Masyarakat Miskin di Pusaran Pilkada NTT

Demokrasi yang seharusnya menjadi jalan menuju kesejahteraan, namun pada nyatanya demokrasi yang sakral justru dijadikan permainan untuk memperoleh kekuasaan. (Foto : dok. Pribadi)

Keterlibatan masyarakat miskin dalam aktivitas politik memang jarang kita jumpai. Kemiskinan yang melilit kehidupan mereka menjadi salah satu faktor penyebab yang memengaruhi aktivitas berpolitik mereka. Mereka sibuk bekerja setiap harinya untuk memenuhi kebutuhan mereka yang serba kekurangan. 

Meskipun begitu, keterlibatan mereka dalam Pilkada NTT  menjadi pertayaan, apakah mereka melakukan aktivitas politik tersebut karena kesadaran mereka sendiri atau karena adanya kekuatan politik dari luar yang memobilisasi keterlibatan tersebut?

Secara konsep, keterlibatan masyarakat dalam aktivitas politik dalam pilkada NTT dipengaruhi oleh dua faktor penting, yaitu faktor dalam diri (pull factor) dan faktor dari luar diri (push factor). 

Dorongan dalam diri seperti keyakinan mereka, ideologi, dan kepentingan yang membuat mereka bertindak secara otonom. Sementara dorongan dari luar diri biasanya dipengaruhi oleh lingkungan, anggota keluarga dan sebagainya yang mengakibatkan mereka terlibat dalam aktivitas politik.

Masyarakat miskin dapat dikategorikan dalam dua kelompok. Kelompok pertama adalah mereka yang memang apatis terhadap aktivitas politik dan kelompok kedua adalah mereka yang memiliki sikap semi-apatis. 

Sikap apatis yang dimiliki oleh masyarakat miskin dalam kehidupan politik dipengaruhi oleh perasaan rendah diri karena ketidakpahaman mereka dalam proses politik yang berlangsung, dan mereka juga tidak merasakan keuntungan secara langsung dari aktivitas politik tersebut. 

Apatisme masyarakat dalam politik diwujudkan dengan tidak menggunakan hak pilihnya dalam pemilu yang dikenal dengan Golput (non voter). Kemudian ada masyarakat miskin yang juga memahami fenomena politik ternyata tidak sepenuhnya tergolong pada kelompok apatis ini. Walaupun tidak banyak jumlahnya, namun kelompok ini dikategorikan sebagai semi-apatis.

Masyarakat miskin tidak memiliki orientasi kekuasaan yang besar dalam proses politik yang mereka ikuti. Walaupun begitu, keterlibatan mereka dalam aktivitas politik sering kali dikaitkan dengan usaha mereka untuk mendapatkan materi atau sesuatu yang dapat memenuhi kebutuhan hidup mereka yang serba kekurangan seperti uang. 

Kemiskinan yang dialami oleh masyarakat tersebut, yang menjadi faktor mereka untuk menerima materi yang diberikan oleh kandidat atau partai politik. Pemenuhan kebutuhan ekonomi yang dilakukan oleh masyarakat miskin tersebut tidak ada kaitannya dengan kesadaran mereka dalam berpolitik. 

Sebaliknya, bantuan yang mereka peroleh dari kandidat ataupun partai politik adalah bentuk kompensasi logis dari apa yang mereka berikan dan dukungan seperti yang dituntut oleh partai politik. 

Faktor lainnya ialah dimana sebagian besar masyarakat tidak mengenal para kandidat sehingga hal tersebut berdampak negatif bagi partai politik atau para kandidat dimana mereka harus menghambur-hamburkan uang dalam waktu sekejab, karena mereka takut kalah bersaing dengan kandidat yang diusul partai politik lainnya.

Kehidupan masyarakat miskin yang secara sosial memiliki solidaritas yang kuat, menjadi daya tarik tersendiri bagi kalangan elit politik. Bagi elit politik, dengan mendapatkan dukungan ketua kelompok atau orang yang berpengaruh di dalam kehidupan masyarakat miskin, maka dengan mudah dukungan masyarakat miskin dimobilisasi.

Partai politik mempunyai peran untuk menciptakan individu yang cerdas, rasional, dan mandiri dalam berpolitik. Ini mengacu pada fungsi partai politik pada pasal 11 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2008 tentang Partai Politik (UU parpol). 

Lalu bagaimana realitanya? Partai politik di Indonesia masih menghadapi keadaan yang dilematis antara mempertahankan basis dukungan partai politik atau mencerdaskan individu sehingga menjadi aktor politik yang cerdas, rasional, dan independen. 

Sering kali politik dijadikan seni merebut kekuasaan, dengan menyingkirkan kekuasaan terbesar yang berada di tangan rakyat. Jika hal ini terus terjadi, kesadaran masyarakat khususnya masyarakat miskin dapat meningkat sesuai dengan peran partai politik untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan menjadikan aktor yang mandiri dalam berpolitik.

Bisa dikatakan bahwa masyarakat miskin menjadi tujuan utama bagi kalangan elit politik untuk mendapatkan suara mereka pada saat Pilkada. Dengan iming-iming materi atau kebutuhan hidup yang diberikan oleh individu atau partai politik kepada masyarakat miskin. 

Demokrasi yang seharusnya menjadi jalan menuju kesejahteraan, namun pada nyatanya demokrasi yang sakral justru dijadikan permainan untuk memperoleh kekuasaan. Petinggi dan masyarakat miskin dipisahkan seperti ada sekat di antara keduanya. Yang kaya semakin kaya, dan masyarakat miskin semakin miskin. Demokrasi yang berporos pada rakyat justru diotak-atik oleh individu atau suatu kelompok yang tidak paham mengenai demokrasi itu sendiri. Mulai dari kecurangan, penipuan, dan pembodohan kepada masyarakat miskin.

Dengan demikian pemerintah hendaknya merumuskan kebijakan mengenai pilkada dengan sebaik-baiknya, menyeleksi jumlah partai dengan ketat, dan melakukan sosialisasi politik secara maksimal. 

Dan sebaiknya pemerintah membuat pembenahan, misalnya pendidikan dan pemberian informasi yang lengkap terhadap masyarakat miskin sebagai pemilih. Selanjutnya partai politik hendaknya memaksimalkan fungsi-fungsi partai yang berkaitan dengan komunikasi, partisipasi, dan sosialisasi untuk melakukan pendidikan politik kepada masyarakat terutama masyarakat miskin dan tidak melakukan praktek money politic. 

Serta kepada masyarakat, supaya tidak menerima praktek money politic yang dilakukan partai politik, agar tidak menyesal untuk kedepannya dan tidak golput (non voter) dalam pemilihan dan juga harus peka terhadap partai politik.*


Oleh: Shergius Agung

Diskusi Bupati Manggarai Barat Mencari Pemimpin

Name

anak muda,2,Badung,1,Bali,135,Ben Senang Galus,2,Bencana Alam,2,Berita,186,Bhineka,2,Birokrasi,2,BNI,1,Bola,3,bom,1,Bom Bunuh Diri,3,Borong,4,BPJS,1,Budaya,34,Bung Karno,1,Bunuh Diri,4,Bupati Mabar,2,Camilian,1,Celoteh,7,Cerpen,202,Chelsea Islan,1,Chiristian Rotok,1,Daerah,647,Dana Desa,1,Dari Kami,3,Demokrasi,22,Denpasar,19,Desa,2,Destinasi,1,Diaspora,2,Dilan,3,Donny Isman,1,DPR RI,4,E-KTP,5,Editorial,30,Ekonomi,5,Ekspresi,1,Ende,6,Entrepreneur,1,Feature,35,festival Komodo,2,Film,7,Filsafat,2,Fitur,1,Flobamora Cup,1,Flores,10,Focus Discussion,1,FPI,1,Gantung diri,2,Gaya,1,gaya hidup,8,Gedged,1,Gempa,7,Gereja,3,Gereja Katolik,3,Gerindra,1,GMNI,4,Golkar,1,Gusti Dulla,1,HAM,2,Hand Phone,1,Hari Buruh,2,hari buruh internasional,1,Hari Perempuan Internasional,1,Hiburan,27,HMPCK,1,Hoax,2,hukum,68,Human Trafficking,4,IBT Expo,1,Idul Fitri,1,IJM,1,IKEMAS CUP,9,Imlek,1,In-Depth,18,Indonesia,1,Indonesian Idol,8,Inspirasi,17,Internasional,17,Internet,2,Investasi,1,IPD,3,Iriana Jokowi,1,Ivan Nestorman,1,IYC Jatim,1,Jabar,1,JAD,1,Jakarta,5,Jatim,3,Jawa Tengah,1,Jawa Timur,4,JK,1,Jogja,2,Jogyakarta,3,Jokowi,18,JRUK Sumba,2,jurnalistik,3,Kalimantan,5,Kampanye,2,Kampus,3,Kapolri,1,Kar. Ilmiah,4,Karanganyar,1,Karya Sastra,308,Kata Mereka,2,KDRT,1,Keagamaan,6,kebakaran,4,kebudayaan,3,kecelakaan,2,Kecelakaan Lalu Lintas,2,Kediri,2,Kejadian. Jakarta,1,kejahatan,2,Kemahasiswaan,6,Kemanusiaan,55,kemenkominfo,1,Kemiskinan,2,kepala daerah,1,Kepemuaan,5,Kepemudaan,155,kepemudan,7,kerohanian,2,Kesehatan,5,Ketahanan Nasional,1,Keuangan,1,KNPI,2,Komodo,9,Komunikasi,1,Komunitas,5,Koperasi,1,Korban,1,Korupsi,55,KPK,11,KPU,1,Kreatif,1,Kriminal,52,Kritik Sastra,3,Kupang,25,Labuan Bajo,51,Lakalantas,11,Larantuka,1,Legenda,1,Lembata,2,Lifestyle,3,Lingkungan Hidup,13,Literasi,14,lombok,1,LP Cipinang,1,Luar Negeri,15,Mahasiswa,47,Makasar,6,Makassar,4,Malang,4,Manggarai,121,Manggarai Barat,21,Manggarai Timur,27,Marianus Sae,1,Marion Jola,3,Masalah Rokok,1,Masyarakat,1,Mataram,2,Maumere,7,Media,1,Media Sosial,3,Medsos,2,Mendikbud,3,Menkominfo,1,Milenials,104,MMC,1,musik,1,Narkoba,8,Nasional,351,Natal,18,Ngada,8,Novanto,2,Novel,16,NTT,346,Nyepi,2,Olahraga,13,Opini,554,Orang Muda,7,Otomotif,1,OTT,2,Padang,1,Papua,16,Pariwisata,26,Partai Politik,25,Pasangan,25,Paskah,2,pelajar,2,Pembangunan,5,pemerkosaan,1,Pemilu,19,Pemuda,3,Pencurian,2,Pendidikan,89,Penerbangan,4,penyanyi,1,Peradi,1,Perdamaian,1,Perempuan,19,Perindo,1,Peristiwa,1386,Pers,3,Perzinahan,1,Petani,1,Petrus Selestinus,1,Piala Dunia,1,Piala Oscar,1,pileg 2019,1,Pilgub,40,Pilkada,98,Pilpres 2019,25,PKRI,1,PKS,1,PMII,1,PMKRI,23,PMKRI Bogor,1,Pmkri Jogja,1,Poco Ranaka,1,Pojok Redaksi,32,Polisi,24,politik,89,Politikus,6,POLRI,8,PP PMKRI,1,Pristiwa,39,Prosa,1,PSK,1,Puisi,100,Puteri Indonesia,2,Radikalisme,1,Ratna Sarumpaet,4,Refleksi,9,reformasi,1,Regional,6,Religi,2,Remaja,1,Rensi Ambang,1,Riau,1,Ricuh,1,Rindu,1,Risma,1,Rizieq Shihab,7,Rote Ndao,2,Ruang Publik,26,Ruteng,30,RUU,1,Sabu,1,Sail Komodo,1,Sajak,14,Sam Aliano,1,Sastra,3,Sejarah,1,Sekilas Info,42,Sekolah,2,seleb,1,Selebritas,28,selingkuh,1,Sidoarjo,1,situs pornografi,1,Somasi,1,Sosial,3,Sosial Politik,1,Sosok,31,Sospol,35,Spesial Valentine,1,Start Up,1,Suara Muda,229,Sumba,8,Surabaya,36,Tahun Baru,10,Tarakan,1,Tata Kota,1,Teknologi,9,Tentang Mereka,68,Tenun Manggarai,1,Terorisme,14,Terorismes,4,TKI,4,TNI,1,TNK,1,Togar Situmorang,11,Tokoh,16,Tol Laut,1,Toleransi,2,Tour Jurnalistik,1,Ujian Nasional,1,UNITRI-Malang,1,Unwira,1,UU MD3,7,Valentine,2,Viral,3,Wisata,21,Wisuda,1,WNA,1,
ltr
item
MARJINNEWS.COM: Masyarakat Miskin di Pusaran Pilkada NTT
Masyarakat Miskin di Pusaran Pilkada NTT
https://1.bp.blogspot.com/-2NLYcj8KOuQ/WubQxVHg99I/AAAAAAAAAKU/BRoM_xS9fvQsMQgQAoN95VCPzXRrB02vACLcBGAs/s320/IMG-20180430-WA0012.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-2NLYcj8KOuQ/WubQxVHg99I/AAAAAAAAAKU/BRoM_xS9fvQsMQgQAoN95VCPzXRrB02vACLcBGAs/s72-c/IMG-20180430-WA0012.jpg
MARJINNEWS.COM
http://www.marjinnews.com/2018/04/masyarakat-miskin-di-pusaran-pilkada-ntt.html
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/2018/04/masyarakat-miskin-di-pusaran-pilkada-ntt.html
true
971126874416220402
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share. STEP 2: Click the link you shared to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy