Lagi, Kader Partai Amanat Nasional Ditangkap Polisi Karena Narkoba
Cari Berita

Lagi, Kader Partai Amanat Nasional Ditangkap Polisi Karena Narkoba

MARJIN NEWS
2 April 2018

Pihak kepolisian belum menjelaskan berapa berat sabu yang ditemukan. Polisi juga belum menjelaskan dari mana barang haram itu didapat oleh keempat orang tersebut. (Foto: Ilustrasi)
Jambi, marjinnews.com- Polresta Jambi menangkap 4 pria usai pesta sabu. Salah satu yang ditangkap adalah Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Batanghari Jambi berinisial HZ.

"Iya, saat ini masih dalam penyelidikan dan pengembangan kita, rencana hari Senin besok kita lakukan pers rilisnya, dan saat ini biarkan kita lakukan pengembangan dahulu," kata Kasat Narkoba Polresta Jambi Kompol Priyo seperti dilansir detikcom, Sabtu (31/3/2018).

Selain HZ, polisi menangkap 3 pria lain berinisial FN, HM, dan JG. Polisi juga mengamankan barang bukti berupa alat hisap sabu dan satu paket sabu. Penangkapan ini dilakukan pada Kamis (29/3) sekitar pukul 05.00 WIB.

Pihak kepolisian belum menjelaskan berapa berat sabu yang ditemukan. Polisi juga belum menjelaskan dari mana barang haram itu didapat oleh keempat orang tersebut.

HZ sendiri sudah 3 kali ditangkap oleh petugas akibat terlibat penyalahgunaan sabu. Pada 2016, ia sempat ditangkap BNN Kota Jambi, namun direhabilitasi.

Sebelumnya juga, kader PAN di Makassar, Andi Rio Pakko alias Rion, 39, ditangkap bersama teman wanitanya Fitriyani alias Pitto, 29.

Keduanya ditangkap saat hendak mengonsumsi sabu-sabu, Kamis (15/2/2018) lalu di Komplek Taman Gosyen Indah, Jalan Aroepala Makassar.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Dicky Sondani, Senin (19/2), membenarkan penangkapan Wakil Sekretaris DPD PAN Makassar bersama teman wanitanya itu.

Bebrbekal informasi warga, penangkapan dilakukan oleh Anggota Satres Narkoba Polres Pelabuhan Makassar yang dipimpin Ipda Asnawi.

"Saat penangkapan, petugas mendapati Rio sedang mempersiapkan alat untuk mengonsumsi sabu dalam kamarnya. Sehingga yang membuka pintu adalah Fitriyani," ungkap Dicky.

Polisi pun kemudian menggeledah kamarRio, dan ditemukan empat paket kecil sabu seberat 1,88 gram. Dan mengamankan dua alat hisap sabu, lima pireks kaca, sendok sabu, sumbu, botol alkohol, tiga plastik kosong, serta sejumlah barang bukti lainnya.

Saat ini, Rio dann Fitriyani masih diamankan di Polres Pelabuhan Makassar untuk diperiksaan lanjutan.

Ketua DPD PAN Makassar Hamzah Hamid tidak menampik Rio adalah kader partai berlambang matahari itu.

Ia menyebut akan tetap kooperatif dengan hukum yang berlaku, dan menyerahkan sepenuhnya kepada penegak hukum.

"Tindakan Andi Rio bukan berdasarkan nama partai, melainkan atas nama pribadinya. Kami menyerahkan semuanya kepada pihak kepolisian," tegasnya. (RN/MN)