Polemik Kades Benteng Tubi Vs Kristina Ibus Terus Bergulir, Aktivis Asal Rahong Utara Ini Akhirnya Angkat Bicara
Cari Berita

Polemik Kades Benteng Tubi Vs Kristina Ibus Terus Bergulir, Aktivis Asal Rahong Utara Ini Akhirnya Angkat Bicara

MARJIN NEWS
9 April 2018

Aktivis asal Rahong Utara itu meminta agar pihak Kepolisian Resort  Manggarai kiranya bisa memberi perlindungan yang serius terhadap Ibu Kristina Ibus. (Foto: RN/MN)

Marjinnews.com - Polemik antara Kristina Ibus yang merupakan salah satu warga di Desa Benteng Tubi, Kecamatan Rahong Utara dengan Kades Benteng Tubi Vitaslis Andut tak kunjung selesai, membuat Libertus Lesing, salah satu Aktivis dan juga Mahasiswa asal Rahong Utara yang saat ini mengenyam pendidikan di Makassar angkat bicara.

Berawal dari dua pemberitaan yang dipublish oleh media Marjinnews.com yang mengangkat Keluhan Ibu Kristina Ibus bahwa Kades Benteng Tubi memfitnahnya dengan tuduhan telah menerima Uang sebanyak 30 juta dari bantuan Desa yang kemudian menyusul juga pemberitaan bahwa Kristina Ibus kerap menerima aksi teror membuat Aktivis Asal Rahut ini geram.

"Sesuai berita yang diturunkan Marjinnews.com per tgl 7/4/18 bahwa Kristina Ibus belakangan ini sering mendapat teror dan ancaman dari orang misterius, maka kami selaku Aktivis yang bersal dari Rahong Utara mengutuk tindakan itu," ujar Ibe kepada media ini Minggu (8/4) sore.

Aktivis asal Rahong Utara itu meminta agar pihak Kepolisian Resort  Manggarai kiranya bisa memberi perlindungan yang serius terhadap Ibu Kristina Ibus.

"Harapannya agar dengan kehadiran pihak Kepolisian sebagai pengayom, pelindung, penegak hukum dan pelayan masyarakat ditenga polemik seperti itu, bisa memberi perlindungan terhadap Ibu Kristina," ujar Ibe.

Ibe menambahkan, aga  pihak Kepolisian Resort Manggarai untuk segera mengambil langkah tegas dalam menyelesaikan persoalan Ini.

Untuk diketahui, polemik bantuan Rumah Murah antara Kristina Ibus dengan pihak Desa Benteng Tubi berawal dari penuduhan pihak Desa Benteng Tubi kepada Kristina Ibus yang mengatakan bahwa dirinya (red-Kristina Ibus) telah menerima bantuan senilai 30 juta dari bantuan desa. Pada hal, menurut pengakuan Kristina Ibus dirinya sama sekali tidak pernah menerima bantuan sebesar itu.

"Saya memang menerima bantuan dari mereka, tetapi bukan berupa uang. Mereka berikan saya bantuan berupa material. Nilainya ketika dihitung tidak mencapai 10 juta, hanya 7 juta 600 ribu," jelas Kristina.

Merasa difitnah oleh kepala desa Benteng Tubi, Kristina Ibus melaporkan hal itu ke pihak Polres Manggarai. Tetapi sampai saat ini pihak Kepolisian belum mengambil langkah tegas terkait laporannya ini. (*)

Laporan: Remigius Nahal