DIORAMA ASMARA - Sajak-sajak Itok Aman
Cari Berita

DIORAMA ASMARA - Sajak-sajak Itok Aman

MARJIN NEWS
15 April 2018

Pemuda petualang dan pada hatimu akan berpulang. Buku puisi pertamanya berjudul Viabel Nostrum. (Foto: Dok.Pribadi)

SENYUMMU

Senyummu purnama;
tempat gelapku menemui cahaya.

Senyummu peluru;
menembak jantungku hingga tersungkur di hadapanmu.

Senyummu tanda baca;
menusuk menembus tatapanku tentang kata-kata yang tak sempat diucapkan bibir.

MATAMU

Matamu jurang;
tempat aku terjatuh, sejatuh-jatuhnya
Matamu keteduhan;
tempatku menemui kepulangan
Matamu tanda titik;
tempatku berhenti dan tidak melangkah lagi.


DIRIMU

Keindahanmu adalah rumah;
tempat yang paling nyaman menggores cinta
dan tak kan pindah ke lain hati menggores luka
Dan pada akhirnya adalah Kau;
Judul terindah yang selalu kutulis dalam puisiku.

PINTAKU

Datanglah kemari dan jangan pergi lagi
Kau telah mengisi ruang paling sunyi dalam nadiku
Bila engkau tak lagi di sini, jantungku terasa sesak
Sebab karbondioksida akan nyaman bertahan lebih lama di dalam dada.


Itok Aman adalah Pemuda petualang dan pada hatimu akan berpulang.
Buku puisi pertamanya berjudul Viabel Nostrum.