Bawa Sajam ke Tempat Hiburan Malam di Legian, Pria Asal Sumba Ditangkap

Menu Atas

Cari Berita

Advertisement

Bawa Sajam ke Tempat Hiburan Malam di Legian, Pria Asal Sumba Ditangkap

MARJIN NEWS
6 June 2018

Selain itu dari pemeriksaan identitas lelaki asal Sumba Barat Daya ini diketahui juga merupakan salah satu anggota ormas di Bali. Kini yang bersangkutan dijerat Undang - Undang Darurat nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. (Foto: Istimewa)
Mangupura, Marjinnews.com - Gerson Tanggela, 30, kini kembali mendekam di jeruji besi Mapolsek Kuta karena kedapatan membawa pisau lipat saat berniat menikmati hiburan malam di kawasan Jalan Legian pada Sabtu (2/6) pukul 23.00. Laki - laki yang bekerja sebagai sekuriti di Jalan Cokroaminoto ini mengaku pulang kerja dan langsung pergi ke tempat hiburan malam.

Saat itu wajahnya yang sebelumnya terekam masuk sel Mapolsek Denbar dicurigai petugas lantaran gerak-geriknya yang juga mencurigakan. Kemudian Tim Opsnal Polsek Kuta membuntuti pelaku dan kemudian mengamankannya di Jalan Raya Legian, depan Indomaret.

"Saat itu tim melakukan atensi wilayah hiburan malam. Lalu memdapati tersangka dan kami lalukan pemeriksaan," terang Kanit Reskrim Polsek Kuta Iptu Aan Saputra RA Selasa kemarin (5/6).

Setelah tersangka diberhentikan dan dilakukan pemeriksaan ditemukan sebuah pisau lipat di tas pinggang minibelt merek Eiger. Lantaran tidak bisa memberikan alasan yang jelas kemudian Gerson dibawa ke Mapolsek Kuta.

"Saat diinterogasi pelaku tidak bisa menjelaskan jawaban yang tepat. Katanya hanya untum jaga - jaga. Sehingga kami diamankan dan diproses," jelasnya.

Selain itu dari pemeriksaan identitas lelaki asal Sumba Barat Daya ini diketahui juga merupakan salah satu anggota ormas di Bali. Kini yang bersangkutan dijerat Undang - Undang Darurat nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Laporan: Remigius Nahal