Mobil Terbakar, Wagub Non Aktif NTT Diduga Mengganti Plat Mobil Dinas
Cari Berita

Mobil Terbakar, Wagub Non Aktif NTT Diduga Mengganti Plat Mobil Dinas

MARJIN NEWS
13 April 2018

"Kita juga minta Panwaslu TTS untuk telusuri karena lokasi kejadiannya di sana," kata Komisioner Bawaslu NTT, Jemris Foentuna di Kupang, Kamis (12/4/2018). (Foto: Istimewa)
Kupang, marjinnews.com - Kecelakaaan yang menyebabkan mobil Wakil Gubernur non aktif Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menuai temuan baru. Selain diduga melanggar UU Nomor 10 tahun 2016 tentang Pilkada,  Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) NTT yang menerjunkan tim untuk menginvestigasi kasus kebakaran mobil dinas Wagub NTT nonaktif, Benny Alexander Litelnoni, di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Rabu, 11 April 2018 juga menyelidiki terkait penggantian plat mobil dalam kasus tersebut.

"Kita juga minta Panwaslu TTS untuk telusuri karena lokasi kejadiannya di sana," kata Komisioner Bawaslu NTT, Jemris Foentuna di Kupang, Kamis (12/4/2018).

Saat terbakar, Toyota Fortuner tak berpelat merah DH 5 namun sudah diganti pelat hitam DH 1980 BL, untuk dipakai Benny dalam kampanye sebagai Cawagub NTT bersama Cagub Benny K Harman.

Soal mobil pelat merah itu, Jemris menegaskan, calon di pilkada bersama tim sukses dilarang menggunakan fasilitas negara saat berkampanye. Hal itu sudah diatur dengan jelas dalam Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada.

"Jika terbukti, sanksinya jelas yaitu sanksi pidana," ucapnya seperti dilansir liputan6.com.

Namun, kata Jemris lagi, kecelakaan itu masih diproses.

"Kita menanti saja hasilnya," lanjutnya.

Mobil yang terbakar itu sedianya akan menuju lokasi kampanye Paket Harmoni (Benny K. Harman-Benny Litelnoni) di Dusun 1, Desan Kakan. Namun belum tiba di lokasi, mobil alami kecelakaan.

Mobil itu ditumpangi tiga orang, yakni Benny Litelnoni, Sekretaris DPD Partai Demokrat Ferdinandus Leu, dan Wakil Ketua DPC Partai Demokrat TTS, Simon Liunokas. Mobil dikemudikan Rudi Maunino.

Kebakaran mobil itu dipicu oleh asap dan percikan api dari kap depan. Karena jauh dari sumber air, api yang semakin besar melalap mobil tersebut hingga ludes. Beruntung, semua penumpang selamat. (EC/MN)