Sigap! Buronan Terduga Pelaku Rudapaksa Terhadap Wisatawan Asal Prancis Akhirnya Ditangkap

Menu Atas

Cari Berita

Advertisement

Sigap! Buronan Terduga Pelaku Rudapaksa Terhadap Wisatawan Asal Prancis Akhirnya Ditangkap

MARJIN NEWS
22 June 2018

Setelah teridentifikasi keberadaan pelaku kata AKBP Michael, pihaknya langsung menangkapnya yang diduga akan melarikan diri dengan menggunakan perahu motor menuju Sape-Bima Nusa Tenggara Barat (NTB). (Foto: Istimewa)
Sumba, marjinnews.com - Jalan panjang pelarian A, terduga pelaku rudapaksa terhadap wisatawan asing asal Prancis MB (22) berakhir sudah. Lelaki berkulit hitam manis dan berambut keriting itu mantap menghentikan langkahnya usai diamankan oleh Panit I Reskrim beserta anggota Reskrim Polsek Loura, Polres Sumba di Pelabuhan Waikelo, Desa Radamata, Kecamatan Kota Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat, Jumat (22/6/2018) sekitar pukul 6.30 Wita.

Sejak hari kejadian, Selasa (12/6/2018) pelaku melarikan diri dari Labuan Bajo usai mengantarkan korban ke salah satu rumah sakit untuk dirawat karena depresi akibat perlakuan tidak senonohnya pasca berkunjung ke Cunca Wulang bersama korban.

Akibatnya, pelaku dilaporkan dengan Laporan Polisi Nomor : LP/109/VI/2018/NTT/Res. Mabar Tanggal 13 juni 2018 dan Laporan Polisi Nomor : LP/110/VI/2018/NTT/Res. Mabar Tanggal 14 juni 2018.

Polisi tidak mau tinggal diam. Karena desakan masyarakat dan pemerintah setempat, pelaku langsung dinyatakan sebagai salah Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Manggarai Barat. Dalam catatan DPO tersebut pelaku diketahui bernama Constantinus Andhi Putra sesuai isi surat dengan nomor : DPO/08/VI/2018/ Sat Reskrim tanggal 21 Juni 2018 terkait kasus 285 KUHAP terhadap WNA Prancis dan Italia.

Berdasarkan informasi yang disampaikan oleh MataNtt.co, Kapolres Sumba Barat, AKBP Michael Thamsil SIK menegaskan bahwa pihaknya langsung melakukan penyelidikan terkait keberadaan DPO tersebut usai menerima daftar DPO dari Polres Manggarai Barat.

Setelah teridentifikasi keberadaan pelaku kata AKBP Michael, pihaknya langsung menangkapnya yang diduga akan melarikan diri dengan menggunakan perahu motor menuju Sape-Bima Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Anggota Reskrim Polsek Loura langsung mengamankan pelaku tersebut,” ujar AKBPB Michael.

Sejumlah barang bukti yang berhasil disita dari tangan pelaku berupa uang pecahan australia 50 sejumlah 6 lembar, uang pecahan Rp. 50.000 sejumlah 6 lembar, uang pecahan Rp. 100.000 selembar, uang logam australia berjumlah 11 koin dan dompet yang diduga milik korban sebuah yang berisikan ATM serta paspord. Lalu sebuah tas yang berisikan pakaian.

Baca Juga: Bejat! Pemandu Wisata Di Labuan Bajo Lakukan Rudapaksa Terhadap Wisatawan Asal Prancis

Sebelumnya, terduga pelaku melakukan tindakan rudapaksa terhadap salah satu wisatawan asing asal Prancis usai berkunjung ke air Terjun Cunca Wulang, Manggarai Barat. Selama perjalanan pulang kembali ke Labuan Bajo, pelaku mengajak korban berhubungan badan yang tidak bisa ditolak korban karena pelaku mengancam akan memanggil teman-temannya untuk memperkosa perempuan wisatawan naas itu jika menolak.

Tidak hanya sampai disitu, pria berkulit hitam manis dan berambut keriting itu lagi-lagi meminta korban meladeni nafsu bejatnya ketika tiba di penginapan korban di Labuan Bajo. Sang wisatawan merasa trauma dan meminta diantarkan ke salah satu rumah sakit untuk mendapat perawatan. Pelaku yang tidak bertanggungjawab itu akhirnya lari dengan menggunakan sepeda motor sampai kemudian menjadi buronan Polisi dan ditangkap pihak kepolisian di Sumba Barat Daya. (EC/MN)