Debat Pilkada Matim, Tragedi Mick Mati, Presenter TVONE Serahkan Micknya ke Bupati Tote

Menu Atas

Cari Berita

Advertisement

Debat Pilkada Matim, Tragedi Mick Mati, Presenter TVONE Serahkan Micknya ke Bupati Tote

MARJIN NEWS
6 April 2018

Moderator Brigita Manohara harus mencopot microphone yang ia gunakan untuk diserahkan pada Bupati Manggarai Timur karena Microphone yang digunakan oleh Bupati Manggarai Timur tidak aktif. (Foto: Istimewa)
Borong, Marjinnews.com - Debat perdana pasangan calon Bupati dan wakil Bupati Manggarai Timur baru saja dilaksanakan hari ini di Borong ibu kota Kabupaten Manggarai Timur.

Debat perdana Pilkada Matim hari ini dilaksanakan di lapangan SMA Pancasila, Borong dan disiaran langsung oleh radio pemerintah setempat.

Lima pasangan calon yang ikut berdebat hari ini antara lain, pasangan calon Agas Andreas-Jaghur Stepanus (Aset) Nomor urut 1, Marselis Sarimin K-Paskalis Sirajudin (Merpati) Nomor Urut 2, Tarsisius Sjukur Lupur-Yoseph Biron Aoer (Tabir) Nomor urut 3, selanjutnya pasangan calon Bonafasius Uha-Fransiskus Anggal (Nera) Nomor Urut 4 dan Fransiskus Sarong-Kasmirus Don (Sarong-Kasmir) Nomor urut 5.

Jalannya debat diawali dengan seremonial adat dan sambutan dari Bupati Matim, Drs.Yosep Tote.

Namun satu hal yang menjadi catatan menarik dari debat Pilkada Matim hari ini yaitu soal buruknya penataan sound sistem saat awal debat.

Debat yang dipandu oleh presenter televisi Brigita Manohara harus menyerahkan Microphone miliknya pada Bupati Manggarai Timur.

Moderator Brigita Manohara harus mencopot microphone yang ia gunakan untuk diserahkan pada Bupati Manggarai Timur karena Microphone yang digunakan oleh Bupati Manggarai Timur tidak aktif.

Untuk diketahui, Bergita Manohara tiba di Manggarai Timur untuk menjadi pemandu debat terbuka pasangan calon Bupati dan wakil Bupati Manggarai Timur pada Jumat (06/04) pagi. (RN/MN)