Kartini Berpulang, Sajak Rendy Stevano
Cari Berita

Kartini Berpulang, Sajak Rendy Stevano

MARJIN NEWS
21 April 2018

Ketika lelap mengusik
Dan perannya dibutuh
Fisik kewanitaan melemahkan
Tak jarang terlihat (Foto: Dok.Pribadi

Hidup ini selaras dengan bayang masa silam
Tatkala kita bergerak maju
Kesudahan di tepi berlalu
Tergores dalam catatan sejarah

Perempuan abad 19 telah memberi bukti
Kisanya abadi hingga kini
Yah.. Kartini ia disapa.
Doa akan kelahirannya dikirim
Sembarai meraih-raih tiang harapan
Pada secuil tekad yang belum layu

Pulanglah Ibu
Melalui sosok wanita baru
Dengan Karya tanganmu
Mesti menjadi pembaptis
Agar wanita modern jangan binasa
Dengan nestapa yang pilu

"Perempuan Indonesia"

Ketika lelap mengusik
Dan perannya dibutuh
Fisik kewanitaan melemahkan
Tak jarang terlihat
Bahwa mereka hanya sanggup
Memunguti sisa-sisa kejayan

Kosmetik menjadi pelaku utama
Kembangnya eksistensi kaum perempuan
Kemolekan tubuh
Indahnya Paras
Menjadi senjata utama
Menghidupkan masa depan

Barangkali hanya Kartini
Yang mampu mengadvokasi kasus ini
Sebab Ia adalah pelopor
Tentang kemerdekaan kaumnya

"Pesan Kartini"

Kartini dan pesannya adalah hulu
Di mana
Kaum wanita dapat merebah mimpi

Sesaat teduh impian memanggil mereka
Dikala lelah menerjemahkan
Pesan Kartini ialah solusi
Sebab mereka sejenak membutuhkan jeda

Gagasan emansipasi sang Ibu (Kartini)
Menitipkan pesan tersirat
Bagi kaumnya
Bahwasanya mereka akan tumbuh
Menjadi pewaris tapak-tapak penuh makna