Mode Romantika Sang Aktivis

Sang aktivis akan lebih lantang berbicara soal kebenaran di muka publik, ketimbang kebenaran hatinya pada seseorang. (Foto : dok. Pribadi)

Semua orang punya mimpi yang sama dalam hal asmara, yakni hidup bahagia bersama pasangan dalam bingkai kasih sayang. Mimpi adalah kerinduan yang tak sempat terucap. Kisah romantika yang terukir dalam diary asmara adalah pembeda antara satu dengan yang lain. 

Bagi kaum muda, menjelajahi dunia romantika ialah sebuah ikthiar yang wajib melakoni cerita keserahiannya. Meski terkadang kisahnya berujung pilu, namun tak ada henti cintanya merasa nyaman bersandar di hati yang berikutnya. Kemudian kisah itu mengalir menuju muara kebahagian hingga tiba pada mimpinya bersama sang kekasih.

Kerinduan untuk mewujudkan mimpi tersebut juga dirindukan oleh para Aktivis tanah air. Kemauan yang keras untuk menitih keberhasilan bangsanya membuat mereka rela meninggalkan segala kebutuhan pribadi, termaksud dunia romantikanya. 

Seorang aktivis tentu memiliki kekasih sebab mereka juga manusia biasa yang memiliki hati untuk mencintai lawan jenisnya, namun sayang, idealisme yang kuat kerap memendekkan usia hubungan asamranya. Militansi seorang aktivis memang luar biasa, tapi apabila yang tengah dihadapi adalah perihal romantika, militansinya dapat dengan mudah digoyang.

Sang aktivis akan lebih lantang berbicara soal kebenaran di muka publik, ketimbang kebenaran hatinya pada seseorang. Mereka cendrung memilih diskusi bersama teman ketimbang bercumbu dengan sang pacar. Kesejetahteraan hati akan muda tenggelam dalam aras tidak mau tahu, karena baginya kesejahteraan masyarakat nomor satu. 

Pandai bermain politik praktis tidak absolute menjadi indikator bahwa mereka pun pandai mempolitisir hati seseorang. Manajemen konflik yang dikuasai secara baik juga tidak memungkinkan seorang aktivis ahli membungkam kesalahannya dengan berbagai rekayasa gestur dan mimik.

Menggenggam hati seorang aktivis secara komprehensif memanglah bukan ihwal yang mudah bagi orang awam (nonaktivis). Barangkali kesukaran dari pihak lawan itu pula yang kadang melenahkan sang aktivis untuk mengencangkan konsolidasi hati. Pada hal secara keahlian, mereka pandai mengadvokasi berbagai kasus dengan ketajaman pisau analisisnya. Mestinya keahlian itu dapat menjadi senjata yang paling efisien untuk merobohkan kasus kegamangan yang membaluti pondok hatinya sendiri.

Melacak gerakan senyap para aktivis dalam mengguncangkan dunia romantikanya dewasa ini, belum ada indikasi yang valid untuk mengklaim bahwa  fenomena “aktivis lambat menikah” yang kerap diperbincangkan mutahkhir akan segera sirna. 

Entah seperti apa prosesnya yang tetap dilihat adalah tampak luarnya, dalam arti seberapa jauh ia menjalin hubungan dengan pasangannya. Idealisme sang aktivis juga berdampak negativ dalam hal romantika. Tergantung pada pasangannya juga. Sanggup survive atau tidak. 

Reformasi Hati Para Aktivis

Mesti diakui, bahwa pasangan antara sesama aktivis jauh lebih berpotensi berhasil tiba di pelaminan. Itu telah dibuktikan dengan ratusan pasangan sesama aktivis. Mengapa demikian? Pasangan sesama aktivis cendrung mudah mengafirmasi tujuan dari pikiran pasangannya (sama-sama tahu dan peka). 

Sedangkan yang nonaktivis susah mengimbangi cara berpikir pasangannya (aktivis). Kalaupun bisa, itu artinya sang aktivis mampu mengarahkan cara berpikir pasangannya. Kesimpulannya, semua tergantung dari sih aktivis itu sendiri. Konotasi ketidakberhasilan dalam menjalin hubungan ada pada pasangannya sangat tidak berlaku bagi seorang aktivis.

Oleh karenanya, pintu hati sang aktivis harus terbuka tidak hanya untuk aspirasi masyarakat, melainkan juga untuk mereka yang haus akan cinta kasih. Keberhasilan dalam dunia romantika juga sangat patut diperjuangkan.

Seperti kata Khalil Gibran, “Keindahan adalah cahaya yang memancar dari kesunyian jiwa dan menyinari tubuh, seperti kehidupan yang datang dari kasih bumi yang memberikan warna bunga keindahan dan menciptakan dalam kalbu apa yang disebut cinta, yang tercipta antara laki – laki dan perempuan”. 

Sepenggal kalimat yang keluar dari logika berpikir Khalil Gibran itu, mestinya dapat menampar kesadaran para aktivis, bahwa keindahan yang sesungguhnya ialah tidak semata pada keberhasilan karir, atau keberhasilan nama tercatat pada tiang sejarah, melainkan cinta yang dapat tercipta dari hati kaum adam dan hawa. Barangkali kesatuan cinta itu pula, dapat menjadi kekuatan untuk menggapai segala mimpi – mimpi yang sempat dirindukan.*


Oleh: Rendy Stevano
Aktivis PMKRI Cabang Maumere

Diskusi Bupati Manggarai Barat Mencari Pemimpin

Name

anak muda,2,Badung,1,Bali,135,Ben Senang Galus,2,Bencana Alam,2,Berita,186,Bhineka,2,Birokrasi,2,BNI,1,Bola,3,bom,1,Bom Bunuh Diri,3,Borong,4,BPJS,1,Budaya,34,Bung Karno,1,Bunuh Diri,4,Bupati Mabar,2,Camilian,1,Celoteh,7,Cerpen,202,Chelsea Islan,1,Chiristian Rotok,1,Daerah,647,Dana Desa,1,Dari Kami,3,Demokrasi,22,Denpasar,19,Desa,2,Destinasi,1,Diaspora,2,Dilan,3,Donny Isman,1,DPR RI,4,E-KTP,5,Editorial,30,Ekonomi,5,Ekspresi,1,Ende,6,Entrepreneur,1,Feature,35,festival Komodo,2,Film,7,Filsafat,2,Fitur,1,Flobamora Cup,1,Flores,10,Focus Discussion,1,FPI,1,Gantung diri,2,Gaya,1,gaya hidup,8,Gedged,1,Gempa,7,Gereja,3,Gereja Katolik,3,Gerindra,1,GMNI,4,Golkar,1,Gusti Dulla,1,HAM,2,Hand Phone,1,Hari Buruh,2,hari buruh internasional,1,Hari Perempuan Internasional,1,Hiburan,27,HMPCK,1,Hoax,2,hukum,68,Human Trafficking,4,IBT Expo,1,Idul Fitri,1,IJM,1,IKEMAS CUP,9,Imlek,1,In-Depth,18,Indonesia,1,Indonesian Idol,8,Inspirasi,17,Internasional,17,Internet,2,Investasi,1,IPD,3,Iriana Jokowi,1,Ivan Nestorman,1,IYC Jatim,1,Jabar,1,JAD,1,Jakarta,5,Jatim,3,Jawa Tengah,1,Jawa Timur,4,JK,1,Jogja,2,Jogyakarta,3,Jokowi,18,JRUK Sumba,2,jurnalistik,3,Kalimantan,5,Kampanye,2,Kampus,3,Kapolri,1,Kar. Ilmiah,4,Karanganyar,1,Karya Sastra,308,Kata Mereka,2,KDRT,1,Keagamaan,6,kebakaran,4,kebudayaan,3,kecelakaan,2,Kecelakaan Lalu Lintas,2,Kediri,2,Kejadian. Jakarta,1,kejahatan,2,Kemahasiswaan,6,Kemanusiaan,55,kemenkominfo,1,Kemiskinan,2,kepala daerah,1,Kepemuaan,5,Kepemudaan,155,kepemudan,7,kerohanian,2,Kesehatan,5,Ketahanan Nasional,1,Keuangan,1,KNPI,2,Komodo,9,Komunikasi,1,Komunitas,5,Koperasi,1,Korban,1,Korupsi,55,KPK,11,KPU,1,Kreatif,1,Kriminal,52,Kritik Sastra,3,Kupang,25,Labuan Bajo,51,Lakalantas,11,Larantuka,1,Legenda,1,Lembata,2,Lifestyle,3,Lingkungan Hidup,13,Literasi,14,lombok,1,LP Cipinang,1,Luar Negeri,15,Mahasiswa,47,Makasar,6,Makassar,4,Malang,4,Manggarai,121,Manggarai Barat,21,Manggarai Timur,27,Marianus Sae,1,Marion Jola,3,Masalah Rokok,1,Masyarakat,1,Mataram,2,Maumere,7,Media,1,Media Sosial,3,Medsos,2,Mendikbud,3,Menkominfo,1,Milenials,104,MMC,1,musik,1,Narkoba,8,Nasional,351,Natal,18,Ngada,8,Novanto,2,Novel,16,NTT,346,Nyepi,2,Olahraga,13,Opini,554,Orang Muda,7,Otomotif,1,OTT,2,Padang,1,Papua,16,Pariwisata,26,Partai Politik,25,Pasangan,25,Paskah,2,pelajar,2,Pembangunan,5,pemerkosaan,1,Pemilu,19,Pemuda,3,Pencurian,2,Pendidikan,89,Penerbangan,4,penyanyi,1,Peradi,1,Perdamaian,1,Perempuan,19,Perindo,1,Peristiwa,1386,Pers,3,Perzinahan,1,Petani,1,Petrus Selestinus,1,Piala Dunia,1,Piala Oscar,1,pileg 2019,1,Pilgub,40,Pilkada,98,Pilpres 2019,25,PKRI,1,PKS,1,PMII,1,PMKRI,23,PMKRI Bogor,1,Pmkri Jogja,1,Poco Ranaka,1,Pojok Redaksi,32,Polisi,24,politik,89,Politikus,6,POLRI,8,PP PMKRI,1,Pristiwa,39,Prosa,1,PSK,1,Puisi,100,Puteri Indonesia,2,Radikalisme,1,Ratna Sarumpaet,4,Refleksi,9,reformasi,1,Regional,6,Religi,2,Remaja,1,Rensi Ambang,1,Riau,1,Ricuh,1,Rindu,1,Risma,1,Rizieq Shihab,7,Rote Ndao,2,Ruang Publik,26,Ruteng,30,RUU,1,Sabu,1,Sail Komodo,1,Sajak,14,Sam Aliano,1,Sastra,3,Sejarah,1,Sekilas Info,42,Sekolah,2,seleb,1,Selebritas,28,selingkuh,1,Sidoarjo,1,situs pornografi,1,Somasi,1,Sosial,3,Sosial Politik,1,Sosok,31,Sospol,35,Spesial Valentine,1,Start Up,1,Suara Muda,229,Sumba,8,Surabaya,36,Tahun Baru,10,Tarakan,1,Tata Kota,1,Teknologi,9,Tentang Mereka,68,Tenun Manggarai,1,Terorisme,14,Terorismes,4,TKI,4,TNI,1,TNK,1,Togar Situmorang,11,Tokoh,16,Tol Laut,1,Toleransi,2,Tour Jurnalistik,1,Ujian Nasional,1,UNITRI-Malang,1,Unwira,1,UU MD3,7,Valentine,2,Viral,3,Wisata,21,Wisuda,1,WNA,1,
ltr
item
MARJINNEWS.COM: Mode Romantika Sang Aktivis
Mode Romantika Sang Aktivis
https://4.bp.blogspot.com/-GthjFjngn24/WvWsg8aRyNI/AAAAAAAAALs/DmnPNGGpY4grDCXPN9GKFP3h8ChCRjLeQCLcBGAs/s320/IMG-20180511-WA0046.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-GthjFjngn24/WvWsg8aRyNI/AAAAAAAAALs/DmnPNGGpY4grDCXPN9GKFP3h8ChCRjLeQCLcBGAs/s72-c/IMG-20180511-WA0046.jpg
MARJINNEWS.COM
http://www.marjinnews.com/2018/05/mode-romantika-sang-aktivis.html
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/2018/05/mode-romantika-sang-aktivis.html
true
971126874416220402
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy