BPBD NTT Bersama Pemda Manggarai Timur, Selenggarakan Seminar Perlindungan Lokasi Rawan Bencana
Cari Berita

BPBD NTT Bersama Pemda Manggarai Timur, Selenggarakan Seminar Perlindungan Lokasi Rawan Bencana

MARJIN NEWS
17 May 2018

Kepala Pelaksana BPBD Propinsi NTT menyampaikan bahwa perhatian pra bencana jauh lebih penting agar dampak kerugian pada saat terjadinya bencana dapat di minimalisir. (Foto: Marjinnews)
Borong, Marjinnews.com - Berlangsung di Aula Hotel Kasih sayang, Borong (17/5/2018), BPBD Propinsi NTT bekerja sama dengan Pemda Kabupaten Matim mengadakan seminar dengan tema "Mitigasi Dalam Rangka Perlindungan Lokasi Rawan Bencana Di KMT tahun 2018".

Kegiatan yang dibuka secara resmi oleh Sekda Manggarai Timur, Drs.Matheus Ola Beda menghadirkan pemateri Kepala Pelaksana BPBD Propinsi NTT Tini Thadeus, SH.

Dalam sambutanya, Matheus Ola Beda menyampaikan tentang sejarah lahirnya UU No 24 yang didasari oleh peristiwa bencana alam tanah longsor yang terjadi di Gapong Cibal, Kabupaten Manggarai dan Golo Gega di Lambaleda Manggarai Timur pada tahun 2007.

Akiibat bencana yang termasuk dalam katagori Luar biasa tersebut, presiden RI ke VI Susilo Bambang Yudhoyono meninjau langsung ke lokasi bencana yang berada di Gapong, Cibal Kabupaten Manggarai.

Matheus Ola Beda juga menyampaikan, tingginya potensi bencana alam di wilayah KMT mengharuskan pentingnga memaksimalkan kerja sama lintas sektor. Terutama dalam upaya penyebaran informasi pada masyarakat tentang bencana alam.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Propinsi NTT, Tini Tahadeus menyampaikan bahwa, perhatian pra bencana jauh lebih penting agar dampak kerugian pada saat terjadinya bencana dapat di minimalisir.

Tini Thadeus juga menyampaikan pentingnya memperhatikan prinsip Desa/Kelurahan yang tangguh bencana.

"Beberapa pointnya adalah; bencana merupakan urusan bersama semua masyarakat, dilakukan secara partisipatoris serta memperhatikan  kelompok rentan yakni ibu-ibu, anak, orang cacat dan para usia lanjut," terang Thadeus.

Untuk diketahui, hadir dalam kegiatan seminar berbagai kelompok dan organisasi pemuda, perwakilan SKPD lingkup Sekda Matim, Kapolsek Borong dan perwakilan Danramil Borong, perwakilan lembaga Pendidikan yang ada di kota Borong. (RN/MN)