Sam Aliano, Ancaman untuk Jokowi?
Cari Berita

Sam Aliano, Ancaman untuk Jokowi?

MARJIN NEWS
19 April 2018

Hal ini bisa dilihat dari kejadian beberapa waktu terakhir yang mana muncul sebuah baliho besar di Ibu Kota sosok yang jarang disebut menyatakan diri siap maju Pilpres 2019 melawan sang petahana Jokowi. (Foto: Istimewa)
Feature, marjinnews.com - Peta persaingan Pilpres 2019 belum sepenuhnya bisa dipetakan. Meski Presiden Joko Widodo dan Prabowo sudah jauh-jauh hari mendeklarasikan diri maju merebut kursi orang nomor satu Republik Indonesia banyak kejutan tak terduga yang datang dari pihak lain bukan dari poros tiga yang masih ragu-ragu menentukan sikap.

Hal ini bisa dilihat dari kejadian beberapa waktu terakhir yang mana muncul sebuah baliho besar di Ibu Kota sosok yang jarang disebut menyatakan diri siap maju Pilpres 2019 melawan sang petahana Jokowi.

Dia adalah Sam Aliano, politikus yang juga pengusaha naturalisasi asal Turki. Figur Sam ditemukan di sebuah baliho, Jalan Warung Jati Barat, Jakarta Selatan, Selasa (17/4/2018) pagi. Tepatnya, di sisi jalan dari arah Ragunan menuju Kuningan.

Baliho memperlihatkan foto Sam berjas hitam lengkap dengan peci. Di foto berlatar belakang merah putih, terdapat tulisan Sam Aliano yang merepresentasikan nama dari figur itu.

Tetapi, tidak ada tulisan partai politik yang mengusung. Di bawah nama figur, tertulis "Calon Presiden 2019" berikut beberapa tagline sekaligus visi misi. Pesan itu disinyalir sebagai janji kampanye jika terpilih sebagai Presiden.

Selain di Jalan Warung Jati Barat, baliho serupa juga terdapat di persimpangan Patung Dirgantara alias Tugu Pancoran dan simpang tiga Taman Makam Pahlawan Kalibata.

Ancaman buat Jokowi?
Munculnya sosok baru seperti Sam Aliano mestinya menjadi masukan berarti untuk Jokowi sebagai petahana.

Jika kita mengacu kepada hasil survey Median beberapa waktu lalu diketahui bahwa sebagian besar masyarakat ingin ada pergantian presiden di tahun 2019 mendatang. Dalam hasil survei yang dilakukan sepanjang 24 Maret hingga 6 April 2018, diketahui ada 46,37 persen responden ingin presiden diganti oleh tokoh lain.

Sementara itu, sebesar 45,22 persen responden masih berharap Jokowi menjabat kembali sebagai presiden hingga 2024. Sisanya, yakni 8,41 persen tidak menjawab.

Sementara itu, hal serupa dapat terjadi jika pilpres dilaksanakan pada saat survei dilakukan. Jokowi memang memiliki elektabilitas tertinggi, yakni 36,2 persen. Namun, 63,8 persen sisanya dimiliki oleh belasan capres lain.

Survei tersebut melibatkan 1.200 responden di seluruh Indonesia. Margin of errormencapai kurang lebih 2,9 persen dan tingkat kepercayaan survei mencapai 95 persen. Sampel dipilih secara acak dengan teknik multistage random sampling dan proporsional atas populasi provinsi dan gender.

Sam Aliano mengusung kampanye politik menghapus utang Indonesia yang saat ini mencapai Rp 9000 triliun. Dia juga mengkampanyekan gratis umroh bagi seluruh masyarakat Indonesia yang memilihnya menjadi Presiden menggantikan Jokowi tahun 2019.

"Karena tujuan saya, Indonesia bebas utang, bebas korupsi, rakyat sejahtera, Indonesia jaya," katanya seperti dilansir Viva.co.id.

Sam Aliano merupakan politikus sekaligus Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia Muda kelahiran 19 Juli 1974. Di kancah politik Indonesia, Sam Aliano diberi kepercayaan menjadi Bendahara Umum Partai Idaman besutan Rhoma Irama.

Selain itu, Sam juga menjabat Bendahara Umum Kebangkitan Jawara dan Pengacara (Bang Japar) yang merupakan ormas bentukan senator DKI Jakarta Fahira Idris. Selain itu, dia juga pengurus Pusat Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI). (AA/MN)