Pilgub NTT, Ketika Christian Rotok Turun, Semua yang Lain Jadi Sia-Sia

Menu Atas

Cari Berita

Advertisement

Pilgub NTT, Ketika Christian Rotok Turun, Semua yang Lain Jadi Sia-Sia

MARJIN NEWS
12 June 2018

Kedatangan sang calon wakil gubernur paket nomor urut 1 tersebut ke Mukun daerah yang dikenal sebagai tanah kelahiran para perintis pendidikan Manggarai tentu menjadi perhatian publik Manggarai Raya. (Foto: Marjinnews)
Borong, Marjinnews.com - Nama besar Christian Rotok memberi semangat tersendiri bagi ratusan masyarakat kampung Heduk, Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur.

Sosok Christian telah membawa perubahan besar pada wajah setiap generasi masa lampau dan masa kini serta yang akan datang kampung Heduk.

Betapa tidak, kampung yang dulunya hancur akibat tanah longsor, pada saat masih menjadi wilayah Kabupaten Manggarai atas perintah Christian dipindahkan ke lokasi yang lebih aman dan semua penduduknya diberi bantuan rumah pengganti.

Kedatangan sang calon wakil gubernur paket nomor urut 1 tersebut ke Mukun daerah yang dikenal sebagai tanah kelahiran para perintis pendidikan Manggarai tentu menjadi perhatian publik Manggarai Raya.

Lantaran, wilayah tersebut merupakan daerah yang jauh-jauh hari sudah sering dimasuki beberapa kandidat maupun tim sukses paket cagub/cawagub NTT untuk berkampanye atau sekedar membagi stiker para paslonnya.

Dihadapan Christian Rotok dan massa yang hadir, Kanis Tanggang, tokoh masyarakat desa Rana Mbata dengan tegas mengatakan dukungan masyarakat Rana Mbata kepada Christian Rotok sebagai wakil gubernur dari Esthon L.Funay punya alasan yang cukup mendasar yakni seorang Christian sudah punya bukti bagi Masyarakat Manggarai Timur dan tidak pernah memberikan janji omong kosong.

"Apapun yang orang diluar omong soal jadi orang nomor 2, bagi kami tidak ada pengaruh sama sekali. Kami semua sudah sepakat akan menangkan Esthon dan Christian," tukas Kanis Tanggang.

Kanis Tanggang melanjutkan, "tapi saya juga mau sampaikan kepada kita semua agar hati-hati dengan permainan orang yang bisa buat kita kalah," ujarnya.

Dia menambahkan, "kita dukung beliau karena beliau orang pintar,dan kita juga sudah dengar dan lihat apa yang dibuat selama jadi bupati Manggarai," pungkas Tanggang.
Massa yang hadir, tumpah ruah (Foto: Marjinnews)
Sementara itu Frans, asal Lempang Paji yang rela menempuh puluhan kilo mengikuti kampanye Christian Rotok dengan haru menyampaikan, "bapak Christ itu orang yang redah hati, beliau tidak pernah berubah dan selalu menjadi penyemangat kami orang kampung, ekspresi kedekatan beliau dengan kami orang kampung tidak dibuat-buat," tukasnya.

Sementara Leonardus Pasang, salah seorang pemuda yang hadir dalam kampanye tersebut kepada media ini menyampaikan, "kalau Pa Christian Rotok sudah turun sendiri bertemu kami masyarakat semua kampanye dan strategi yang dibuat calon lain jadi sia-sia," ujarnya.

Ketika dimintai konfirmasi lebih lanjut terkait pernyataanya, Leonardus yang sehari-hari berprofesi sebagai pedagang hasil bumi itu mengatakan," Pa Christ ini saya ibaratkan pemain bola Leonel Mesi, ditekel lawan tidak mempan, dikepung bisa lolos, dan bisa merusak pertahanan lawan yang sudah dibangun susah payah," katanya.

Christian Rotok dalam orasi politiknya kembali menyampaikan komitmen pasangan Esthon-Christ bagi pembangunan NTT yang merata dan  berkeadilan.
Christian berorasi dihadapan ribuan massa. ( Foto: Marjinnews)
Terutama komitmen pembangunan desa sebagai salah satu prioritas pembangunan pasangan tersebut.

"Ini bukan program baru kemarin, bukan program yang kami buat dadakan saat mau kampanye," papar Rotok.

Mantan Bupati Manggarai dua periode itu menjelaskan, bahwa program ini sudah masuk dalam agenda Esthon-Christ sejak saya dan pa Esthon resmi jadi pasangan dalam pilgub NTT dan itu sudah dari tahun 2016. Termasuk mengenai infrastruktur, ekonomi, kesehatan dan penanganan kemiskinan NTT ke depan.

"Intinya pembangunan NTT kedepan tidak boleh ada disparitas yang sangat jauh.Harus merata disemua kabupaten kota yang ada," jelas Rotok.

Rotok menambahkan, "komitmen kami tidak berubah,janji kepada konstituen adalah janji politik yang harus kami pertanggung jawabkan untuk NTT,kami tidak ingin menggiring masyarakat pada hal-hal yang mustahil dan tanpa kajian yang jelas," jelasnya.

Pada intinya Paket Esthon-Christ tidak akan membuat ketimpangan pembangunan jika kelak terpilih.

"Yang pasti, Esthon-Christ tidak akan menjalankan pembangunan yang Disparitas. Tidak boleh ada ketimpangan pembangunan atau perbedaan pembangunan antar suatu wilayah dengan wilayah lainnya secara vertikal dan horizontal yang menyebabkan disparitas atau ketidak pemerataan pembangunan," pungkas Christian Rotok.

Laporan: Tim
Editor: Remigius Nahal