Setelah Dibunuh, Mayat Ibu Guru Di Ngada ini Digantung di Pohon Mangga

Mayat Ibu Reli pertama kali ditemukan warga setempat yang hendak pergi ke kebun. (Foto: Pos Kupang)

Bajawa, Marjinnews.com - Seorang perempuan berprofesi sebagai guru di Kabupaten Ngada, Provinsi Nusa Tenggara Timur - akrab disapa Ibu Reli - diduga menjadi korban pembunuhan sadis.

Ibu Reli ditemukan sudah tidak bernyawa di Kampung Meli, Kecamatan Soa, Sabtu (13/4/2018) pagi.

Tubuhnya tergantung pada seutas tali nilon berwarna biru yang diikat pada pohon mangga.

Mayat Ibu Reli pertama kali ditemukan warga setempat yang hendak pergi ke kebun.

Meski ditemukan tewas tergantung di pohon, namun warga tidak percaya Ibu Reli menghakhiri hidup dengan bunuh diri.

Diduga Ibu Reli dibunuh terlebih dahulu kemudian tubuhnya digantung sehingga terkesan korban bunuh diri.

Pelaku belum berhasil ditangkap.  Kasus ini sedang ditangani Polres Ngada.

Informasi kematian Ibu Reli seperti dilansir Pos-Kupang.com dari akun Facebook Delis Riwu.

Delis Riwu mengunggah empat foto korban. Satu foto korban saat masih hidup dan ada foto korban tergantung di pohon.

Dua foto close up korban dengan wajah penuh luka dan bersimbah darah.

Facebook menutup dua foto tersebut. "Foto ini menampilkan konten kekerasan atau sadis," tulis Facebook.

Postingan Delis Riwu yang dibagikan juga ke grup Bebas Bicara Bicara Bebas tanggal 13 April pukul 23.11 Wita, disertai dengan penjelasan.

"Sadis Betul Orang Yang Bunuh Ibu Reli...Habis d Bunuh Mayatx d Gantung d Pohon Mangga...Semoga Pelaku Cepat d tangkap. Kejadianx d Kampung Meli Kecamatan Soa. Mayatx d temukan tadi pagi oleh Warga Meli yang Hendak k Kebun....," tulis Delis Riwu.

Di kolom komentar, Delis Riwu menjelaskan korban berstatus sudah menikah namun belum memiliki anak.

Delis Riwu tidak menyebut nama lengkap korban dan sekolah tempat Ibu Reli mengajar.

Unggahannya langsung dibanjiri komentar netizen. Selain mendoakan korban, umumnya netizen menghujat pelaku.

Netizen mengharapkan polisi segera menangkap pelaku dan menghukumnya seberat mungkin.

@Stven Loa: Ini klu di amati ini motif pembunuhan bukn gantung diri

@Nus Romanus: tidak mungkinlah seorang wanita bisa gantung diri di pohon yang lurus seperti ini,,, radanya ganjil... rip moga bahagia di rumah bapa

@Beny Flores: Klu kasus macam ini biasax pelaku bkn org jauh tapi dekat..entah keluarga atw teman dekat dan bisa punx bnyk motif karena dendam atw masalah pribadi....cepat atw lambat bisa terungkap...

@Khenramonesta Khen: Jahat benar ewww,,,,baru kali ini ada orang flores kejahatanya sma seperti orng asing,,,,Dapat orng itu kasih mati memang jngan biarkan hukum,,,,Jahat benar,,pikir hnya fi daerah jawa,,ternyata sudah menular di di bajawa

@ArLeynd Senjaa: Tuhan eee...Sadis sekali eeee....ampunilah mereka,sebab mereka tdk tau apa yg mereka perbuat Tuhan... (RN/MN/PK)

COMMENTS

Name

Artikel,140,Bali,108,Bedah Buku,1,Ben Senang Galus,1,Bencana Alam,1,Berita,143,Bhineka,2,BNI,1,Bola,2,bom,1,Bom Bunuh Diri,4,Borong,3,BPJS,1,Budaya,41,Bung Karno,1,Bunuh Diri,3,Bupati Mabar,1,Camilian,1,Cerpen,175,Chelsea Islan,1,Chiristian Rotok,1,Daerah,529,Daerah. Riau,1,Dana Desa,1,Dari Kami,2,Demokrasi,22,Denpasar,18,Desa,2,Destinasi,1,Diaspora,2,Dilan,4,Donny Isman,1,DPR RI,4,E-KTP,4,Editorial,34,Ekonomi,5,Ekspresi,1,Ende,6,Entrepreneur,1,Feature,36,festival Komodo,2,Film,7,Filsafat,2,Fitur,1,Flobamora Cup,1,Flores,11,Focus Discussion,4,FPI,1,Gantung diri,2,Gaya,1,gaya hidup,4,Gedged,1,Gempa,6,Gereja,3,Gereja Katolik,3,Gerindra,1,GMKI,1,GMNI,3,Golkar,1,Gusti Dulla,1,HAM,1,Hand Phone,1,Hari Buruh,2,hari buruh internasional,1,Hari Perempuan Internasional,1,Hiburan,25,HMPCK,1,Hoax,2,hukum,59,Human Trafficking,4,IBT Expo,1,Idul Fitri,1,IJM,1,IKEMAS CUP,7,Imlek,1,Indonesia,1,Indonesian Idol,8,Inspirasi,13,Internasional,16,Internet,2,Investasi,1,Iriana Jokowi,1,Ivan Nestorman,1,IYC Jatim,1,Jabar,1,JAD,1,Jakarta,5,Jatim,3,Jawa Tengah,1,Jawa Timur,1,JK,1,Jogyakarta,2,Jokowi,18,JRUK Sumba,2,jurnal Terbaru,1,jurnalistik,3,Kalimantan,5,Kampanye,2,Kampus,3,Kapolri,1,Kar. Ilmiah,4,Karanganyar,1,Karya Sastra,273,KDRT,1,Keagamaan,7,kebakaran,4,Kebangsaan,1,kebudayaan,2,kecelakaan,2,Kecelakaan Lalu Lintas,2,Kediri,2,Kejadian. Jakarta,1,kejahatan,2,Kemahasiswaan,2,Kemanusiaan,62,kemenkominfo,1,Kemiskinan,2,kepala daerah,1,Kepemuaan,5,Kepemudaan,154,kepemudan,8,kerohanian,2,Kesehatan,8,Ketahanan Nasional,1,KNPI,2,Komodo,9,Komunikasi,1,Komunitas,5,Koperasi,1,Korban,1,Korupsi,60,KPK,12,KPU,1,Kreatif,1,Kriminal,51,Kritik Sastra,4,Kupang,24,Labuan Bajo,51,Lakalantas,9,Larantuka,1,Lembata,2,Lifestyle,6,Lingkungan Hidup,15,Literasi,14,lombok,1,LP Cipinang,1,Luar Negeri,4,Mahasiswa,41,Makanan Khas,1,Makasar,6,Makassar,4,Malang,3,Manggarai,112,Manggarai Barat,20,Manggarai Timur,24,Marianus Sae,1,Marion Jola,3,Masalah Rokok,1,Masyarakat,1,Mataram,2,Maumere,7,Media,2,Media Sosial,3,Medsos,2,Mendikbud,3,Menkominfo,1,Milenials,52,Motang Rua,1,Muda Petani,1,musik,1,Narkoba,8,Nasional,275,Natal,19,Ngada,7,Novanto,2,Novel,16,NTT,199,Nyepi,2,Olahraga,11,Opini,400,Orang Muda,15,Otomotif,1,OTT,2,Papua,15,Pariwisata,26,Partai Politik,25,Pasangan,16,Paskah,2,pelajar,2,Pembangunan,5,pemerkosaan,1,Pemilu,17,Pemuda,3,Pencurian,2,Pendidikan,89,Penerbangan,4,penyanyi,1,Peradi,1,Perdamaian,1,Perempuan,20,Perindo,1,Peristiwa,1022,Peritiwa,2,Pers,3,Perzinahan,1,Petani,1,Piala Dunia,1,Piala Oscar,1,pileg 2019,1,Pilgub,41,Pilkada,102,Pilpres 2019,23,PKRI,1,PKS,1,PMII,1,PMKRI,22,PMKRI Bogor,1,Pmkri Jogja,1,Poco Ranaka,1,Pojok Redaksi,34,Polisi,25,politik,90,Politikus,6,POLRI,5,PP PMKRI,1,Pristiwa,31,Prosa,1,PSK,1,Puisi,84,Puteri Indonesia,2,Radikalisme,1,Ratna Sarumpaet,4,Refleksi,15,reformasi,1,Regional,6,Religi,2,Remaja,1,Rensi Ambang,1,Riau,1,Ricuh,1,Rindu,1,Risma,1,Rizieq Shihab,7,Rote Ndao,1,Ruteng,26,RUU,1,Sabu,1,Sail Komodo,1,Sajak,9,Sam Aliano,1,Sastra,3,Sejarah,2,Sekilas Info,23,seleb,1,Selebritas,18,Sidoarjo,1,situs pornografi,1,Somasi,1,Sosial,3,Sosial Politik,1,Sosok,18,Sospol,39,Start Up,1,Suara Muda,44,Sumba,8,Surabaya,36,Tahun Baru,9,Tahun Baru. Remigius Nahal,1,Tarakan,1,Tata Kota,1,Teknologi,11,Tentang Mereka,43,Tenun Manggarai,1,Terorisme,16,Terorismes,4,TKI,4,TNI,1,TNK,1,Togar Situmorang,5,Tokoh,17,Tol Laut,1,Toleransi,2,Tour Jurnalistik,1,traveling,9,UNITRI-Malang,1,Unwira,1,UU MD3,7,Valentine,2,Viral,3,Wisata,4,Wisuda,1,WNA,1,
ltr
item
Muda Membaca Dunia: Setelah Dibunuh, Mayat Ibu Guru Di Ngada ini Digantung di Pohon Mangga
Setelah Dibunuh, Mayat Ibu Guru Di Ngada ini Digantung di Pohon Mangga
https://3.bp.blogspot.com/-strP2QveTR4/WtNFTlUIQxI/AAAAAAAAAns/rqGjfC6pL4UHVokrhAUXvyaF_TXZa7IEQCLcBGAs/s320/ibu-reli-korban-pembunuhan_20180415_161544.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-strP2QveTR4/WtNFTlUIQxI/AAAAAAAAAns/rqGjfC6pL4UHVokrhAUXvyaF_TXZa7IEQCLcBGAs/s72-c/ibu-reli-korban-pembunuhan_20180415_161544.jpg
Muda Membaca Dunia
http://www.marjinnews.com/2018/04/setelah-dibunuh-mayat-ibu-guru-di-ngada.html
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/2018/04/setelah-dibunuh-mayat-ibu-guru-di-ngada.html
true
971126874416220402
UTF-8
POSTINGAN LAIN Not found any posts LAINNYA Selengkapnya Reply Cancel reply Delete Oleh Home PAGES Kiriman Baca Semua Rekomendasi untuk Anda LABEL ARCHIVE CARI Semua Kiriman Tidak Ditemukan Apa yang Anda Cari Back Home Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 Jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Pengikut Ikuti THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy