$type=carousel$cols=3

Kekuatan Hukum Sebagai Penerapan Karakter Pemuda Untuk Menjawab Tantangan Zaman

Hari ini, Indonesia hidup dilibatkan karena semaraknya dan bergerumuhnya pemuda melakukan kewajibannya sebagai pemikir dan penerus bangsa....

Hari ini, Indonesia hidup dilibatkan karena semaraknya dan bergerumuhnya pemuda melakukan kewajibannya sebagai pemikir dan penerus bangsa. (Foto: Dok. Pribadi)
Sejarah perjuangan nasional bangsa Indonesia tidak bisa dilepaskan dari peranan pemuda. Dalam derap perumusan gagasan “Indonesia Merdeka”, para pemuda Indonesia di negeri Belanda di tahun 1920-an telah memulainya dengan sebuah manifesto dan sebuah gerakan.

Sejurus dengan fikiran di atas, kita bisa menganggap “sumpah pemuda tahun 1928” sebagai salah satu puncak konsolidasi gagasan menuju Indonesia merdeka: satu nusa, satu bangsa, dan satu bahasa. Soekarno sendiri, dalam sebuah pidatonya saat peringatan 35 tahun Sumpah Pemuda di tahun 1963, menyebut peristiwa sumpah pemuda sebagai peristiwa revolusioner: satu negara kesatuan dari Sabang sampai Merauke, masyarakat adil dan makmur, dan persahabatan antarbangsa yang abadi.

Tetapi kontribusi pemuda tidak berhenti di situ. Mereka tetap menjadi bagian dari motor penggerak menuju kemerdekaan Indonesia. Termasuk mengambil peranan sangat penting dalam proklamasi kemerdekaan. Pemuda juga hanyut dalam gelora revolusi agustus untuk melanjutkan revolusi nasional Indonesia.

Dalam pembukaan UUD 1945, di situ dituliskan dengan jelas kata-kata berikut: “untuk membentuk suatu pemerintah negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.”

Maka dari itu, pemuda untuk menunjang karakternya harus mampu berpacu kepada UUD 1945 dan peraturan menteri pemuda dan olah raga nomor 59 tahun 2013 tentang Pengembangan Kepemimpinan Pemuda serta peraturan lainnya. Selebihnya uraian di paragraf sebelumnya adalah salah satu bentuk sejarah untuk selalu mengembangkan kepribadiannya sebagai pencetus sejarah dan mampu melihat kondisi semangat pemuda dalam mencapai cita-cita ke-Indonesiaan.

Jutaan pemuda berkumpul dari perbedaan karakter dan kultur budaya masing-masing agar mampu memecah suatu teka-teki permasalahan keIndonesiaan, sebagaimana yang terlihat pemuda hari ini lupa, adanya suatu kekuatan hukum untuk acuan dasar berperilaku seseorang/pemuda melaksanakan kewajibannya yaitu mematuhi aturan-aturan yang ada, khususnya ada peranan konstitusi terhadap perilaku dan karakter pemuda mampu menjalakan kehidupannya dengan baik dan benar agar Indonesia menjadi wadah pemuda yang mampu berdaya saing dan mampu menjadikannya sebagai insan intelektual.

Hari ini, Indonesia hidup dilibatkan karena semaraknya dan bergerumuhnya pemuda melakukan kewajibannya sebagai pemikir dan penerus bangsa. Oleh karena itu, hukum disini lahir karena untuk mengatur karakter pemuda agar selaras dengan konstitusi yang ada dan tidak terjebak pada kemodernan dan globalisasi yang ada.

Mari kita berpikir dan bergerak, terus solid dan mampu menciptkan inovasi-inovasi yang ada, agar perubahan Indonesia yang sebelumnya ada keretakan permasalahan akan kemudian dari inovasi itu berubahlah suatu solusi permasalahan agar Indonesia ini menjawab tantangan zaman. Pengaruh eksternal dan internal karakter kita selalu menghantui kita, agar terhindar dari itu, maka implementasi pemuda dari acuan hukum harus selalu dipahami dan mampu diterapkan dengan sebaik-baiknya.

Eksistensi generasi yang di Indonesia sampai hari ini, tak lupa dari pengaruh canggihnya teknologi dan globalisasi, jangan sampai kita dipengaruhi gerakan-gerakan modernisasi yang berujung kita gagal mengemban amanah sebagai insan yang intelektual dan berdaya saing.

Sebagai dakwaan kita disebut dengan Generasi Milenial. Artinya, kondisi generasi ini haruslah berpegang teguh mewujudkan Indonesia yang adil, makmur, sejahtera dengan cara KEINDONESIAAN bukan dengan cara-cara paham komunisme, neo-liberalisme, fasisme dan non keindonesiaan.

Pancasila, suatu ideologi bangsa kita dan merupakan sumber hukum terkuat kita untuk menjalankan kehidupan dengan konsep yang jelas melalui butir-butir Pancasila agar Indonesia berkembang dengan gerakan-gerakan dan inovasi pemuda selalu meluncurkan kejernihan pemikiran yang membawa Indonesia adalah motor gerakannya insan yang intelektual dan berdaya saing global.

Bung Karno pernah mengatakan pada Indonesia, “Beri aku 10 pemuda, maka akan ku guncangkan dunia”, dari kata-kata itulah semangat kita, pondasi kita, kiblat kita untuk pemuda maka ayo kita lahirkan Indonesia ini dengan generasi-generasi yang cerdas, berpotensial, penuh inovasi untuk menciptakan sebuah hal yang menggembirakan dan mampu dijadikan contoh oleh dunia, karena Indonesia selalu ada disebabkan ada implementasi dan inovasi pemudanya.

Satu harapan terakhir saya untuk Indonesia khususnya para pemuda yang memegang intelektual untuk bangsa, “Dunia akan selalu membutuhkan Indonesia, dan 1 pemuda Indonesia dapat menakklukan Dunia”.

Oleh: Arianto Goder
Aktivis DPC Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia Surabaya

Komentar

loading...
Name

1 Tahun Berkarya,1,Agama,3,Ahmad Dhani,1,Ahok,25,Aktivis,2,Alam,3,Anak,8,Anak Muda,27,Anggaran,1,Antikorupsi,1,Aparatur Negara,1,Arjen Robben,1,Artikel,227,Asmat,4,Asusila,5,Badung,9,bahasa,1,Bali,100,Bali Utara,2,Bandara Bali Utara,2,banjir,1,Bantuan CSR,1,Batam,16,BBM,1,Bedah Buku,1,Bencana Alam,2,Berita,3,Bhineka,2,BNI,1,Bola,2,bom,1,Bom Bunuh Diri,4,Borong,1,BPJS,1,Budaya,42,Buku,1,BUMN,1,Bung Karno,1,Bunuh Diri,3,Bupati Mabar,1,Camilian,1,Cerpen,141,Chelsea Islan,1,Chiristian Rotok,1,Daerah,453,Daerah. Riau,1,Dana Desa,1,Demokrasi,22,Denpasar,11,Desa,2,Destinasi,1,Diaspora,2,Dilan,4,Dilan 1990,1,Donny Isman,1,DPR RI,2,DPRD,1,E-KTP,4,Editorial,41,Edukasi,1,Ekonomi,5,Emi Nomleni,1,Ende,5,Entrepreneur,1,Feature,39,festival Komodo,2,Film,7,Filsafat,2,Fitur,1,Flobamora Cup,1,Flores,13,Focus Discussion,6,FPI,1,Gantung diri,2,Gaya,1,Gedged,1,Gempa,5,Gereja,4,Gereja Katolik,4,Gerindra,1,Gizi Buruk,1,GMKI,1,GMNI,1,Golkar,1,Gusti Dulla,1,HAM,1,Hand Phone,1,Hari Buruh,2,hari buruh internasional,1,Hari Perempuan Internasional,2,Hiburan,24,HMPCK,1,Hoax,2,hukum,44,Human Trafficking,5,Idul Fitri,1,IJM,1,IKEMAS CUP,7,Imlek,2,Indonesia,2,Indonesian Idol,11,Inspirasi,3,Internasional,15,Internet,2,Investasi,1,Iriana Jokowi,1,Ivan Nestorman,1,IYC Jatim,1,Jabar,1,JAD,1,Jakarta,9,Jatim,3,Jawa Tengah,1,JK,1,Jodoh,1,Jogyakarta,3,Jokowi,16,Jomblo,2,JRUK Sumba,2,jurnal Terbaru,1,jurnalistik,3,Kalimantan,5,Kampanye,2,Kampus,3,Kapolri,1,Kar. Ilmiah,4,Karanganyar,1,Karya Sastra,241,KDRT,1,Keagamaan,7,kebakaran,2,Kebangsaan,1,kebudayaan,2,Kecelakaan Lalu Lintas,2,Kediri,2,Kejadian. Jakarta,1,kejahatan,2,Kemanusiaan,68,kemenkominfo,1,Kemiskinan,2,kepala daerah,1,Kepemuaan,5,Kepemudaan,139,kepemudan,11,Kepri,1,kerohanian,2,Kesehatan,15,KNPI,2,Komodo,9,Komunikasi,1,Komunitas,5,Koperasi,1,Korban,1,Korupsi,58,KPK,13,KPU,1,Kreatif,1,Kriminal,55,Kritik Sastra,4,Kupang,23,Kuta,1,Labuan Bajo,41,Lakalantas,9,langka,1,Larantuka,1,Lebu Raya,1,Lembata,2,Lifestyle,8,Lingkungan Hidup,16,Literasi,15,lombok,1,LP Cipinang,1,Madiun,1,Mahasiswa,36,Makanan Khas,1,Makasar,6,Makassar,1,Malang,3,Manggarai,86,Manggarai Barat,8,Manggarai Timur,20,Marianus Sae,1,Marion Jola,10,Masalah Rokok,1,Masyarakat,1,Mataram,2,Maumere,6,Media,2,Media Sosial,4,Medsos,3,Mendikbud,3,Menkominfo,1,Motang Rua,1,Muda Petani,1,Munir,1,musik,1,Narkoba,6,Nasional,238,Natal,19,Ngada,4,Novanto,1,Novel,15,NTT,116,Nyepi,2,Olahraga,12,Opini,341,Orang Muda,16,Otomotif,1,OTT,2,pacaran,6,Papua,21,Pariwisata,24,Partai Politik,23,Paskah,4,pelajar,2,Pembangunan,5,pemerkosaan,1,Pemilu,17,Pemuda,1,Pencurian,2,Pendidikan,87,penyanyi,1,Peradi,1,Perdamaian,1,Perempuan,23,Perindo,1,Peristiwa,859,Peritiwa,1,Perlindungan Anak,2,Pers,3,Perzinahan,1,Piala Dunia,1,Piala Oscar,1,pileg 2019,1,Pilgub,41,Pilkada,101,Pilpres 2019,21,PKRI,1,PKS,1,PMII,1,PMKRI,23,PMKRI Bogor,1,Pmkri Jogja,1,Poco Ranaka,1,Polisi,30,politik,80,Politikus,6,POLRI,6,Pristiwa,25,Prosa,1,PSK,1,Puisi,63,Puteri Indonesia,4,Radikalisme,1,Refleksi,16,reformasi,1,Regional,6,Religi,5,Remaja,2,Rensi Ambang,1,Riau,1,Ricuh,1,Risma,1,Rizieq Shihab,7,Rote Ndao,1,Ruteng,9,RUU,1,Sabu,1,Sail Komodo,1,Sajak,23,Sajam,1,Sam Aliano,1,Sastra,2,Sejarah,2,Sejarah Manggarai,1,Serial Story,1,situs pornografi,1,Somasi,1,Sosial,3,Sosok,3,Sospol,42,Start Up,1,Sumba,12,Surabaya,32,Tahun Baru,9,Tahun Baru. Remigius Nahal,1,Tarakan,1,Tata Kota,1,Teknologi,10,Tenun Manggarai,2,Terorisme,16,Terorismes,4,TKI,4,TNI,1,TNK,1,Tokoh,15,Tol Laut,1,Toleransi,2,Tour Jurnalistik,3,traveling,4,traveller,1,UNITRI-Malang,1,Unwira,1,UU MD3,7,Valentine,4,Viral,1,Wisuda,1,WNA,1,Yogyakarta,4,
ltr
item
Muda Membaca Dunia: Kekuatan Hukum Sebagai Penerapan Karakter Pemuda Untuk Menjawab Tantangan Zaman
Kekuatan Hukum Sebagai Penerapan Karakter Pemuda Untuk Menjawab Tantangan Zaman
https://4.bp.blogspot.com/-hZzHdiyMUZE/Ww-jxp1_CLI/AAAAAAAABZU/adVYC3LPHkERqUICn__WsJL9XkYZHvdWQCLcBGAs/s320/ARIANTO%2BGODER.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-hZzHdiyMUZE/Ww-jxp1_CLI/AAAAAAAABZU/adVYC3LPHkERqUICn__WsJL9XkYZHvdWQCLcBGAs/s72-c/ARIANTO%2BGODER.jpg
Muda Membaca Dunia
http://www.marjinnews.com/2018/05/kekuatan-hukum-sebagai-penerapan.html
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/2018/05/kekuatan-hukum-sebagai-penerapan.html
true
971126874416220402
UTF-8
Tampilkan Semua Artikel Belum Ada Tulisan Lihat Semua Selengkapnya Balas Batal Balas Hapus Penulis Home Halaman Tulisan Lihat Semua Rekomendasi LABEL Arsip CARI Semua Tulisan Tidak Ditemukan Back Home Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Mgu Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Okt Nov Des just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy