Babinsa dan Pecalang Sidak Kos-Kosan di Jalan Akasia Kesiman Denpasar, Ada Apa?

Menu Atas

Cari Berita

Advertisement

Babinsa dan Pecalang Sidak Kos-Kosan di Jalan Akasia Kesiman Denpasar, Ada Apa?

MARJIN NEWS
17 May 2018

Babinsa Kelurahan Kesiman, Denpasar Timur J.Moka dari TNI AD menjelaskan bahwa pendataan teradap penduduk pendatang sengaja dilakukan mengingat situasi dan kondisi di Indonesia yang sedang terjadi kasus teroris.  (Foto: Marjinnews)
Denpasar, Marjinnews.com - Antisipasi masuknya penumpang gelap, Babinsa dan Linmas serta Pecalang, Kelurahan Kesiman, Denpasar Timur pada, Kamis (17/5) melakukan pendataan terhadap penduduk pendatang yang tinggal di Kos-kosan di wilayah Kesiman.

Babinsa Kelurahan Kesiman, Denpasar Timur J.Moka dari TNI AD menjelaskan bahwa pendataan teradap penduduk pendatang sengaja dilakukan mengingat situasi dan kondisi di Indonesia yang sedang terjadi kasus teroris.

"Pendataan ini untuk kebaikan dan kenyamanan kita bersama," ujarnya saat melakukan pendataan di kos-kosan di Wilayah Akasia Kesiman Denpasar Timur pada Kamis (17/5) malam.

Menurutnya, situasi sosial yang terjadi sekarang ini sangat memprihatinkan. Pasalnya, belakangan ini marak kasus teroris yang membuat masyarakat resah dan tidak nyaman. Karena itu, pendataan terhadap penduduk pendatang sesungguhnya untuk mengetahui alamat asal dari pendatang tersebut dan apa tujuan datang ke Bali. Selain itu agar muda terpantau kalau yang bersangkutan sedang mengalami masalah di luar.

Kepada pendatang ia menghimbau agar sama-sama menjaga keamanan dan keharmonisan di Bali. 

"Tolong adek-ade saling memperhatikan dan mengingatkan satu sama lain. Kalau yang lain ribut dan mabuk, kita yang lain harus menegur," ujarnya.

Ia meminta kepada penduduk pendatang baik yang bekerja dan yang masih kulia agar tidak boleh mabuk mabukan sampai berkelahi dengan sesama.

"Apalagi kalau sudah malam agar jangan terlalu ribut. Kasian tetangga dan orang orang di sekitar kita. Kalau mau acara silahkan beritahukan kepada klien banjar dan pecalang setempat, biar tahu bahwa di situ ada acara," pungkasnya.

Laporan: Saverinus Suryanto
Editor: Remigius Nahal