Ribuan Pemuda Jepit Esthon-Christ di Kota Dingin
Cari Berita

Ribuan Pemuda Jepit Esthon-Christ di Kota Dingin

MARJIN NEWS
15 June 2018

Ratusan pemuda pemudi lain melakukan aksi serupa di setiap kelurahan se Kota Ruteng. (Foto: Marjinnews)

Ruteng, Marjinnews.com - Ada pemandangan yang berbeda terlihat pada hari Kamis 14 Juni di kota dingin Ruteng. 

Sejak pagi, sekitar 100 pemuda/i asal kelurahan Bangka Nekang dan kelurahan Watu, lengkap mengenakan baju hitam dibalut kain songke Manggarai berkumpul di titik temu.

Ratusan pemuda pemudi lain melakukan aksi serupa di setiap kelurahan se Kota Ruteng. 

Tampil dengan berbagai corak dan warna, sekitar 1000 relawan muda gelar aksi sebagai bentuk dukungan kalangan muda kota Ruteng pada pasangan Esthon-Christian di Pilgub NTT 27 Juni 2018.

Ditempat terpisah, dengan menggunakan kendaraan roda 2 dan roda 4, ratusan para pemuda lainnya telah berkumpul di Hotel Refayah menjemput calon Gubernur Esthon Funay menuju lokasi pertemuan.

Ribuan massa tengah menanti kedatangan calon gubernur tersebut di halaman Rumah bapak Christian Rotok.
Ribuan pemuda se Kota Ruteng saat mengahadiri Festival Budaya Esthon-Christ. (Foto: Marjinnews)
Kegiatan digelar dengan warna dan gaya remaja, mulai dari pentas band dan tarian. 

Kesempatan ini pun tidak disia-siakan untuk dapat ber-selfie dengan calon Gubernur dan calon wakil gubernur nomor 1 tersebut.

Adrian salah seorang pemuda asal kelurahan mena menyampaikan, "Kami dari kalangan muda kota ruteng sangat meyakini duet dua tokoh ini. Bagi kami sosok Christian Rotok bukanlah tokoh yang bisa disamakan dengan para calon lain. Beliau sudah terbukti beri perubahan pada Manggarai. Pemuda Ruteng sudah cerdas terhadap isu soal sopir dan konjak. Itu isu murahan.Christian Rotok bukan tipe pemimpin yang suka bicara omong kosong dan tanpa bukti," ujarnya.

Seperti Adrian, Felicia pemudi yang berprofesi sebagai guru honorer disalah satu Sekolah swasta di kota Ruteng juga menyampaikan hal yang sama, katanya, "Nana, banyak orang pintar bicara, pintar omong ini itu. NTT tidak butuh yang pintar omong tapi pintar berbuat dan sudah pernah berbuat bagi daerahnya. Jangan karena tinggal di jakarta lalu seolah-olah tahu persoalan daerah. Kenal konstituenya saja tidak. Apalagi tahu keinginan masyarakatnya. Saya dan keluarga punya jaminannya pada diri seorang Christian Rotok," ujarnya.

Dua periode dibawah tangan dingin Christian Rotok menjadikan Ruteng kota dingin yang selalu penuh dengan kejutan dengan geliat tanpa batas menjadi catatan tersendiri dalam pesta demokrasi Pilgub NTT 27 Juni 2018 mendatang.

Laporan: Tim
Editor: Remigius Nahal