Tuduh Gubernur NTT Sebar Informasi Bohong Soal Napiter, TPDI Kecewa dengan Yudi Kurniadi

Sebagai pejabat Kakanwil Kemenkum HAM Provinsi NTT, pernyataan Yudi Kurniadi yang menyangkal fakta-fakta hukum dan fakta sosial tentang ad...

Sebagai pejabat Kakanwil Kemenkum HAM Provinsi NTT, pernyataan Yudi Kurniadi yang menyangkal fakta-fakta hukum dan fakta sosial tentang adanya Napiter yang dititip di Lapas-Lapas di NTT (Foto: Ilustrasi)
Feature, marjinnews.com- Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) sangat menyayangkan "bantahan" Kepala Kantor Wilayah Kemenkum HAM, Provinsi NTT, Yudi Kurniadi, terkait adanya penitipan Narapidana Teroris (Napiter) ke sejumlah Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) yang ada di wilayah hukum Kanwil Kemenkum HAM, Provinsi NTT.

Bantahan Yudi Kurniadi tersebut, disampaikan saat menjawab pertanyaan wartawan soal desakan sejumlah pihak yang meminta Kementerian Hukum dan HAM RI untuk menghentikan kebijakan titip Napiter di Lapas-Lapas di NTT, seusai Apel Harkitnas ke-110 Kanwil Kemenkum HAM, NTT, di Lapangan Apel Lapas Kelas II, Jln. Matahari Kelurahan Oesapa Selatan, Kupang, pada Senin tanggal 21 Mei 2018.

Yudi Kurniadi, Kakanwil Kemenkum HAM, Provinsi NTT itu, malah mempertanyakan informasi yang berkembang  dan menegaskan bahwa sampai saat ini belum ada kebijakan di lingkungan Kemenkum HAM RI untuk memecah dan membagi Napi teroris ke tempat lain di luar Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan, apalagi ke luar wilayah Pulau Jawa, karena alasan kemanan yang menurut Yudi Kurniadi Nusakambangan dianggap jauh lebih baik karena menerapkan sistim kemanan "maksimum security", sehingga semua Narapidana Teroris ditempatkan di Nusakambangan". Yudi Kurniadi justru mempertanyakan informasi yang beredar seputar Napiter titipan itu dan meminta supaya isu itu harus diklarifikasi.

Apa yang didalilkan oleh Yudi Kurniadi bahwa semua Narapidana teroris tempatnya hanya satu yaitu di Nusakambangan, karena keamanannya menggunakan sistim "maksimum security" memang benar dan itu idealnya.

Tetapi pada saat yang bersamaan Yudi Kurniadi lupa bahwa pihaknya pernah menempatkan 156 (seratus lima puluh enam) Napiter di Lapas Mako Brimob, Kelapa Dua, Jakarta Timur, yang baru-baru ini membuat heboh situasi politik di republik ini, karena aksi penyanderaan, penyiksaan dan pembunuhan terhadap beberapa Anggota Brimob yang sedang bertugas jaga mengawal para Napiter tersebut dan Yudi Kurniadi juga lupa bahwa ada 10 (sepuluh) Napiter sudah beberapa tahun dititip di Lapas-Lapas di NTT.

Selain daripada itu, fakta-fakta adanya Napiter titipan di NTT bersumber dari berbagai sumber terpercaya seperti Gubernur NTT Frans Lebu Raya, Pers NTT dan Kepala BIN Daerah NTT, Drs. Daeng Rosada, yang justru membeberkan dengan jelas, jumlah Lapas dan jumlah Napiter yang dititipkan.

Menurut KABINDA NTT, Drs. Daeng Rosada, tidak kurang dari 10 Napiter dititip di 5 (lima) atau 6 (enam) Lapas di sejumlah Kabupaten di NTT seperti di Kabupaten Kupang, Atambua, Alor, Sumba Barat, Sumba Timur dan Kabupaten Ende, disebut sebagai kebagian titipan Napiter guna menjalani masa hukuman sesuai vonis Pengadilan. Ini adalah fakta bukan isu.

Sebagai pejabat Kakanwil Kemenkum HAM Provinsi NTT, pernyataan Yudi Kurniadi yang menyangkal fakta-fakta hukum dan fakta sosial tentang adanya Napiter yang dititip di Lapas-Lapas di NTT dan menegaskan bahwa informasi Napiter yang dititip di NTT hanya sebagai isu karenanya harus diklarifikasi, sungguh merupakan sikap yang bukan saja tidak etis, tetapi juga lancang, karena keluar dari "nilai dasar, kode etik dan kode perilaku" Aparatur Sipil Negara.

Mengapa, karena informasi titip Napiter di NTT yang sudah merupakan sebuah fakta masih diplintir sebagai isu oleh Yudi Kurniadi, sekaligus menuduh Gubernur NTT, Frans Lebu Raya menyebarkan isu atau informasi bohong dan memintanya supaya diklarifikasi.

Jika dilihat dari kedudukan dan tanggung jawab Yudi Kurniadi sebagai Kakanwil Kemenkum HAM Provinsi NTT, maka yang harus bertanggung jawab terhadap seluruh Lapas di NTT berikut isinya termasuk siapa yang boleh berkunjung, berapa lama berkunjung, siapa yang tidak dibolehkan, semuanya wewenang Yudi Kurniadi.

Dengan demikian mestinya Yudi Kurniadi harus tampil terdepan dan menyatakan bertanggung jawab seraya menemui Gubernur NTT, KABINDA NTT dan Pihak terkait lainnya yang tergabung dalam FORKOPIMDA untuk mendiskusikan dan mengklarifikasi secara kedalam hal ikhwal mengenai Napiter titipan hingga mendapatkan penjelasan yang pasti, kemudian diklarifikasi kepublik.

Sikap Yudi Kurniadi yang membantah adanya penitipan Napiter di Lapas NTT dan menegaskan bahwa informasi tentang keberadaan Napiter titipan di Lapas-Lapas di NTT hanya sebagai sebuah isu dan isu itu harus diklarifikasi, sungguh merupakan sebuah sikap yang hendak menutup-nutupi sebuah fakta, sebuah kebijakan yang salah dan bersifat kontra produktif yang sedang disoal oleh publik.

Sikap Yudi Kurniadi  bertentangan dengan "nilai dasar, kode etik dan kode perilaku" Aparatur Sipil Negara, karena Yudi Kurniadi sesungguhnya tahu bahwa informasi tentang adanya Napiter titipan di Lapas Lapas di NTT adalah sebuah fakta yang tak terbantahkan kebenarannya, karena bersumber dari penjelasan Gubernur NTT Drs. Frans Lebu Raya yang diperkuat oleh KABINDA NTT, Drs. Daeng Rosada dan Pemberitaan di media.

Oleh: Petrus Selesetinus
KOORDINATOR TPDI & ADVOKAT PERADI

COMMENTS

Name

1 Tahun Berkarya,1,Agama,3,Agraria,1,Ahmad Dhani,1,Ahok,25,Aktivis,3,Alam,3,Anak,8,Anak Muda,27,Anggaran,1,Antikorupsi,1,Aparatur Negara,1,Arjen Robben,1,Artikel,231,Asmat,4,Asusila,5,Badung,9,bahasa,1,Bali,100,Bali Utara,2,Bandara Bali Utara,2,banjir,1,Bantuan CSR,1,Batam,16,BBM,1,Bedah Buku,1,Ben Senang Galus,1,Bencana Alam,2,Berita,9,Bhineka,2,BNI,1,Bola,2,bom,1,Bom Bunuh Diri,4,Borong,1,BPJS,1,Budaya,45,Buku,1,BUMN,1,Bung Karno,1,Bunuh Diri,3,Bupati Mabar,1,Camilian,1,Cerpen,153,Chelsea Islan,1,Chiristian Rotok,1,Daerah,453,Daerah. Riau,1,Dana Desa,1,Demokrasi,23,Denpasar,11,Desa,2,Destinasi,1,Diaspora,2,Dilan,4,Dilan 1990,1,Donny Isman,1,DPR RI,2,DPRD,1,E-KTP,4,Editorial,41,Edukasi,1,Ekonomi,6,Emi Nomleni,1,Ende,5,Entrepreneur,1,Feature,39,festival Komodo,2,Film,7,Filsafat,2,Fitur,1,Flobamora Cup,1,Flores,13,Focus Discussion,6,FPI,1,Gantung diri,2,Gaya,1,Gedged,1,Gempa,5,Gereja,4,Gereja Katolik,4,Gerindra,1,Gizi Buruk,1,GMKI,1,GMNI,2,Golkar,1,Gusti Dulla,1,HAM,1,Hand Phone,1,Hari Buruh,2,hari buruh internasional,1,Hari Perempuan Internasional,2,Hiburan,24,HMPCK,1,Hoax,2,hukum,45,Human Trafficking,5,Idul Fitri,1,IJM,1,IKEMAS CUP,7,Imlek,2,Indonesia,2,Indonesian Idol,11,Inspirasi,4,Internasional,15,Internet,2,Investasi,1,Iriana Jokowi,1,Ivan Nestorman,1,IYC Jatim,1,Jabar,1,JAD,1,Jakarta,9,Jatim,3,Jawa Tengah,1,JK,1,Jodoh,1,Jogyakarta,3,Jokowi,16,Jomblo,2,JRUK Sumba,2,jurnal Terbaru,1,jurnalistik,3,Kalimantan,5,Kampanye,2,Kampus,3,Kapolri,1,Kar. Ilmiah,4,Karanganyar,1,Karya Sastra,254,KDRT,1,Keagamaan,7,kebakaran,4,Kebangsaan,1,kebudayaan,2,Kecelakaan Lalu Lintas,2,Kediri,2,Kejadian. Jakarta,1,kejahatan,2,Kemahasiswaan,2,Kemanusiaan,68,kemenkominfo,1,Kemiskinan,2,kepala daerah,1,Kepemuaan,6,Kepemudaan,151,kepemudan,11,Kepri,1,kerohanian,2,Kesehatan,15,Ketahanan Nasional,1,KNPI,2,Komodo,9,Komunikasi,1,Komunitas,5,Koperasi,1,Korban,1,Korupsi,59,KPK,13,KPU,1,Kreatif,1,Kriminal,56,Kritik Sastra,4,Kupang,23,Kuta,1,Labuan Bajo,42,Lakalantas,9,langka,1,Larantuka,1,Lebu Raya,1,Lembata,2,Lifestyle,8,Lingkungan Hidup,16,Literasi,15,lombok,1,LP Cipinang,1,Madiun,1,Mahasiswa,41,Makanan Khas,1,Makasar,7,Makassar,1,Malang,3,Manggarai,88,Manggarai Barat,8,Manggarai Timur,20,Marianus Sae,1,Marion Jola,10,Masalah Rokok,1,Masyarakat,1,Mataram,2,Maumere,6,Media,2,Media Sosial,4,Medsos,3,Mendikbud,3,Menkominfo,1,Motang Rua,1,Muda Petani,1,Munir,1,musik,1,Narkoba,7,Nasional,240,Natal,19,Ngada,5,Novanto,1,Novel,15,NTT,117,Nyepi,2,Olahraga,12,Opini,351,Orang Muda,16,Otomotif,1,OTT,2,pacaran,6,Papua,22,Pariwisata,25,Partai Politik,24,Paskah,4,pelajar,2,Pembangunan,5,pemerkosaan,1,Pemilu,17,Pemuda,1,PenaBiru,3,Pencurian,2,Pendidikan,89,penyanyi,1,Peradi,1,Perdamaian,1,Perempuan,23,Perindo,1,Peristiwa,864,Peritiwa,2,Perlindungan Anak,2,Pers,3,Perzinahan,1,Piala Dunia,1,Piala Oscar,1,pileg 2019,2,Pilgub,41,Pilkada,102,Pilpres 2019,22,PKRI,1,PKS,1,PMII,1,PMKRI,23,PMKRI Bogor,1,Pmkri Jogja,1,Poco Ranaka,1,Polisi,30,politik,81,Politikus,6,POLRI,6,PP PMKRI,1,Pristiwa,26,Prosa,1,PSK,1,Puisi,67,Puteri Indonesia,4,Radikalisme,1,Ratna Sarumpaet,1,Refleksi,16,reformasi,1,Regional,6,Religi,5,Remaja,2,Rensi Ambang,1,Riau,1,Ricuh,1,Rindu,1,Risma,1,Rizieq Shihab,7,Rote Ndao,1,Ruteng,10,RUU,1,Sabu,1,Sail Komodo,1,Sajak,25,Sajam,1,Sam Aliano,1,Sastra,3,Sejarah,2,Sejarah Manggarai,1,Serial Story,1,situs pornografi,1,Somasi,1,Sosial,3,Sosial Politik,1,Sosok,3,Sospol,42,Start Up,1,Sumba,12,Surabaya,32,Tahun Baru,9,Tahun Baru. Remigius Nahal,1,Tarakan,1,Tata Kota,1,Teknologi,10,Tenun Manggarai,2,Terorisme,16,Terorismes,4,TKI,4,TNI,1,TNK,1,Tokoh,17,Tol Laut,1,Toleransi,2,Tour Jurnalistik,3,traveling,7,traveller,1,UNITRI-Malang,1,Unwira,1,UU MD3,7,Valentine,4,Viral,1,Wisuda,1,WNA,1,Yogyakarta,4,
ltr
item
Muda Membaca Dunia: Tuduh Gubernur NTT Sebar Informasi Bohong Soal Napiter, TPDI Kecewa dengan Yudi Kurniadi
Tuduh Gubernur NTT Sebar Informasi Bohong Soal Napiter, TPDI Kecewa dengan Yudi Kurniadi
https://4.bp.blogspot.com/-tYSNOIhkVLk/Ww2UM6eFX5I/AAAAAAAABXc/RB9CyZLBAEkzXAGw_rIPmTaroC9jyZUhwCLcBGAs/s320/napi%2Bterorisme.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-tYSNOIhkVLk/Ww2UM6eFX5I/AAAAAAAABXc/RB9CyZLBAEkzXAGw_rIPmTaroC9jyZUhwCLcBGAs/s72-c/napi%2Bterorisme.jpg
Muda Membaca Dunia
http://www.marjinnews.com/2018/05/tuduh-gubernur-ntt-sebar-informasi.html
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/2018/05/tuduh-gubernur-ntt-sebar-informasi.html
true
971126874416220402
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy
close