Di Sambi Rampas, Ribuan Massa Kepung Esthon-Christ

Menu Atas

Cari Berita

Advertisement

Di Sambi Rampas, Ribuan Massa Kepung Esthon-Christ

MARJIN NEWS
8 April 2018

Dalam kunjungan untuk melakukan kegiatan Kampanye itu, pasangan Esthon-Christ disambut ribuan Laskar Pantai Utara di Pota Kecamatan Sambi Rampas Manggarai Timur. (Foto: Tim)
Borong, Marjinnews.com - Pasca berlangsungnya Debat Pilgub NTT 2018 tahap I yang disiarkan secara langsungng oleh INews TV, Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Nomor urut 1, Esthon L.Funnay dan Drs.Christian Rotok langsung melakukan kampanye di Pota ibu kota Kecamatan Sambi Rampas Manggarai Timur.

Dalam kunjungan untuk kegiatan Kampanye itu, pasangan Esthon-Christ disambut ribuan massa pendukung yang menamakan diri Laskar Pantai Utara Sambi Rampas.

Terlihat, sejak pagi lapangan Pota telah di padati dari berbagai sudut oleh masyarakat Sambi Rampas. Kampanye ini nampak seperti sebuah kampanye akbar, karena sejak 12 tahun sang putra Manggarai Timur Christian Rotok baru kembali menginjakan kaki ke daerah itu.

Wilfridus Jiman, selaku Ketua Partai Gerindara Matim membuka rangkaian orasi politik dengan menyampaikan, lautan manusia yang hadir di pota meninggalkan sekat Aura Pilbup Matim hanya untuk sang Christtian Rotok.

Selanjutnya dalam orasi politiknya Esthon L.Funay menyampaikan bahwa hari ini sungguh diluar dugaan. Berbagai tempat di NTT telah dilakukan kampanye. Namun ternyata Manggarai Timur masih jadi basis terkuat sang putra terbaik Manggarai Raya itu.

Sementara itu calon wakil gubernur Christian disoraki histeris ketika menaiki panggung orasi.

Haji Abdul salah seorang warga Pota menyampaikan ini adalah kerinduan mendalam.

"Dulu Beliau kami minta maju jadi bupati Manggarai Timur. Tetapi beliau orang bijaksana menolak permintaan kami," ujar Haji Abdulah disela-sela kegiatan kampanye Esthon-Christ itu.

Dihadapan ribuan massa Rotok terlihat menitikan air mata yang tidak dapat dilukiskan.

"Sungguh saya terharu, saya hanya seorang mantan pejabat, saya bukan siapa-siapa, dan belum berbuat banyak untuk daerah kelahiran saya," tandas Rotok.

Sontak teriakan masa menyampaikan bahwa Pemekaran Manggarai Timur adalah bukti. Bapa Christ putra Manggarai Timur.

Massa pun terus meneriaki agar sang Lalong Taji Manggarai Timur tidak menyudahi orasi politiknya.

Bagi mereka, tidak ada satu calon pun dari yang ada bisa menggantikan sosok seorang Christian Rotok. (RN/MN/TIM)

Laporan: Tim
Editor: Remigius Nahal