Beranjak

 Aku menghabiskan setelah jam  kuliah berakhir di sini, mengerjakan tugas bukan salah satu tujuan utamaku, ada sesuatu yang perlu kubenah,...

 Aku menghabiskan setelah jam  kuliah berakhir di sini, mengerjakan tugas bukan salah satu tujuan utamaku, ada sesuatu yang perlu kubenah, sesuatu yang belum beranjak pergi dan aku belajar banyak hal dari tempat ini (Foto: Dok. Pribadi)

Rosalia,
Kehidupan adalah sesuatu yang perlu direfleksi dan disyukuri. Aku punya tempat favorit di dunia ini, tempat kau belajar untuk menyendiri dan menepi dari sebuah keramaian yang membingungkan, tempat aku untuk merenung tentang berbagai peristiwa yang nyatanya menggambarkan diriku. Tempat itu adalah perpustakaan dan tempat duduk favoritku adalah tempat paling ujung di lantai dua perpustakaan, diantara deret - deret buku enkslopedia yang hanya bisa aku pandangi.

Tempat duduk itu tempat aku menyesapi indahnya kesunyian, menata kembali ruang- ruang kehidupan. Aku menghabiskan setelah jam  kuliah berakhir di sini, mengerjakan tugas bukan salah satu tujuan utamaku, ada sesuatu yang perlu kubenah, sesuatu yang belum beranjak pergi dan aku belajar banyak hal dari tempat ini, tentang kenyaman yang kita berikan untuk orang lain lewat suara yang tak mengganggu,  lewat  tatapan menyapa yang diisyaratkan dan lewat sebuah kedekatan pada buku, pada ruang- ruang ketenangan yang kau dapat sesapi dari setiap lembar buku - buku yang kau baca. 

Aku punya teman yang tak tahu namanya, yang sering kulihat, tapi tak pernah kusapa, aku tak tahu namanya, dia laki- laki hitam manis dan berlesung pipit, dia sering berada di sini juga, dia duduk tetap di depanku.

James,
Kita butuh tempat untuk menenangkan diri, butuh waktu untuk menjernihkan pikiran dan butuh waktu berangan, tentang hari  kemarin, hari ini dan tentang esok. Aku seorang laki- laki yang sebenarnya benci akan kesendirian, tapi sebuah pengalaman pahit mengajarkanku untuk perlu belajar menikamati itu.

Kesunyian dan ketenangan ku dapatkan dari sini, di perpustakan kampusku. Aku banyak belajar banyak hal dari sana, belajar untuk mencintai setiap tulisan yang kusesapi dari setiap buku yang kubaca, belajar untuk memahami ketenangan yang tercipta., lewat sebuah senyum sebagai sebuah sapaan dan lewat tingkah yang tak menarik perhatian orang lain, aku juga belajar untuk memendam, belajar untuk mengontrol diri, saat aku ingin tertawa dari kekonyolan yang kau buat sendiri, karena bukan hanya ada aku di tempat ini. 

Aku juga punya teman di sini, seorang perempuan berkulit sawo matang, rambutya sebahu dan tak pernah kulihat dia mengikatnya, sejak aku pertama kali melihatnya sampai detik ini, aku tak tahu namanya, tak pernah kusapa, hanya kulihat saja tingkahnya.

Rosalia,
Seperti biasanya, kau kembali berada di tempat ini di pojok perpustakaan, membawa beberapa buku tuk membantu menyelesaikan tugasku. Seperti biasanya juga dia di sini, dengan earphone di telinganya. Aku tak tahu buku apa yang dibacanya sekarang, matanya tak berpaling, sekali- kali dia mencoret sesuatu di bukunya, kadang dia juga mengukir seulas senyum dengan tatapan yang masihnya nampak fokus.

Aku tak tahu entah sejak kapan aku mempunyai kebiasaan memperhatikan tingkahnya, mencuri pandang di kala ada kesempatan, menikmati setiap tingkahnya dalam diam. Aku memahami kebiasaannya, kebiasaan belajar dengan earphone, setiap jam 6 dia akan berhenti membaca dan melepas earphonenya dan mengecek hpnya, sekitar 10 menitan. 
Aku tak bisa menghentikan diriku untuk berhenti menatapnya, ada sesuatu yang berhasil dan tak bisa ketepis dan hanya kenyamanan yang kurasakan untuk setiap detik waktu yang kuhabiskan untuk menatapnya. Hmmmm, aku sebenarnya benci dengan keadaan ini, dengan kebisuan bibirku untuk menyapanya. Menanyakan namanya dan percakapan kecil lainnya dan entah kapan aku kumpulkan keberanian tuk lakukan itu.

James,
Lagi- lagi, gadis itu di sini dengan buku- buku yang sering dia pelajari. Gadis itu semakin manis saja dari hari ke hari, rambutnya dibiarkan terurai dan poninya tak pernah mengganggunya yang kadang jatuh menutup matanya. Ingin rasanya aku disana, duduk disebelahnya dan bercakap banyak hal dengannya. Gadis itu kadang larut pada buku bacaannya,  kadang tak menggubris orang- orang yang duduk di sampingnya. Dia larut dalam dunia yang Ia bangun sendiri dan aku selalu tak bisa berhenti untuk merekam tingkahnya pada setiap kesempatan.

Senyumnya selalu mampu memporak- porandakan hatiku, kadang aku berkhayal, tentang sebuah sitausi ketika dia menatapku dan memberikan aku seulas senyum, entah bagaimana tingkahku. Aku memang bodoh dengan ketakutan hanya untuk menanyakan namanya. Aku ingin sebuah ruang  yang nikmati bersama dia disebuah kesempatan aku memegang tangannya dan membawanya dalam pelukanku dan aku tak akan pernah melepaskan senyum itu untuk laki- laki lain. Ahh,,,, mimpi yang sungguh diluar kenyataan. Hmm,,aku menunggu moment yang tepat saja.

Rosalia,
Aku melihatnya beranjak dari kursi dan menatap kearahku dan tersenyum. Oh My God, senyum itu sesuatu yang membuat dadaku bergetar dan aku hanya bisa membalasnya tersenyum. Aku melihatnya berdiri disebuah rak buku ensklopedia dan itu bukan kebiasaannya sejauh aku mengenal tingkahnya. Dia mengambil buku tersebut dan menyimpan lagi. Sudah 5 buku yang sudah ia ambil dan tak ada satupun yang ia baca. Aku sempat gugup dan aku mencoba memberanikan diriku untuk berdiri tepat di sampingnya dan aku tahu ini adalah hal bodoh yang pernah aku lakukan dan aku percaya aku tak menyesalinya.
Hai..

James,
Aku tak bisa bernapas untuk beberapa detik, aku melihatnya berjalan ke arahku dan berdiri tepat di sampingku dan dia menyapaku dengan suara yang cukup membuat dadaku bergetar hebat. Aku menoleh ke arahnya dan tersenyum.
Hai, aku membalas sapaanya.  “Aku James”, kataku memperkenalkan diri dan dia lagi –lagi tersenyum dan mengulurkan tangannya, aku Rosalia, panggil aku saja Rosa”, jawabnya.
“Aku sering melihatmu di sini”, kataku
“ Aku juga sering melihatmu, menghabiskan waktumu disini, jawabnya.
Aku tahu ini saatnya yang tepat untuk beranjak dari ketakutanku, beranjak untuk mendekatinya,  beranjak untuk bercakap dengannya dan beranjak untuk menjadikannya salah satu gadis favoritku. Aku tahu ini bodoh, tapi akan lebih bodoh lagi kalau mau menyia- nyiakan kesempatan ini.
“Rosa, mau makan malam bersama”? dan aku melihatnya tersenyum “ Tentu saja”, jawabnya.
Aku tersenyum dan aku tahu aku bisa memilikinya dan aku hanya perlu beranikan diriku untuk beranjak.

Oleh : Angela Seriang

COMMENTS

Name

1 Tahun Berkarya,1,Agama,3,Agraria,1,Ahmad Dhani,1,Ahok,25,Aktivis,3,Alam,3,Anak,8,Anak Muda,27,Anggaran,1,Antikorupsi,1,Aparatur Negara,1,Arjen Robben,1,Artikel,230,Asmat,4,Asusila,5,Badung,9,bahasa,1,Bali,100,Bali Utara,2,Bandara Bali Utara,2,banjir,1,Bantuan CSR,1,Batam,16,BBM,1,Bedah Buku,1,Bencana Alam,2,Berita,5,Bhineka,2,BNI,1,Bola,2,bom,1,Bom Bunuh Diri,4,Borong,1,BPJS,1,Budaya,43,Buku,1,BUMN,1,Bung Karno,1,Bunuh Diri,3,Bupati Mabar,1,Camilian,1,Cerpen,144,Chelsea Islan,1,Chiristian Rotok,1,Daerah,453,Daerah. Riau,1,Dana Desa,1,Demokrasi,23,Denpasar,11,Desa,2,Destinasi,1,Diaspora,2,Dilan,4,Dilan 1990,1,Donny Isman,1,DPR RI,2,DPRD,1,E-KTP,4,Editorial,41,Edukasi,1,Ekonomi,6,Emi Nomleni,1,Ende,5,Entrepreneur,1,Feature,39,festival Komodo,2,Film,7,Filsafat,2,Fitur,1,Flobamora Cup,1,Flores,13,Focus Discussion,6,FPI,1,Gantung diri,2,Gaya,1,Gedged,1,Gempa,5,Gereja,4,Gereja Katolik,4,Gerindra,1,Gizi Buruk,1,GMKI,1,GMNI,1,Golkar,1,Gusti Dulla,1,HAM,1,Hand Phone,1,Hari Buruh,2,hari buruh internasional,1,Hari Perempuan Internasional,2,Hiburan,24,HMPCK,1,Hoax,2,hukum,45,Human Trafficking,5,Idul Fitri,1,IJM,1,IKEMAS CUP,7,Imlek,2,Indonesia,2,Indonesian Idol,11,Inspirasi,4,Internasional,15,Internet,2,Investasi,1,Iriana Jokowi,1,Ivan Nestorman,1,IYC Jatim,1,Jabar,1,JAD,1,Jakarta,9,Jatim,3,Jawa Tengah,1,JK,1,Jodoh,1,Jogyakarta,3,Jokowi,16,Jomblo,2,JRUK Sumba,2,jurnal Terbaru,1,jurnalistik,3,Kalimantan,5,Kampanye,2,Kampus,3,Kapolri,1,Kar. Ilmiah,4,Karanganyar,1,Karya Sastra,244,KDRT,1,Keagamaan,7,kebakaran,4,Kebangsaan,1,kebudayaan,2,Kecelakaan Lalu Lintas,2,Kediri,2,Kejadian. Jakarta,1,kejahatan,2,Kemahasiswaan,1,Kemanusiaan,68,kemenkominfo,1,Kemiskinan,2,kepala daerah,1,Kepemuaan,5,Kepemudaan,143,kepemudan,11,Kepri,1,kerohanian,2,Kesehatan,15,Ketahanan Nasional,1,KNPI,2,Komodo,9,Komunikasi,1,Komunitas,5,Koperasi,1,Korban,1,Korupsi,58,KPK,13,KPU,1,Kreatif,1,Kriminal,56,Kritik Sastra,4,Kupang,23,Kuta,1,Labuan Bajo,42,Lakalantas,9,langka,1,Larantuka,1,Lebu Raya,1,Lembata,2,Lifestyle,8,Lingkungan Hidup,16,Literasi,15,lombok,1,LP Cipinang,1,Madiun,1,Mahasiswa,39,Makanan Khas,1,Makasar,6,Makassar,1,Malang,3,Manggarai,86,Manggarai Barat,8,Manggarai Timur,20,Marianus Sae,1,Marion Jola,10,Masalah Rokok,1,Masyarakat,1,Mataram,2,Maumere,6,Media,2,Media Sosial,4,Medsos,3,Mendikbud,3,Menkominfo,1,Motang Rua,1,Muda Petani,1,Munir,1,musik,1,Narkoba,7,Nasional,240,Natal,19,Ngada,5,Novanto,1,Novel,15,NTT,117,Nyepi,2,Olahraga,12,Opini,344,Orang Muda,16,Otomotif,1,OTT,2,pacaran,6,Papua,21,Pariwisata,24,Partai Politik,24,Paskah,4,pelajar,2,Pembangunan,5,pemerkosaan,1,Pemilu,17,Pemuda,1,Pencurian,2,Pendidikan,88,penyanyi,1,Peradi,1,Perdamaian,1,Perempuan,23,Perindo,1,Peristiwa,864,Peritiwa,2,Perlindungan Anak,2,Pers,3,Perzinahan,1,Piala Dunia,1,Piala Oscar,1,pileg 2019,2,Pilgub,41,Pilkada,102,Pilpres 2019,22,PKRI,1,PKS,1,PMII,1,PMKRI,23,PMKRI Bogor,1,Pmkri Jogja,1,Poco Ranaka,1,Polisi,30,politik,81,Politikus,6,POLRI,6,PP PMKRI,1,Pristiwa,26,Prosa,1,PSK,1,Puisi,65,Puteri Indonesia,4,Radikalisme,1,Ratna Sarumpaet,1,Refleksi,16,reformasi,1,Regional,6,Religi,5,Remaja,2,Rensi Ambang,1,Riau,1,Ricuh,1,Risma,1,Rizieq Shihab,7,Rote Ndao,1,Ruteng,10,RUU,1,Sabu,1,Sail Komodo,1,Sajak,23,Sajam,1,Sam Aliano,1,Sastra,3,Sejarah,2,Sejarah Manggarai,1,Serial Story,1,situs pornografi,1,Somasi,1,Sosial,3,Sosial Politik,1,Sosok,3,Sospol,42,Start Up,1,Sumba,12,Surabaya,32,Tahun Baru,9,Tahun Baru. Remigius Nahal,1,Tarakan,1,Tata Kota,1,Teknologi,10,Tenun Manggarai,2,Terorisme,16,Terorismes,4,TKI,4,TNI,1,TNK,1,Tokoh,16,Tol Laut,1,Toleransi,2,Tour Jurnalistik,3,traveling,7,traveller,1,UNITRI-Malang,1,Unwira,1,UU MD3,7,Valentine,4,Viral,1,Wisuda,1,WNA,1,Yogyakarta,4,
ltr
item
Muda Membaca Dunia: Beranjak
Beranjak
https://3.bp.blogspot.com/-E8e2TpEB7pE/Wyy5qcWBaRI/AAAAAAAABks/trBJb2P8vBozO_q62U7_8h9in3pfPUBPwCLcBGAs/s320/dd2778f6-6994-4d32-9976-acddcd34ea12.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-E8e2TpEB7pE/Wyy5qcWBaRI/AAAAAAAABks/trBJb2P8vBozO_q62U7_8h9in3pfPUBPwCLcBGAs/s72-c/dd2778f6-6994-4d32-9976-acddcd34ea12.jpg
Muda Membaca Dunia
http://www.marjinnews.com/2018/06/beranjak.html
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/2018/06/beranjak.html
true
971126874416220402
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy