Pelaku Penembakan Masih Berkeliaran, PMKRI Ruteng Desak Copot Kapolres Manggarai

Menu Atas

Cari Berita

Advertisement

Pelaku Penembakan Masih Berkeliaran, PMKRI Ruteng Desak Copot Kapolres Manggarai

MARJIN NEWS
7 April 2018

Atas kejadian itu, Ketua Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Ruteng St. Agustinus Servas Jemorang, mendesak Kapolres Manggarai dicopot jika kasus ini tidak diusut hingga tuntas. (Foto: Istimewa)
Ruteng, Marjinnews.com - Ferdinandus Taruk, warga Karot, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai yang menjadi korban penembakan oleh orang tak dikenal beberapa hari yang lalu akhirnya meninggal dunia di RSUD Ben Mboi Ruteng, Sabtu (7/4).

Kepergian Fredy masih meninggalkan tanda tanya, baik bagi keluarga maupun publik Manggarai yang selama ini menunggu hasil kerja polisi dalam hal ini Kepolisian Resort (Polres) Manggarai.

Atas kejadian itu, Ketua Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Ruteng St. Agustinus Servas Jemorang, mendesak Kapolres Manggarai dicopot jika kasus ini tidak diusut hingga tuntas.

Jemorang juga mendukung pihak keluarga untuk melakukan otopsi terhadap pihak korban.

“PMKRI mendukung upaya yang ditempuh pihak keluarga untuk melakukan otopsi”, kata jemorang, Sabtu (07/04).

Dia juga meminta polres Manggarai untuk hadirkan tim forensik yang kompeten dalam menangani kasus ini agar tidak menimbulkan pertanyaan dan gejolak  publik di Manggarai.

Diberitakan Sebelumnya, Fredy ditembak orang tak dikenal saat sedang nongkrong bersama rekan-rekannya. Ia ditembak tepat di Kepala hingga jatuh terkapar di jalan raya.

Menurut keterangan salah seorang saksi yang ada di TKP pada saat itu, korban dan rekan-rekannya sedang asyik duduk di dekat perapian. Tiba-tiba terdengar letupan senjata yang pelurunya tepat mengenai kepala Fredy hingga jatuh ke belakang dan terkapar di jalan raya. (*/RN/MN)