Surat untuk Para Sahabat, Catatan Kecil dari Ivan Nestorman
Cari Berita

Surat untuk Para Sahabat, Catatan Kecil dari Ivan Nestorman

9 April 2018

Teman-teman saya dari propinsi lain mempunyai  pemerintah daerah, anggota-anggota DPR pusat, DPD yang perduli dengan kebudayaan mereka (Foto: Istimewa).
Saya beruntung jadi orang NTT!!
Dalam karir saya sebagai pemusik yang sudah cukup lama, motif musik Nusa Tenggara Timur selalu menjadi jualan utama saya. Hal itu membuat saya berbeda menurut sahabat-sahabat bermusik saya di Jakarta.

Tergambar kekuatan budaya kita dalam musik-musik kita dan apa yang saya lakukan adalah perjuangan pribadi saja, bukan dorongan atau bantuan pemda NTT, apalagi dukungan dewan terhormat di senayan sana yang katanya menjadi wakil kita.

Teman-teman saya dari propinsi lain mempunyai  pemerintah daerah, anggota-anggota DPR pusat, DPD yang perduli dengan kebudayaan mereka.

Saya bahkan pernah ikutan promo musik Jawa Barat, angklung go internatinal di Eropa. Saya juga pernah promo Raja Ampat di Timur Tengah hingga New York.

Bali bahkan punya  beberapa orang Filantropis yang secara reguler meminta pemusik mereka berkarir atau tampil internasional, asal tampilkan budaya dengan elemen Bali yang kental.

Kepedulian akan budaya ini yang saya lihat lemah di daerah kita, NTT.

Kebudayaan  dilihat sebagai sesuatu yang Taken for granted saja. Jalan menuju peradaban NTT masih sangat jauh jika penyuburan budaya tidak dilakukan. Culture harus mendapatkan cultivation untuk sampai pada  sebuah Civilization.

Saya ingin  berdiri untuk krbudayaan NTT, bangkit dan mempertegas apa yang sudah saya lakukan dan menjadi  perpanjangan tangan pemajuan budaya NTT agar kebudayaan kita tidak tumbuh liar begitu saja, dan harus menuju suatu disain yang pada akhirnya penguatan dan pemajuan semakin terasa di tanah kita.

Saya ingin melakukan itu dengan segala pengalaman yang saya miliki.

Saya tidak ingin pelaku budaya kita "bingung" karena ketiadaan alamat bercurhat, seperti yang pernah saya alami. Harus ada seseorang yang berdiri untuk hal itu.

Tentu dengan DPD RI ini saya tidak menawarkan diri menjadi obat pereda batuk yang bisa menyelesaikan  semua problem budaya kita dalam waktu singkat. Ini semua kerja besar bersama kita.

Saya hanya jubir, untuk kita agar negara bisa hadir di bumi NTT untuk kemajuan kebudayaan kita. kita. Kebetulan itu sebuah area yang cukup saya faham sebagai seorang pelaku dan penggiat budaya Flores atau NTT.

Salam saya

Flavianus Nestor Embun alias Ivan Nestorman.

 1. Penerima Public Diplomacy Award dari Pemerintah Afrika
 2. Penerima SCTV Award untuk karya Rekaman Paling Inovatif
 3. Nominasi Anugerah Music Indonesia