$type=carousel$cols=3

Cerpen : Gadis Pemilik Saputangan yang Hilang

Suara-suara orang mengaji di masjid sudah mulai terdengar. Sebentar lagi sudah mulai maghrib. Suara burung gereja pun berseliweran diata...

Suara-suara orang mengaji di masjid sudah mulai terdengar. Sebentar lagi sudah mulai maghrib. Suara burung gereja pun berseliweran diatas atap bambu miliknya. (Foto: Istimewa)

Jarum jam sudah menunjukan pukul 17.00 Wit. Pria itu terlihat santai duduk diatas dipan bambu di beranda tua dengan ditemani secangkir kopi yang beraroma kenikmatan luar biasa, selain itu kopinya sengaja diramu untuk obat pelapas kantuk.

Sambil menengadah ke langit berwarna jingga, yang terlihat agak menghitam. Rupanya suasana sore sudah hampir malam,"bisiknya dalam hati."

Suara-suara orang mengaji di masjid sudah mulai terdengar. Sebentar lagi sudah mulai maghrib. Suara burung gereja pun berseliweran diatas atap bambu miliknya.

Ada sesuatu yang diingatnya, tentang kenangan di beberapa tahun silam.

Seorang wanita muda, cantik, berkebaya merah muda terlukis di benaknya. Tangannya mulai mencari-cari cangkir kopi agar segera menyeruput kopi pahit sehitam jelaga itu.

Karena belum puas memandang langit sore, pria itu terbayang kembali akan masa lalunya.
Tujuh tahun silam, pria itu masih terlihat sangat tampan dan gagah. Ketampanannya membuat seorang gadis cantik tertarik.

Bermula dari sebuah saputangan yang terdampar di sungai yang mulai keruh akibat kemarau melanda desa tersebut.
Gadis itu kehilangan saputangan itu saat sedang melintasi sekitar sungai. Pria itu pun dengan tidak sengaja menemukan kain rajutan persegi empat berwarna krim itu, dan menghantarkannya kembali kepada gadis yang baru melintas itu. Kerena itulah kedua insan itu mulai saling mengenal dan tanpa disadari terbangunlah galeri cinta yang terajut dalam jiwa keduanya.

Karena ingin selalu bersama ia pun melamar gadis itu, sia-sia,  gadis itu telah hilang, ia pergi entah kemana. Tiada salam perpisahan hanya saja sebuah surat yang terselip di batu pinggir sungai yang dititipkan gadis itu pada alam seolah-olah takut berjumpa dengan pria itu.

12 Maret 1998.

Kepada Kakanda yang tengah dirundung kehilangan yang dahsyat.
Kanda, bukan maksud hati tidak ingin duduk di pelaminan bersamamu. Bukan pula tidak ingin lagi merajut kasih sayang yang telah lama tumbuh dalam sanubari. Hanya saja satu kendalanya Kakanda, aku harus berlayar ke negeri seberang. Maaf Kakanda, aku tidak dapat memberi tahu alasannya. Jangan tunggu aku pulang, jangan sia-siakan hidupmu. Pinanglah gadis lain yang menyayangimu seperti aku menyayangimu.
Salam rindu tiada tara.

Arindha.

Hari terus berganti, tahun pun berlalu,  pria itu tetap saja tidak menikah. Tetap saja hidup membujang. Baginya tiada cinta selain gadis yang telah pergi itu.

Pria itu kembali menyeruput kopi pahitnya, masa lalunya sama pahitnya seperti kopi yang berada dalam cangkir bundar itu.

Kopi seakan penadah masa lalu kepahitan yang selalu diseruput olehnya. Kemudian masa lalu itu berliku-liku kembali dalam kepahitan hidupnya dan kepahitan itu ia racik dan ia muntahkan dalam secangkir kopi hitam.

Ia teringat akan sesuatu. Sebuah benda yang berisi helai-helai karya sastra baru. Novel yang selalu ia baca sebelum tidur. Pria itu mangambil benda itu dari rak yang penuh dengan debu. Ia kembali ke dipan dan mulai membuka lembaran pertama.

“Karena tuhan memiliki prinsip untuk setiap umat yang mencintai dan aku siap menjalani prinsip itu.”

Kata-kata indah itu menjadi pembuka awal dari isi novel tersebut. Di cover depan tertulis tegas sebuah judul novel yang menarik “Tuhan dan prinsip cintanya”

Sebuah nama penulis itu pun tergelar indah di sampul halaman depan, Arindha.
Sebuah nama yang singkat namun menggetarkan hati.

Pria itu kembali membaca dari helai awal, perlahan air matanya menetes jatuh tepat di sudut nomor halaman. Tangis akan gadis yang meninggalkannya tanpa alasan yang jelas dan tangis kegetiran menahun yang ditanggungnya karena hidup membujang.

Oleh: Edo Paju

Komentar

loading...
Name

1 Tahun Berkarya,1,Agama,3,Ahok,25,Aktivis,1,Alam,2,Anak,8,Anak Muda,27,Anggaran,1,Antikorupsi,1,Aparatur Negara,1,Arjen Robben,1,Artikel,216,Asmat,4,Asusila,5,Badung,7,Bali,95,Bali Utara,2,Bandara Bali Utara,2,banjir,1,Bantuan CSR,1,Batam,12,BBM,1,Bedah Buku,1,Bencana Alam,1,Berita,2,Bhineka,2,BNI,1,Bola,2,bom,1,Bom Bunuh Diri,4,Borong,1,BPJS,1,Budaya,40,Buku,1,BUMN,1,Bung Karno,1,Bunuh Diri,3,Camilian,1,Cerpen,136,Chelsea Islan,1,Chiristian Rotok,1,Daerah,434,Daerah. Riau,1,Dana Desa,1,Demokrasi,21,Denpasar,11,Desa,2,Destinasi,1,Diaspora,2,Dilan,4,Dilan 1990,1,Donny Isman,1,DPR RI,2,E-KTP,4,Editorial,38,Edukasi,1,Ekonomi,5,Emi Nomleni,1,Ende,5,Entrepreneur,1,Feature,39,festival Komodo,2,Film,7,Filsafat,2,Fitur,1,Flobamora Cup,1,Flores,5,Focus Discussion,6,FPI,1,Gantung diri,2,Gaya,1,Gedged,1,Gempa,3,Gereja,4,Gereja Katolik,4,Gerindra,1,Gizi Buruk,1,GMKI,1,GMNI,1,Golkar,1,HAM,1,Hand Phone,1,Hari Buruh,2,hari buruh internasional,1,Hari Perempuan Internasional,2,Hiburan,20,HMPCK,1,Hoax,2,hukum,29,Human Trafficking,5,Idul Fitri,1,IJM,1,IKEMAS CUP,7,Imlek,2,Indonesia,2,Indonesian Idol,11,Inspirasi,3,Internasional,14,Internet,2,Investasi,1,Iriana Jokowi,1,Ivan Nestorman,1,IYC Jatim,1,Jabar,1,JAD,1,Jakarta,9,Jatim,3,Jawa Tengah,1,Jodoh,1,Jogyakarta,3,Jokowi,16,Jomblo,2,JRUK Sumba,2,jurnal Terbaru,1,jurnalistik,2,Kalimantan,5,Kampanye,2,Kampus,2,Kapolri,1,Kar. Ilmiah,4,Karanganyar,1,Karya Sastra,223,KDRT,1,Keagamaan,6,kebakaran,1,Kebangsaan,1,kebudayaan,2,Kecelakaan Lalu Lintas,2,Kediri,2,Kejadian. Jakarta,1,kejahatan,2,Kemanusiaan,65,Kemiskinan,2,kepala daerah,1,Kepemuaan,4,Kepemudaan,130,kepemudan,11,Kepri,1,kerohanian,2,Kesehatan,13,KNPI,2,Komodo,5,Komunikasi,1,Komunitas,5,Korban,1,Korupsi,57,KPK,12,KPU,1,Kreatif,1,Kriminal,47,Kritik Sastra,4,Kupang,23,Kuta,1,Labuan Bajo,40,Lakalantas,8,langka,1,Larantuka,1,Lebu Raya,1,Lembata,1,Lifestyle,8,Lingkungan Hidup,16,Literasi,14,LP Cipinang,1,Madiun,1,Mahasiswa,35,Makanan Khas,1,Makasar,6,Makassar,1,Malang,3,Manggarai,79,Manggarai Barat,1,Manggarai Timur,20,Marianus Sae,1,Marion Jola,10,Masalah Rokok,1,Masyarakat,1,Mataram,2,Maumere,6,Media,2,Media Sosial,3,Medsos,3,Mendikbud,3,Menkominfo,1,Motang Rua,1,Muda Petani,1,Munir,1,Narkoba,5,Nasional,222,Natal,19,Ngada,1,Novanto,1,Novel,15,NTT,105,Nyepi,2,Olahraga,10,Opini,331,Orang Muda,16,Otomotif,1,OTT,2,pacaran,6,Papua,21,Pariwisata,20,Partai Politik,23,Paskah,4,pelajar,1,Pembangunan,5,pemerkosaan,1,Pemilu,17,Pemuda,1,Pencurian,2,Pendidikan,80,penyanyi,1,Peradi,1,Perdamaian,1,Perempuan,22,Peristiwa,791,Peritiwa,1,Perlindungan Anak,2,Pers,3,Perzinahan,1,Piala Dunia,1,Piala Oscar,1,Pilgub,41,Pilkada,101,Pilpres 2019,2,PKRI,1,PKS,1,PMII,1,PMKRI,22,PMKRI Bogor,1,Pmkri Jogja,1,Poco Ranaka,1,Polisi,30,politik,59,Politikus,4,POLRI,6,Pristiwa,18,Prosa,1,PSK,1,Puisi,51,Puteri Indonesia,4,Radikalisme,1,Refleksi,16,reformasi,1,Regional,6,Religi,5,Remaja,1,Rensi Ambang,1,Riau,1,Ricuh,1,Risma,1,Rizieq Shihab,7,Rote Ndao,1,Ruteng,7,RUU,1,Sabu,1,Sail Komodo,1,Sajak,21,Sajam,1,Sam Aliano,1,Sastra,2,Sejarah,2,Sejarah Manggarai,1,Serial Story,1,Somasi,1,Sosial,1,Sosok,3,Sospol,35,Start Up,1,Sumba,11,Surabaya,32,Tahun Baru,9,Tahun Baru. Remigius Nahal,1,Tarakan,1,Tata Kota,1,Teknologi,9,Tenun Manggarai,1,Terorisme,16,Terorismes,4,TKI,4,TNI,1,Tokoh,15,Tol Laut,1,Toleransi,2,traveling,4,traveller,1,UNITRI-Malang,1,Unwira,1,UU MD3,7,Valentine,4,Viral,1,Wisuda,1,WNA,1,Yogyakarta,4,
ltr
item
Muda Membaca Dunia: Cerpen : Gadis Pemilik Saputangan yang Hilang
Cerpen : Gadis Pemilik Saputangan yang Hilang
https://1.bp.blogspot.com/-6vLaKhDzwP4/Wtm816rZkrI/AAAAAAAAAvM/5ZfRraxIsfIPOA-WknVfrOKgTvlbCIi1QCEwYBhgL/s320/20180420_180949.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-6vLaKhDzwP4/Wtm816rZkrI/AAAAAAAAAvM/5ZfRraxIsfIPOA-WknVfrOKgTvlbCIi1QCEwYBhgL/s72-c/20180420_180949.jpg
Muda Membaca Dunia
http://www.marjinnews.com/2018/04/cerpen-gadis-pemilik-saputangan-yang.html
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/
http://www.marjinnews.com/2018/04/cerpen-gadis-pemilik-saputangan-yang.html
true
971126874416220402
UTF-8
Tampilkan Semua Artikel Belum Ada Tulisan Lihat Semua Selengkapnya Balas Batal Balas Hapus Penulis Home Halaman Tulisan Lihat Semua Rekomendasi LABEL Arsip CARI Semua Tulisan Tidak Ditemukan Back Home Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Mgu Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Aug Sep Okt Nov Des just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy