Sedih! Wisuda Bulan Juli, Mahasiswa UNIWIRA Ini Meninggal Karena Kecelakaan
Cari Berita

Sedih! Wisuda Bulan Juli, Mahasiswa UNIWIRA Ini Meninggal Karena Kecelakaan

7 June 2018

Akibat peristiwa naas itu, sepeda motor yang dikendarai Klementinus pun terjatuh. Klementinus dan temannya tidak sadarkan diri (Foto: Facebook/Ros Oreng Lanan)
Feature, marjinnews.com -  Kehilangan merupakan sesuatu yang tidak diinginkan oleh setiap orang, apalagi jika yang dimaksud adalah orang yang kita cintai. Namun, dengan kehilangan kita akan semakin menyadari bahwa milik kitalah orang tersebut.

Kira-kira demikianlah kalimat pengantar kepergian Klementius Siga Bo, mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Widya Mandira, Kupang dari kita semua yang merasa kehilangan.

Berdasarkan informasi yang kami himpun dari POS KUPANG, pada Rabu (6/6/2018) malam, Klementinus mengendarai sepeda motor bersama seorang teman dari arah Jalan Amabi. Sampai di Jalan WJ Lalamentik, saat menurun ke jalan depan Hotel Romyta Oebufu, tiba-tiba keduanya menabrak sebuah mobil yang hendak masuk ke Jalan WJ Lalamentik dari arah kiri.

Akibat peristiwa naas itu, sepeda motor yang dikendarai Klementinus pun terjatuh. Klementinus dan temannya tidak sadarkan diri.

Berdasarkan postingan salah seorang pegawai Unwira, Ros Oreng Lanan di halaman facebooknya mengabarkan bahwa dari kedua pengendara sepeda motor yang dimaksud nama Klementinus dinyatakan meninggal. Sementara seorang temannya kritis dan sudah dirujuk ke RSU WZ Johannes Kupang.

"Unwira berduka. Anak Klementinus Siga Bo siap wisuda bln juli (FE prodi Pembangunan) tp Tuhan berkehendak mendagului menjemputx" tulis Ros Oreng Lanan.

Kabar duka tentang pulangnya Klementinus kepada Sang Khalik menuai empati tidak hanya dari pihak keluarga maupun civitas akademik Unwira, lebih dari itu pengguna media sosial yang mengetahui peristiwa itu juga turut merasa berduka atas peristiwa naas yang menimpanya.

Berdasarkan pantauan marjinnews.com pada Kamis (7/6/2018) malam ada sekitar 341 lebih netizen yang menanggapi kiriman Ros Oreng Lanan di halaman facebooknya.

Angka kecelakaan lalu lintas NTT
Pada Kamis (28/12/2017) dilansir kriminologi.co.id Kapolda NTT, Irjen Pol Agung Sabar Santoso mengumumkan bahwa ada setidaknya 412 warga Nusa Tenggara Timur tewas akibat kecelakaan lalu lintas selama periode Januari hingga Desember 2017. Hal ini merupakan angka yang lebih kecil jika dibandingkan pada tahun 2016 yang memakan korban sebanyak 438 jiwa.

Adapun korban luka berat sendiri secara keseluruhan berjumlah 352 orang pada 2017. Namun jika dibandingkan dengan korban luka berat pada tahun 2016 sebanyak jumlahnya mencapai 438 orang atau jika diprosentasekan menurun sebesar 20 persen.

Sedangkan korban luka ringan berjumlah 1.499 orang, juga tercatat menurun dari korban luka ringan akibat kecelakaan lalu lintas pada 2016 sebanyak 1.707 orang atau mengalami penurunan sebesar 12 persen.

Adapun faktor penyebab tingginya kecalakan lalu lintas menurut informasi tersebut karena pengendara tidak taat dalam berlalu lintas, juga karena sejumlah pengendara mabuk karena mengkonsumsi minuman beralkohol. (AA/MN)