IKBS Surabaya Mencari Pemimpin, Demokrasi Jalan Terbaik

Menu Atas

Cari Berita

Advertisement

IKBS Surabaya Mencari Pemimpin, Demokrasi Jalan Terbaik

MARJIN NEWS
24 May 2018

Kelahiran seorang pemimpin itu berawal dari sebuah diskusi kecil atas sebuah kesepakatan untuk kepentingan bersama (Foto : marjinnews)

Surabaya, marjinnews.com - Pada sebuah kesempatan seorang hebat dari Amerika, Lee Iacocca pernah mengatakan bahwa pemimpin itu lahir dari masa krisis. Entah itu krisis sosial, kepemimpinan dan hak-hak yang menyangkut hajat hidup banyak orang. Namun apa yang terjadi jika kelahiran seorang pemimpin itu berawal dari sebuah diskusi kecil atas sebuah kesepakatan untuk kepentingan bersama?

Itulah yang tengah dialami oleh Ikatan Keluar Besar Sumba Surabaya (IKBSS) pada Rabu (23/5) malam. Berdiri sejak tahun 1984, organisasi yang beranggotakan seluruh masyarakat Sumba di Kota Surabaya ini boleh dibilang sudah sangat matang sebagai sebuah wadah belajar dan pintu masuk perajut tali persaudaraan sesama warga Sumba di tanah rantau.

Menurut Asto, salah satu pendamping kegiatan bertajuk "Pemaparan Visi dan Misi Calon Ketua IKBSS" mengatakan bahwa hal-hal yang paling fundamental dari organisasi tersebut sudah ada sejak lama tinggal dimatangkan dengan potensi-potensi yang ada.

"Kita (IKBSS) memiliki potensi yang sangat besar untuk berkembang dan terorganisir ke depan. Tinggal mencari bentuknya saja" ujar Asto kepada marjinnews.com di Kedai Kopi 58, Jalan Nginden Semolowaru pada Rabu (23/5) malam.

Hal senada juga disampaikan oleh ketua panitia pelaksana kegiatan tersebut, Derry. Menurutnya kegiatan pemaparan visi misi para calon itu merupakan satu rangkaian acara proses pemilihan ketua IKBSS yang berpuncak pada Rabu, 30 Mei 2018.

"Kami sebagai panitia mengakomodir segala bentuk masukan dari teman-teman yang lain. Mengacu pada proses pemilihan ketua sebelumnya, kami ingin membuat perubahan dengan mengajak semua warga IKBSS berdemokrasi dan berdialektika di dalamnya. Itulah alasan rangkaian acara ini kami buat" ujar Derry.

Kegiatan malam itu dihadiri oleh puluhan orang yang sudah tergabung dalam IKBSS. Selain mendengarkan visi misi calon ketua yang berjumlah empat orang itu, mereka juga berdiskusi terbuka soal peluang dan tantangan IKBSS di masa yang akan datang.

Agenda terakhir dalam pertemuan yang berakhir pukul 22.46 WIB itu membahas mekanisme pemilihan ketua, termasuk di dalamnya soal kriteria pemilih yang kemudian disepakati bahwa semua warga IKBSS memiliki hak suara jika telah mengisi absensi pada acara pemaparan visi misi dan mendaftarkan diri kepada panitia pelaksana pemilihan sehari sebelum tanggal 30 Mei 2018 dengan menyertakan foto KTP yang dikirim via WhatsApp.

Awal proses demokrasi IKBSS yang mempertemukan Salmon A. Dangga di nomor urut satu, Herman J. A. Kaho di nomor urut dua, Ignasio C. F Sino di nomor urut tiga dan Gianto U. Ngailu Deddi di nomor urut empat baru saja dimulai. Penentu keberhasilan proses belajar itu akan dibuktikan pada Rabu (30/5) besok yaitu sejauh mana semua pihak terlibat untuk memberi warna baru bagi IKBSS di masa yang akan datang. (AA/MN)