Mengenal Lebih Dalam Sosok Rensi Ambang, Penyanyi Populer Dari Manggarai Raya

Berikut ini adalah ulasan lengkap kami tentang perjalanan karir dari seorang musisi terkanal asal Manggarai Raya yaitu Rensi Ambang. (Foto: MN/RN)
Marjinnews.com  - Rensi Ambang adalah salah satu penyanyi paling populer yang tak asing lagi bagi banyak kalangan masyarakat, baik yang tua maupun yang muda sejagad Manggarai Raya.

Bahkan penyanyi dengan nama lengkap Rensi Syukur Ambang ini namanya sudah tersohor sampai ke belantara bumi Flobamorata hingga nasional.

Sosok Rensi Ambang ini bukan saja sebagai penyanyi, namun pelantun "Kole Beo" ini juga merupakan seorang pencipta lagu-lagu pop berbahasa Manggarai dan beberapa diantaranya lagu berbahasa Indonesia.

Hampir ratusan lebih lagu hasil karya miliknya sudah berhasil di albumkan. Dengan berbagai ragam genre musik mulai dari pop, regae, jazz, blues, etnik, dan dangdut.

Lagu-lagu hasil ciptaannya sarat akan makna baik tentang cinta maupun tentang filosofi hidup. Dirinya sengaja menciptakan lagu-lagu tersebut agar senantiasa setiap pencinta musik bisa menikmatinya dengan seksama penuh penghayatan.

Rensi Ambanng yakin, bahwa lagu-lagu karya ciptaannya disamping sebagai hiburan, lagu-lagu tersebut diharapkan bisa menjadi inspirasi untuk dijadian refrensi hidup bagi para penikmatnya.

Lantas dari pada itu semua, kita pasti merasa penasaran tentang geliat perjalanan karir dari musisi yang paling populer se jagad Nuca Lale ini.

Nah, berikut ini adalah ulasan lengkap kami tentang perjalanan karir dari seorang musisi terkanal asal Manggarai Raya yaitu Rensi Ambang.

Tahun 1987 merupakan awal mula Rensi Ambang terjun ke dunia tarik suara. Saat itu, dirinya Ikut menjadi anggota vocal group aqustik gitar dengan nama WAE MORO GROUP.

Di tahun 1991-1993, Rensi Ambang juga pernah menjadi anggota dari Bringin Nada Yunior Band dan juga menjadi bagian dari anggota Flaminggo Band.

Bermodal pengalamannya di group-group band tersebut, pada saat itu juga Rensi Ambang kerap dipanggil untuk Show Band di wilayah-wilayah Manggarai Raya pada saat itu.

Perjalan karier Rensi Ambang sudah mulai kelihatan ketika pada tahun 1994 dirinya masuk ke dapur rekaman dengan album pertama berjudul "Kawe Bokong" (arransemel asli) yang di dalamnya terdiri dari 10 karya lagu pop yang semuanya berbahasa Manggarai.

Tahun 1995 Rensi Ambang berhasil mengeluarkan album volume kedua dengan judul "Liba Ko Toe" yang didalamnya juga terdiri dari 10 lagu pop berbahasa Manggarai.

Pada tahun 1996 Volume ketiga dengan judul album "Somba Mori". Di tahun 1997 Rensi Ambang kembali lagi mengeluarkan album keempat dengan judul "Mai Danding".

Dan mulai tahun inilah  Rensi Ambang bergabung di Group Ulumbu Record (1997-2000).

Tahun berikutnya yakni pada tahun 1998 kembali meluncurkan album volume kelima dengan judul album "Danding Caci".

Selanjutnya perjalanan karir sebagai penyanyi paling top Manggarai saat itu Rensi Ambang kembali meluncurkan albumnya yang keenam di tahun 1999 dengan judul "Nia Daku Ende". Tahun 2000 sebagai tahun awal-awalnya Reformasi, penyanyi Manggarai ini tampaknya sangat antusias menyambut hal itu, maka Rensi kembali meluncurkan album ketujuh dengan judul "Tabe Reformasi".

Pada tahun berikutnya yakni 2001, Rensi Ambang kembali meluncurkan album kedelapan dengan judul "Bangka Li Banda", dan di tahun 2002 Album dengan judul "Tina" kembali diluncur sebagai album kesembilan dari Rensi Ambang.

Pada tahun 2003 Rensi Ambang kembali berhasil meluncurkan albumnya yang kesepuluh denga judul " Anak Diong".

Mulai tahun 2004 Rensi Ambang kembali meluncurkan album yang kesebelas dengan judul "Kador". Album ini merupakan album perdana yang diproduksi dari bendera miliknya sendiri yakni Rensi Ambang Producition.

Di tahun 2005 Rensi Ambang kembali mempersembahkan karyanya kepada pecinta musik Manggarai. Tak tanggung-tanggung di tahun itu Rensi Ambang meluncurkan tiga album sekaligus yakni satu album rohani berjudul Tiba Mori, dan dua dintarannya album Pop yaitu, album berjudul "Bupati Reformasi" dan satunya lagi berjudul "Sambulawa".

Di tahun 2007, album rohani dengan judul "NGAJI MINGGU/Tiba Mori II" menjadi album volume ke 14 dari Rensi Ambang . Di tahun 2008 album "Molas Sekolah" diluncurkan menjadi album ke 15 sepanjang perjalanan karir dari musisi Manggarai ini. Pada 2008, Rensi Ambang kembali sukses meluncurkan albumnya yang ke 16 yakni dengan judul "Rueng". Dua tahun kemudian di 2010, Rensi kembali meluncurkan album yang ke 17 "Toko Racap" yang merupakan album paling Top sepanjang perjalan kariernya.

Pada tahun berikutnya yaitu pada 2011 Rensi Ambang kembali sukses meluncurkan album yang ke 18 dengan judul "My Momang".

Sedangkan album terakhir sampai saat ini dari musisi Rensi Ambang masih bertahan di album ke 19 yang berjudul "Reba Kota".

Rencananya, album ke 20 akan diluncurkan dalam beberapa waktu kedepan dengan judul " Molas Wae Rebo". Pembuatan album yang ke 20 ini rencananya akan bekerja sama dengan Pemkab Manggarai.

Sosok Rensi Ambang bukan saja kita kenal lewat layar kaca, namun penyanyi sekaligus pencipta lagu ini sering kali tampil untuk menyelenggarakan konser di luar daerah. Seperti baru-baru ini, dalam rangka memeriahkan pergantian tahun tepatnya pada tanggal 2 Januari 2018 yang lalu, Rensi Ambang berhasil menggelar konser bertajuk Borneo Konser Rensi Ambang atas prakarsa IKB. Flobamora Banjarmasin Kalimantan Selatan. Sementara pada Oktober 2017 silam musisi kebanggaan Bumi Congka Sae Ini tampil live di TVRI Kupang dalam acara lagu Daerah NTT.

Musisi Rensi Ambang juga sudah pernah menjadi juara dalam kontestasi lomba lagu-lagu pop dan etnik daerah Manggarai pada tahun 1994.

Dan sering tampil di layar kaca TVRI dalam acara perjalanan Nasional dalam judul Sejenak di Kota Ruteng pada tahun 1996. Di tahun 1997 tampil lagi di TVRI dalam acara Wajah Negriku, serta di tahun 1998 tampil dalam acara Pariwisata di TVRI juga.

Hal menarik dari pengalaman Rensi Ambang selama menjajaki dunia hiburan tarik suara selama ini, dimana menurut pengakuannya, secara garis besar di beberapa tahun belakangan ini dunia musik pada umumnya mengalami kemunduruan akibat adanya pembajakan liar terhadap album-album hasil karya para musisi. Hal itu kemudian menjadi dasar industri musik menjadi agak lesu.

Perkembangan dunia musik NTT dari tahun 2015 menurut pengakuan musisi kelahiran Manggarai ini sangat lesu. Khususnya dalam bidang industri rekaman (CASSETE TAPE RECORDER, VCD, DVD). Itu disebabkan ketika semua beralih ke sistem MP3,MP4, dan bahkan yang paling ngetren sekarang ialah dengan hadirnya aplikasi Joke.

Menurut penuturan Rensi Ambang, itu semua adalah resiko buruk dari arus globalisasi yang membuat maraknya perkembangan dunia electronik. Ditambah pula dengan maraknya pengaruh Sosmed seperti penyebaran lewat media FB, YOUTUBE, Instagram dan WhatsApp. Yang mana akibatnya hasil karya seniman begitu mudah di bagikan kepada orang lain lewat media ini.

Hal ini sangat mempengaruhi pendapatan mereka sebagai musisi yang berharap pada penjualan album lewat Cassete Tape recorder, VCD, dan DVD.

Namun menurut Rensi Ambang, ada hal positifnya juga yang bisa mendongkrak pendapatan mereka, ketika fenomena seperti itu marak terjadi, justru pendapatan seorang musisi atau pencipta lagu bisa bertambah ketika mereka diundang untuk tampil secara live.

Namun, lagi- lagi Rensi Ambang kembali menekankan bahwa seorang penyanyi itu juga tidak asal tampil. Satu lagi kuncinya yaitu harus bisa tampil secara maksimal secara berkualitas.

Bagi Rensi Ambang, dengan adanya geliat kemudahan akibat arus teknologi yang tidak bisa dibendung selama ini, begitu mudah sekali setiap orang untuk membuat album. Tetapi, satu yang mereka lupa yakni tidak memperhatikan kualitas secara natural. Sehingga akibatnya ketika tampil secara live,  kualitas dari sang penyanyi itu tidak nampak bahkan boleh terbilang norak.

Pengalaman Rensi Ambang bersama para sahabatnya selama ini, bahwa perkembangan musik NTT sudah agak lumayan baik. Dunia musik NTT selama dua tahun terakhir ini disebut mengalami kemajuan, karena musik Etnik NTT misalkan Ja'i dari Bajawa, Congka Sae dari Manggarai sering dipakai sebagai back sound setiap acara di TV.

Kemudian untuk mengimbangi perkembangan jaman, dalam hal ini tehnologi misalnya youtobe, Rensi Ambang mengaku sudah bekerja sama dengan chanell youtobe terkait lagu-lagu miliknya yang sudah diunggah di youtobe.

Sebab, menurut Rensi Ambang, para penonton dari hari ke hari semakin meningkat hingga puluhan ribu Viewers. Sehingga dari pada itu dirinya bisa mendapat royalti dari setiap tayangan satu lagu miliknya dari youtobe.

Harapan Rensi Ambang kepada generasi-generasi muda sekarang, dalam mengatasi masalah seperti ini ialah harus sebisa mungkin mengikuti perkembangan jaman. Kemudian lebih giat lagi berkarya dan menghasilkan sesuatu yang hits sehingga penonton semakin banyak dan otomatis pendapatan dari youtobe bisa meningkat.

Penulis: Remigius Nahal

Simak Video Berikut

COMMENTS

Name

Artikel,140,Bali,108,Bedah Buku,1,Ben Senang Galus,1,Bencana Alam,1,Berita,143,Bhineka,2,BNI,1,Bola,2,bom,1,Bom Bunuh Diri,4,Borong,3,BPJS,1,Budaya,41,Bung Karno,1,Bunuh Diri,3,Bupati Mabar,1,Camilian,1,Cerpen,175,Chelsea Islan,1,Chiristian Rotok,1,Daerah,529,Daerah. Riau,1,Dana Desa,1,Dari Kami,2,Demokrasi,22,Denpasar,18,Desa,2,Destinasi,1,Diaspora,2,Dilan,4,Donny Isman,1,DPR RI,4,E-KTP,4,Editorial,34,Ekonomi,5,Ekspresi,1,Ende,6,Entrepreneur,1,Feature,36,festival Komodo,2,Film,7,Filsafat,2,Fitur,1,Flobamora Cup,1,Flores,11,Focus Discussion,4,FPI,1,Gantung diri,2,Gaya,1,gaya hidup,4,Gedged,1,Gempa,6,Gereja,3,Gereja Katolik,3,Gerindra,1,GMKI,1,GMNI,3,Golkar,1,Gusti Dulla,1,HAM,1,Hand Phone,1,Hari Buruh,2,hari buruh internasional,1,Hari Perempuan Internasional,1,Hiburan,25,HMPCK,1,Hoax,2,hukum,59,Human Trafficking,4,IBT Expo,1,Idul Fitri,1,IJM,1,IKEMAS CUP,7,Imlek,1,Indonesia,1,Indonesian Idol,8,Inspirasi,13,Internasional,16,Internet,2,Investasi,1,Iriana Jokowi,1,Ivan Nestorman,1,IYC Jatim,1,Jabar,1,JAD,1,Jakarta,5,Jatim,3,Jawa Tengah,1,Jawa Timur,1,JK,1,Jogyakarta,2,Jokowi,18,JRUK Sumba,2,jurnal Terbaru,1,jurnalistik,3,Kalimantan,5,Kampanye,2,Kampus,3,Kapolri,1,Kar. Ilmiah,4,Karanganyar,1,Karya Sastra,273,KDRT,1,Keagamaan,7,kebakaran,4,Kebangsaan,1,kebudayaan,2,kecelakaan,2,Kecelakaan Lalu Lintas,2,Kediri,2,Kejadian. Jakarta,1,kejahatan,2,Kemahasiswaan,2,Kemanusiaan,62,kemenkominfo,1,Kemiskinan,2,kepala daerah,1,Kepemuaan,5,Kepemudaan,154,kepemudan,8,kerohanian,2,Kesehatan,8,Ketahanan Nasional,1,KNPI,2,Komodo,9,Komunikasi,1,Komunitas,5,Koperasi,1,Korban,1,Korupsi,60,KPK,12,KPU,1,Kreatif,1,Kriminal,51,Kritik Sastra,4,Kupang,24,Labuan Bajo,51,Lakalantas,9,Larantuka,1,Lembata,2,Lifestyle,6,Lingkungan Hidup,15,Literasi,14,lombok,1,LP Cipinang,1,Luar Negeri,4,Mahasiswa,41,Makanan Khas,1,Makasar,6,Makassar,4,Malang,3,Manggarai,112,Manggarai Barat,20,Manggarai Timur,24,Marianus Sae,1,Marion Jola,3,Masalah Rokok,1,Masyarakat,1,Mataram,2,Maumere,7,Media,2,Media Sosial,3,Medsos,2,Mendikbud,3,Menkominfo,1,Milenials,52,Motang Rua,1,Muda Petani,1,musik,1,Narkoba,8,Nasional,275,Natal,19,Ngada,7,Novanto,2,Novel,16,NTT,199,Nyepi,2,Olahraga,11,Opini,400,Orang Muda,15,Otomotif,1,OTT,2,Papua,15,Pariwisata,26,Partai Politik,25,Pasangan,16,Paskah,2,pelajar,2,Pembangunan,5,pemerkosaan,1,Pemilu,17,Pemuda,3,Pencurian,2,Pendidikan,89,Penerbangan,4,penyanyi,1,Peradi,1,Perdamaian,1,Perempuan,20,Perindo,1,Peristiwa,1022,Peritiwa,2,Pers,3,Perzinahan,1,Petani,1,Piala Dunia,1,Piala Oscar,1,pileg 2019,1,Pilgub,41,Pilkada,102,Pilpres 2019,23,PKRI,1,PKS,1,PMII,1,PMKRI,22,PMKRI Bogor,1,Pmkri Jogja,1,Poco Ranaka,1,Pojok Redaksi,34,Polisi,25,politik,90,Politikus,6,POLRI,5,PP PMKRI,1,Pristiwa,31,Prosa,1,PSK,1,Puisi,84,Puteri Indonesia,2,Radikalisme,1,Ratna Sarumpaet,4,Refleksi,15,reformasi,1,Regional,6,Religi,2,Remaja,1,Rensi Ambang,1,Riau,1,Ricuh,1,Rindu,1,Risma,1,Rizieq Shihab,7,Rote Ndao,1,Ruteng,26,RUU,1,Sabu,1,Sail Komodo,1,Sajak,9,Sam Aliano,1,Sastra,3,Sejarah,2,Sekilas Info,23,seleb,1,Selebritas,18,Sidoarjo,1,situs pornografi,1,Somasi,1,Sosial,3,Sosial Politik,1,Sosok,18,Sospol,39,Start Up,1,Suara Muda,44,Sumba,8,Surabaya,36,Tahun Baru,9,Tahun Baru. Remigius Nahal,1,Tarakan,1,Tata Kota,1,Teknologi,11,Tentang Mereka,43,Tenun Manggarai,1,Terorisme,16,Terorismes,4,TKI,4,TNI,1,TNK,1,Togar Situmorang,5,Tokoh,17,Tol Laut,1,Toleransi,2,Tour Jurnalistik,1,traveling,9,UNITRI-Malang,1,Unwira,1,UU MD3,7,Valentine,2,Viral,3,Wisata,4,Wisuda,1,WNA,1,
ltr
item
Muda Membaca Dunia: Mengenal Lebih Dalam Sosok Rensi Ambang, Penyanyi Populer Dari Manggarai Raya
Mengenal Lebih Dalam Sosok Rensi Ambang, Penyanyi Populer Dari Manggarai Raya
https://4.bp.blogspot.com/-x_P_XVO2Ogw/WtUNWPDG35I/AAAAAAAAAqg/JU9E3vyjews_-TuKHjJD4BRScTwvBfCGACLcBGAs/s320/20180417_044932.png
https://4.bp.blogspot.com/-x_P_XVO2Ogw/WtUNWPDG35I/AAAAAAAAAqg/JU9E3vyjews_-TuKHjJD4BRScTwvBfCGACLcBGAs/s72-c/20180417_044932.png
Muda Membaca Dunia
http://www.marjinnews.com/2018/04/mengenal-lebih-dalam-sosok-rensi-ambang.html
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/2018/04/mengenal-lebih-dalam-sosok-rensi-ambang.html
true
971126874416220402
UTF-8
POSTINGAN LAIN Not found any posts LAINNYA Selengkapnya Reply Cancel reply Delete Oleh Home PAGES Kiriman Baca Semua Rekomendasi untuk Anda LABEL ARCHIVE CARI Semua Kiriman Tidak Ditemukan Apa yang Anda Cari Back Home Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 menit yang lalu $$1$$ minutes ago 1 Jam yang lalu $$1$$ hours ago Kemarin $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Pengikut Ikuti THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy