Usai Debat Pilgub NTT, Netizen Ramai Bicara Daun Kelor dan Minum Susu
Cari Berita

Usai Debat Pilgub NTT, Netizen Ramai Bicara Daun Kelor dan Minum Susu

MARJIN NEWS
6 April 2018

Ada hal menarik yang muncul di dalam debat Pigub NTT malam hari ini yakni pernyataan dari calon Gubernur nomor urut empat Viktor Laiskodat yang menyebut daun kelor dan minum susu. (Foto: RN/MN)
Jakarta, Marjinnews.com - Debat perdana antara pasangan calon gubernur NTT baru saja usai berlangsung.

Debat perdana Pilgub NTT ini dilaksanakan di Jakarta, dan disiarkan secara langsung oleh salah satu stasiun televisi swasta Nasional.

Empat pasangan calon yang menjadi kandidat di pilgub NTT ini hadir antara lain Esthon L Foenay-Christian Rotok (Esthon-Chris), Marianus Sae - Emilia Nomleni (MS-Emi), Benny K Harman-Benny A Litelnoni (Harmoni) dan Viktor Bungtilu Laiskodat-Joseph Nae Soi (Victory-Joss).

Dalam debat perdana malam hari ini, pasangan calon memaparkan ide, gagasan dan program perihal pembangunan NTT. Satu persatu calon memaparkan visi dan misi dan juga menjawab pertanyaan dari moderator dan masing-masing pasangan calon.

Ada hal menarik yang muncul di dalam debat Pigub NTT malam hari ini yakni pernyataan dari calon Gubernur nomor urut empat Viktor Laiskodat yang menyebut daun kelor dan minum susu.

Pernyataan dari kandidat yang diusung oleh partai NasDem tersebut timbul ketika menanggapi soal gizi buruk yang terjadi di provinsi NTT.

Viktor Laiskodat menyebut gizi buruk bisa diselesaikan dengan makan daun kelor. Ia menyebut pemerintah belum mengelola tanaman kelor dengan benar.

"Saya bisa berdiri disini karena makan daun kelor," ujar Viktor menanggapi  pertanyaan dari moderator Tina Talisa. Dan menyebut sosok Benny K Harman yang merupakan salah satu pesaingnya pintar.

“Pak Benny ini minum susu, makanya pintar sekali orang ini,” kata Viktor B Laiskodat dengan serius.

Viktor menyebutkan orang dengan tingkat kecerdasan sangat tinggi di NTT karena selalu mengonsumsi susu.

“Kalau bicara hukum sama pak Benny, maka orang NTT habis semua, karena gizinya cukup,” puji Viktor.

Tampaknya para warga net langsung merespon dua pernyataan dari Cagub Viktor Laiskodat ini dan akhirnya menjadi viral dan ramai diperbincangkan di sosial media khusunya pengguna Facebok

Seperti di grup Facebook Viktor Lerik (Veki Lerik) Bebas Bicara Bicara Bebas.

Misalnya akun atas nama Demas Mautuka menuliskan "Mari berinvestasi daun kelor. Bikin semacam ekstra JOS begitu lalu beri minum pada Balita anda. Dipercaya ada asupan gizi yg cukup. Tapi kalau penyerapan usus anak anda snd cocok maka anak su pasti mencret, diare, sakit2, pusing2 dan mabok2.

Kemudian akun Nurul Abdulah " SAVE DAUN KELOR . SIAPA MAU PINTAR GAK PERLU SEKOLAH MAKAN DAUN KELOR YG BANYAK YA DIJAMIN PINTAR LUAR BIASA.

Akun atas nama Keche menuliskan " Besok b mau tanam pohon marungga (KELOR) byk2 dan  beli ikan sardin ko simpan buat cadangan dan malam minum susu, jang buli b oooo".

Sedangkan tulisan akun Serli Dona menuliskan "Tipikal kaum bumi datar dan bumi bulat sikapi debat. Kurangi micin banyakin kelor nak!", dan akun atas nama Jesica Steven menuliskan" Mulai besok, pendukung paslon nomor 4 harus makan daun kelor. Jangan bilang dukung VBL kalau belum makan daun kelor. #salamCerdas".


Laporan: Remigius Nahal