Sempat Viral, Ingin Bom Korem Kupang, Polisi Selidiki Pengancam Bom Tersebut
Cari Berita

Sempat Viral, Ingin Bom Korem Kupang, Polisi Selidiki Pengancam Bom Tersebut

MARJIN NEWS
14 May 2018

Ricko Lumba dalam postingan melalui akun facebooknya menulis akan menjadikan markas Korem 161/Wirasakti Kupang sebagai target utama pengeboman. (Foto: Ilustrasi)
Kupang, Marjinnews.com - Kapolres Kupang Kota, AKBP Anton CN, mengatakan Kepolisian sedang melakukan penyelidikan terhadap Ricko Lumba yang akan melakukan pengeboman Markas Korem 161/Wirasakti Kupang.

"Kami sedang melakukan penyelidikan terhadap pelaku. Kami sudah berkodinasi dengan Kodim 1604 Kupang untuk melakukan penyelidikan secara bersama terhadap pelaku yang melakukan pengancaman pengeboman terhadap Markas Korem 161/Wirasakti Kupang," kata Antonkepada wartawan di Kantor Walikota Kupang, Senin (14/5).

Ricko Lumba dalam postingan melalui akun facebooknya menulis akan menjadikan markas Korem 161/Wirasakti Kupang sebagai target utama pengeboman.

Kapolresta mengatakan, Kepolisian sangat serius menyikapi ancaman pelaku karena target ancamanya merupakan markas militer.

"Kami akan kejar pelaku untuk dimintai pertangungjawabnya," tegas Kapolresta.

Kapolres mengatakan tidak mengetahui motifasi Ricko Lumba mengancam melakukan pengeboman terhadap Markas Korem 161/Wirasakti Kupang.

"Belum tahu motifasinya apa. Kami masih melakukan pengejaran terhadap pelaku," Kata Wakapolres Ngada itu.

Ia mengimbau masyarakat Kota Kupang untuk tidak menebar isu dan acaman teror melalui akun facbook karena dapat menyebabkan keresahan warga.

"Kami mengimbau warga Kota Kupang tidak menulis status yang sifatnya mengancam, hasutan, menebar kebencian serta profokatif melalui media sosial karena dapat menimbulkan keresahan masyarakat," tegasnya.

Sebelumnya, Korem 161/Wirasakti Kupang meningkatkan pengamanan setelah mendapatkan ancaman bom dari salah satu akun facebook di Kota Kupang kata Komandan Korem 161/Wirasakti Kupang, Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa.

"Pascamendapatkan informasi yang beredar di media sosial (facebook) saya langsung perintahkan untuk meningkatkan pengamanan di pintu masuk Korem," katanya kepada Antara di Kupang, Senin.

Sebuah akun facebook dengan nama Ricko Lumba mengancam akan mengebom Korem 161/Wirasakti Kupang pascaaksi pengeboman yang dilakukan oleh sejumlah teroris di Surabaya mulai Minggu (13/5) kemarin dan Senin (14/5) pagi.

Komandan berbintang satu tersebut mengatakan pengamanan tidak hanya dilakukan di kantor Korem 161/Wirasakti Kupang tetapi juga dilakukan di seluruh Kodim di provinsi berbasis kepulauan itu.

"Pengamanan diperketat tidak hanya Korem tetapi juga di Kodim-Kodim. Pengamanan dilakukan seperti memperketat pintu masuk. Kalau dulu dua pintu dibuka semua, sekarang satu pintu yang dibuka," ujarnya.

Selain memperketat pengamanan, terkait kasus ancaman bom itu pemilik akun juga sudah dilaporkan ke Polda NTT untuk kemudian ditindak tegas.

"Kami sudah laporkan ke Polda dan sudah ditangani oleh Polda," tuturnya.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa pasca bom bunuh diri di Surabaya, Jawa Timur, seluruh jajaran TNI mendapat perintah melakukan langkah antisipasi, serta melakukan dialog dengan tokoh agama, masyarakat, dan pemerintah.

"Kita di wilayah tetap waspada. Dialog dengan tokoh agama kami lakukan guna mengantisipasi aksi terorisme di daerah ini," katanya.

Editor: Remigius Nahal

Sumber: Antara