bputrinda%2Bmarjinnews.jpg
Muda Membaca Dunia
http://www.marjinnews.com/2018/07/aku-dan-hari-ini.html
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/2018/07/aku-dan-hari-ini.html
true
971126874416220402
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy