$type=carousel$cols=3

Pemimpin Antikritik, Sampah Demokrasi: Catatan untuk Kades Nanga Mbaur

Fenomena kades anti kritik dan suka mengancam serta mencaci maki rakyatnya di Nanga Mbaur merupakan preseden buruk bagi nilai-nilai & ...

Fenomena kades anti kritik dan suka mengancam serta mencaci maki rakyatnya di Nanga Mbaur merupakan preseden buruk bagi nilai-nilai & budaya demokrasi yang telah mendarahdaging didalam bangsa ini. (Foto: Dok. Pribadi)

Akhir-akhir ini jagat maya ramai memperbicangkan soal skandal seorang Kades Nanga Mbaur yang memaki salah satu warganya di social media/facebook tanpa alasan yang jelas.

Beritanya telah dirilis di dua media online www.lensapos.com dengan judul “dicaci maki di fb, warga akan lempar kades nanga mbaur ke jalur hukum” dan indotimnews.com dengan judul “kades nanga mbaur dinilai anti kritik, aktivis mungkin butuh sekolah demokrasi”.

Setelah saya mengikuti perkembangan kasus ini tibalah pada satu kesimpulan bahwa tindakan caci maki yang dilontarkan oleh Kades tersebut dikarenakan oleh sindrom anti kritik yang menggrogoti dimensi batin kepemimpinannya.

​Dalam kultur politik demokratis keberadaan oposisi adalah keniscayaan. Oposisi yang gencar melakukan kritik konstruktif terhadap jalannya pemerintahan merupakan maujud dari demokrasi yang sehat dan mencerdaskan. Kultur politik demokratis inilah yang hilang dari perpolitikan di desa Nanga Mbaur.

Fenomena kades anti kritik dan suka mengancam serta mencaci maki rakyatnya di Nanga Mbaur merupakan preseden buruk bagi nilai-nilai & budaya demokrasi yang telah mendarahdaging didalam bangsa ini. Demokrasi yang memutlakan kerja check and balance rakyat kepada pemerintah kini telah  dipangkas secara membabibuta oleh Kades Nanga Mbaur.

​Jika telah seperti ini adanya kultur demokrasi di Desa Nanga Mbaur alon-alon asal kelakon menuju kematian. Terbitlah kultur politik yang despotic dan lalim. Keberadaan pemimpin yang anti kritik seperti ini merupakan sampah demokrasi. Sampah Republik. Sampah Pancasila.

Sebagaimana sampah dalam kehidupan sehari-hati kita, haruslah dibuang dan dibakar? atau dengan mendaur ulang agar dapat kembali digunakan. Hanya saja pilihan terakhir ini cocok bagi mereka yang tak punya alternative lain. Bagi mereka yang mencutikan akal sehat dan memperturut hawa nafsu.

Oleh: Sulatin

Komentar

loading...
Name

1 Tahun Berkarya,1,Agama,3,Ahok,25,Aktivis,1,Alam,2,Anak,8,Anak Muda,27,Anggaran,1,Antikorupsi,1,Aparatur Negara,1,Arjen Robben,1,Artikel,211,Asmat,4,Asusila,5,Badung,7,Bali,94,Bali Utara,2,Bandara Bali Utara,2,banjir,1,Bantuan CSR,1,Batam,12,BBM,1,Bencana Alam,1,Berita,2,Bhineka,2,BNI,1,Bola,2,bom,1,Bom Bunuh Diri,4,Borong,1,BPJS,1,Budaya,39,Buku,1,BUMN,1,Bung Karno,1,Bunuh Diri,3,Camilian,1,Cerpen,135,Chelsea Islan,1,Chiristian Rotok,1,Daerah,433,Daerah. Riau,1,Dana Desa,1,Demokrasi,21,Denpasar,11,Desa,2,Destinasi,1,Diaspora,2,Dilan,4,Dilan 1990,1,Donny Isman,1,DPR RI,2,E-KTP,4,Editorial,38,Edukasi,1,Ekonomi,3,Emi Nomleni,1,Ende,5,Entrepreneur,1,Feature,27,festival Komodo,2,Film,7,Filsafat,2,Fitur,1,Flobamora Cup,1,Flores,5,Focus Discussion,6,FPI,1,Gantung diri,2,Gaya,1,Gedged,1,Gempa,3,Gereja,4,Gereja Katolik,4,Gizi Buruk,1,GMKI,1,GMNI,1,Golkar,1,HAM,1,Hand Phone,1,Hari Buruh,2,hari buruh internasional,1,Hari Perempuan Internasional,2,Hiburan,20,HMPCK,1,Hoax,2,hukum,29,Human Trafficking,4,Idul Fitri,1,IJM,1,IKEMAS CUP,6,Imlek,2,Indonesia,1,Indonesian Idol,11,Inspirasi,3,Internasional,14,Internet,2,Investasi,1,Iriana Jokowi,1,Ivan Nestorman,1,IYC Jatim,1,Jabar,1,JAD,1,Jakarta,9,Jatim,3,Jawa Tengah,1,Jodoh,1,Jogyakarta,3,Jokowi,16,Jomblo,2,JRUK Sumba,1,jurnal Terbaru,1,jurnalistik,2,Kalimantan,5,Kampanye,2,Kampus,2,Kapolri,1,Kar. Ilmiah,4,Karanganyar,1,Karya Sastra,222,KDRT,1,Keagamaan,6,kebakaran,1,Kebangsaan,1,kebudayaan,2,Kecelakaan Lalu Lintas,2,Kediri,2,Kejadian. Jakarta,1,kejahatan,2,Kemanusiaan,65,Kemiskinan,2,kepala daerah,1,Kepemuaan,4,Kepemudaan,121,kepemudan,11,Kepri,1,kerohanian,2,Kesehatan,13,Komodo,5,Komunikasi,1,Komunitas,5,Korban,1,Korupsi,57,KPK,12,KPU,1,Kreatif,1,Kriminal,45,Kritik Sastra,4,Kupang,23,Kuta,1,Labuan Bajo,40,Lakalantas,7,langka,1,Larantuka,1,Lebu Raya,1,Lembata,1,Lifestyle,8,Lingkungan Hidup,16,Literasi,13,LP Cipinang,1,Madiun,1,Mahasiswa,35,Makanan Khas,1,Makasar,6,Makassar,1,Malang,3,Manggarai,79,Manggarai Barat,1,Manggarai Timur,20,Marianus Sae,1,Marion Jola,10,Masalah Rokok,1,Masyarakat,1,Mataram,2,Maumere,6,Media,2,Media Sosial,3,Medsos,3,Mendikbud,3,Menkominfo,1,Motang Rua,1,Muda Petani,1,Munir,1,Narkoba,5,Nasional,222,Natal,19,Ngada,1,Novanto,1,Novel,15,NTT,104,Nyepi,2,Olahraga,10,Opini,320,Orang Muda,16,Otomotif,1,OTT,2,pacaran,6,Papua,21,Pariwisata,20,Partai Politik,23,Paskah,4,pelajar,1,Pembangunan,5,pemerkosaan,1,Pemilu,17,Pemuda,1,Pencurian,2,Pendidikan,80,penyanyi,1,Peradi,1,Perdamaian,1,Perempuan,22,Peristiwa,783,Peritiwa,1,Perlindungan Anak,2,Pers,3,Perzinahan,1,Piala Dunia,1,Piala Oscar,1,Pilgub,41,Pilkada,100,PKRI,1,PMII,1,PMKRI,21,PMKRI Bogor,1,Pmkri Jogja,1,Poco Ranaka,1,Polisi,30,politik,59,Politikus,4,POLRI,6,Pristiwa,18,Prosa,1,PSK,1,Puisi,51,Puteri Indonesia,4,Radikalisme,1,Refleksi,16,reformasi,1,Regional,6,Religi,5,Remaja,1,Rensi Ambang,1,Riau,1,Ricuh,1,Risma,1,Rizieq Shihab,7,Rote Ndao,1,Ruteng,7,RUU,1,Sabu,1,Sail Komodo,1,Sajak,21,Sajam,1,Sastra,2,Sejarah,2,Sejarah Manggarai,1,Serial Story,1,Somasi,1,Sosial,1,Sosok,3,Sospol,35,Start Up,1,Sumba,11,Surabaya,31,Tahun Baru,9,Tahun Baru. Remigius Nahal,1,Tarakan,1,Tata Kota,1,Teknologi,9,Tenun Manggarai,1,Terorisme,14,Terorismes,4,TKI,4,TNI,1,Tokoh,14,Tol Laut,1,Toleransi,2,traveling,3,UNITRI-Malang,1,Unwira,1,UU MD3,7,Valentine,4,Viral,1,Wisuda,1,WNA,1,Yogyakarta,4,
ltr
item
Muda Membaca Dunia: Pemimpin Antikritik, Sampah Demokrasi: Catatan untuk Kades Nanga Mbaur
Pemimpin Antikritik, Sampah Demokrasi: Catatan untuk Kades Nanga Mbaur
https://1.bp.blogspot.com/-4wQL33OM6QU/WxVMqyfLxBI/AAAAAAAABaY/x5QTy2pFUjQhq4VNT5lo-r6EAlj9ITCWACLcBGAs/s320/IMG-20180604-WA0020.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-4wQL33OM6QU/WxVMqyfLxBI/AAAAAAAABaY/x5QTy2pFUjQhq4VNT5lo-r6EAlj9ITCWACLcBGAs/s72-c/IMG-20180604-WA0020.jpg
Muda Membaca Dunia
http://www.marjinnews.com/2018/06/pemimpin-antikritik-sampah-demokrasi.html
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/2018/06/pemimpin-antikritik-sampah-demokrasi.html
true
971126874416220402
UTF-8
Tampilkan Semua Artikel Belum Ada Tulisan Lihat Semua Selengkapnya Balas Batal Balas Hapus Penulis Home Halaman Tulisan Lihat Semua Rekomendasi LABEL Arsip CARI Semua Tulisan Tidak Ditemukan Back Home Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Mgu Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Okt Nov Des just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy